• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Kolonel Pugh: Misi Kami Adalah Menghukum Indonesia

Romi J. by Romi J.
20 November 2020
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – 10 November 1945, tentara Inggris mengerahkan kekuatannya secara besar-besaran untuk menyerang Surabaya. Tak kurang dari 24.000 pasukan, 5 kapal perang penghancur, puluhan pesawat tempur, serta puluhan tank dikerahkan.

Lalu, apa sebenarnya alasan inggris menyerang Surabaya dan membunuh sedikitnya 40.000 warga sipil di Surabaya?

Wakil Panglima Tentara Inggris di Indonesia, Kolonel LHO Pugh ternyata pernah mengirimkan surat ke isterinya, yang berisikan alasan mengapa mereka harus menyerang Surabaya.

Menurut Kolonel Pugh dalam suratnya, misi mereka adalah untuk menghukum Indonesia. Menurut isi surat Kolonel Pugh, orang Indonesia telah membunuh perwira Inggris, dan juga orang-orang Belanda.

“…. yang telah memancung perwira Inggris, membunuh secara brutal orang Belanda, termasuk perempuan dan anak-anak,” demikian penggalan surat Kolonel Pugh kepasa isterinya, dikutip dari thejakartapost.com.

Alasan lain tentu saja terbunuhnya Brigjen. AWS Mallaby pada 30 Oktober 1945. Bahkan, selama Perang Dunia II, tak satupun jenderal Inggris yang terbunuh. Namun, di Surabaya, seorang perwira tingginya tewas terbunuh.

Oleh sebab itu, Indonesia khususnya warga Surabaya yang menjadi korban terbesar dalam peristiwa tersebut. Apalagi, yang tewas di pihak rakyat Surabaya mencapai 40.000 orang, yang kebanyakan penduduk sipil tak bersenjata. (bpc4)

Tags: Indonesiamenghukumsurabaya
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

New Balance Kenalkan 5 Model Sepatu Lari di Indonesia Lewat Run Your Way
Lifestyle

New Balance Kenalkan 5 Model Sepatu Lari di Indonesia Lewat Run Your Way

...

Read moreDetails
Daftar 7 Bandara Terbesar di Indonesia Dari Luas dan Kapasitas Penumpang

Daftar 7 Bandara Terbesar di Indonesia Dari Luas dan Kapasitas Penumpang

Vivo V80 Lite 5G Segera Meluncur di Indonesia, Bawa Baterai 10.000 mAh dan Layar AMOLED

Vivo V80 Lite 5G Segera Meluncur di Indonesia, Bawa Baterai 10.000 mAh dan Layar AMOLED

BYD Sealion 8, SUV Bongsor Tiga Baris Bersiap Masuk Ke Indonesia

BYD Sealion 8, SUV Bongsor Tiga Baris Bersiap Masuk Ke Indonesia

Inilah 5 Kota Paling Sepi di Indonesia, Salah Satunya Dijuluki Kota Serambi Mekah

Inilah 5 Kota Paling Sepi di Indonesia, Salah Satunya Dijuluki Kota Serambi Mekah

Audi Resmi Boyong S3 Verve Edition di Indonesia, Intip Spesifikasi dan Harganya

Audi Resmi Boyong S3 Verve Edition di Indonesia, Intip Spesifikasi dan Harganya!

Next Post

Ini Prediksi OJK Terkait Transaksi e-Commerce 2020

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.