• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Kepala Daerah Diminta Turun Pantau Langsung Proses Vaksinasi

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
5 Januari 2021
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin meminta agar kepala daerah turun langsung melakukan pemantauan terhadap kegiatan vaksinasi yang rencananya akan dilaksanakan pada Rabu pekan depan, 13 Januari 2021.

Penyuntikan vaksin Covid-19 diawali di tingkat pusat, yakni Presiden Joko Widodo (Jokowi) beserta jajaran Kabinet Indonesia Maju dan pejabat di tingkat pusat.

Hal itu dikatakan pada Rapat Koordinasi Kesiapan Vaksinasi Covid-19 dan Kesiapan Penegakan Protokol Kesehatan Tahun 2021 di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP)  Lantai 3 Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Selasa, 5 Januari 2021.

“Penyuntikan pertama akan dilakukan pada Rabu depan (13/1/2021) di Jakarta oleh Bapak Presiden,” kata Menkes melalui keterangan resmi.

Selain itu, vaksinasi diharapkan dilanjutkan di daerah pada hari berikutnya secara serentak, yang diprioritaskan bagi tenaga kesehatan.

Menkes Budi juga berharap, kepala daerah dapat turun serta untuk melihat proses vaksinasi yang dilakukan kepada tenaga kesehatan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat.

“Kemudian pada saat penyuntikan tenaga kesehatan, tolong kepala daerah, bapak ibu Gubernur, turun untuk membangkitkan confidence ke masyarakat,” ujarnya.

Penyuntikan vaksin, rencananya akan dilakukan perdana pada 13 Januari 2021, diikuti secara serentak di 34 provinsi. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan dan partisipasi tenaga kesehatan dan publik dalam program vaksinasi gratis bertahap dengan diawali dengan tiga kelompok, yakni pejabat publik pusat dan daerah, pengurus asosiasi profesi tenaga kesehatan dan key leader kesehatan daerah, serta tokoh agama daerah.

“Arahan Bapak Presiden jelas, akan dilakukan secara serentak, diawali di pusat, kemudian dilanjutkan di daerah, melibatkan tokoh masyarakat dan kalau ada tokoh kesehatan atau figur dokter yang berpengaruh misalnya, untuk diikutsertakan,” jelasnya.

Menkes Budi juga meminta kepala daerah untuk mempersiapkan orang-orang yang akan mendapatkan prioritas program vaksinasi, yang akan dibagi menjadi dua tahap.

“Bapak/Ibu Gubernur, kepala daerah, tolong persiapan, pilih orangnya, karena tanggal 14 – 15 kita akan mulai lakukan vaksinasi di daerah, terutama provinsi,” ujarnya.

Lebih lanjut, dia menjelaskan arahan dari Presiden Jokowi agar proses vaksinasi untuk tenaga kesehatan tidak dilakukan secara sekaligus, melainkan bertahap.

“Arahan Bapak Presiden, karena kemungkinan akan ada sedikit dampak, misalnya pegel sedikit, demam sedikit, jadi dalam satu Puskesmas, misalnya ada 4 perawat, jangan sampai di hari yang sama kita vaksin semua, kita antisipasi betul efek itu, maka vaksin dulu untuk dua orang,” jelasnya.

Kepala daerah juga diminta untuk memastikan fasilitas kesehatan terdaftar dalam aplikasi P-care BPJS yang menampilkan pendataan dan input data fasilitas kesehatan “mampu vaksin” yang dilakukan oleh dinas kesehatan kabupaten kota.

“Pastikan semua layanan kesehatan sudah terdaftar di BPJS, aplikasi P-care itu ya, karena kalau tidak terdaftar, maka Faskes tidak dapat memberikan pelayanan vaksinasi Covid-19,” paparnya. (bpc2)

Tags: kapan vaksin corona disuntikkapan vaksinasikelompok prioritasproses vaksinasivaksinasi
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

sulit vaksinasi, gagal ginjal akut pada anak
Regional

Masyarakat di Riau Sulit Dapatkan Vaksin Covid-19, Apa Masalahnya?

...

Read moreDetails
Target vaksinasi riau, vaksin booster

Kasus Covid-19 di Riau Didominasi Mereka yang Belum Booster

percepatan vaksinasi booster, vaksin 24 jam, puncak kasus subvarin omicron, capaian vaksinasi booster riau

Capaian Vaksinasi Booster di Riau Masih 20%, Puskesmas & RS Wajib Suntik Setiap Hari

vaksinasi lansia

Berkunjung ke Riau, Mendagri Desak Percepatan Vaksinasi Lansia

vaksinasi covid salo, kampar

2 Hari Kebut Vaksinasi di Kampar, Capaian Masih 68%

vaksinasi covid salo, kampar

Capaian Vaksinasi Covid-19 Baru 59%, Masih Ada 8.000 Lebih Warga Salo Belum Divaksin

Next Post

Pemerintah China Diduga Terlibat dalam Hilangnya Jack Ma

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.