• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, November 2, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Orang Tua: Kenapa Ya, Sekolah Anak Sangat Berat Rasanya

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
28 Juli 2020
Sekolah daring

Siswa belajar virtual - Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Sekolah daring diyakini sangat membebani orang tua di saat pandemi COVID-19 masih belum mereda. Kondisi ini hampir merata di seluruh Indonesia, termasuklah di Pekanbaru, Riau.

Khairul (40) belum menemukan solusi yang tepat untuk menyiasati masalah ini. Yang ada dipikirannya, bagaimana ketiga anaknya tetap bisa bersekolah.

Namun masalah lain, jual beli di tempat usahanya di Pasar Wisata atau Pasar Bawah, Pekanbaru, tidak seramai dulu. Kondisi itu terjadi jauh sebelum corona ada, dan semakin diperparah dengan setelah wabah ini melanda.

Pada awal masa pandemi, dia berinisiatif untuk memasang WIFI di rumahnya di Jalan Ronggowarsito Pekanbaru.

Namun semakin ke sini, biaya tagihan perbulan justru semakin bertambah. Selalu saja ada panggilan telpon dari operator untuk mengingatkan tanggal jatuh tempo.

“Kalau dulu bebannya cuma listrik, sekarang WIFI,” ujarnya saat diwawancarai  Bertuahpos, Selasa, 28 Juli 2020.

Menurut Khairul, ada niatan untuk memutus saja jaringan internet prabayar itu, dan beralih ke paket data untuk kebutuhan anak-anak belajar.

Namun, dia belum dapat gambaran berapa biaya yang harus keluarkan. Takutnya lebih mahal dan pasti lebih ribet sebab pasti bolak-balik isi kuota.

“Kenapa ya, untuk sekolah anak terasa begitu berat rasanya,” curhatnya.

Aplikasi yang dipakai untuk proses belajar mengajar adalah zoom. Aplikasi ini memang terkenal banyak mengakan paket data.

Meski berada di kamar rumah sendiri, Vio tetap harus mengenakan seragam sekolah seperti biasa, lalu duduk di depan smartphone  yang sudah terkoneksi ke kelasnya.

“Pakai pakaian sekolah lengkap saat belajar virtual,” kata Vio, anak Khairul saat menceritakan proses belajar mengajar via daring yang harus dijalaninya.

Siswi SMA 8 Pekanbaru itu, mengungkapkan tentu saja suasana sekolah terasa jauh berbeda. Interaksi antar teman dan guru jadi terbatas, serta waktu sekolah menjadi lebih singkat.

Lalu, lebih banyak tugas yang harus diselesaikan, walau sehari-hari lebih banyak berdiam di rumah saja.

ASN di Riau
Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution. (Foto : Diskominfotik Riau)

Pemprov Riau Belum Ada Solusi Lain

Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution sejauh ini hanya bisa meminta kepada masyarakat untuk bersabar, terhadap penerapan sistem belajar daring di tengah pandemi corona.
Untuk sementara, hanya ini yang bisa dilakukan agar proses belajar mengajar siswa bisa berjalan sebagaimana mestinya. Tidak hanya untuk jenjang pendidikan SD, metode ini berlaku hingga ke jenjang perguruan tinggi.

“Karena proses belajar tatap muka di sekolah belum bisa diterapkan akibat pandemi COVID-19. Kami mohon kepada orang tua untuk bersabar dulu, sampai kondisinya benar-benar aman,” kata Edy Natar Nasution.

Dia juga mengakui bahwa metode belajar siswa seperti ini kurang efisien. Ditambah lagi membebankan orang tua karena harus mengeluarkan dana tambahan.

“Jangankan sekolah, kita melakukan webinar saja kadang kala sering terganggu sinyalnya. Jadi itu memang kita maklumi,”ungkapnya.

Pemprov Riau, sejauh ini belum bisa memastikan kemungkinan akan ada kebijakan sekolah tatap muka di kelas seperti biasa. Yang pasti, itu belum bisa dilaksanakan untuk sementara ini.

“Tapi kami akan tetap mengevaluasi sistem belajar daring. Tapi sejauh ini belum ada rencana kebijakan ke arah sana (belajar tatap muka). Semoga saja kondisi ini cepat berakhir,” jelasnya. (bpc2)

Tags: pendidikanSekolah daringTeknologi
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Inilah 3 Manfaat Update Software HP yang Baik untuk Keamanan Perangkat
Teknologi

Inilah 3 Manfaat Update Software HP yang Baik untuk Keamanan Perangkat

...

Read moreDetails
Begini Cara Merawat Earphone TWS agar Awet Tahan Lama

Begini Cara Merawat Earphone TWS agar Awet Tahan Lama

Apple Watch SE 3, Smartwatch dengan Chipset Baru dan Fitur Kesehatan Canggih

Apple Watch SE 3, Smartwatch dengan Chipset Baru dan Fitur Kesehatan Canggih

OPPO A5 Pro Resmi Hadir, Desain Ramping dan Tahan Banting Harganya Mulai Rp2,7 Jutaan

OPPO A5 Pro Resmi Hadir, Desain Ramping dan Tahan Banting Harganya Mulai Rp2,7 Jutaan

Samsung Galaxy A18 Resmi Meluncur, Intip Spesifikasi dan Harganya Oktober 2026

Samsung Galaxy A18 Resmi Meluncur, Intip Spesifikasi dan Harganya Oktober 2026

Motorola G67 5G Usung Layar Extreme Amoled dan Kamera Sony LYTIA

Motorola G67 5G Usung Layar Extreme Amoled dan Kamera Sony LYTIA, Cek Harganya!

Next Post

Pasien Covid-19 yang Meninggal di RSUDTR Siak Punya Riwayat Sakit Jantung dan Darah Tinggi

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.