• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Konflik, IKPP Grup Inginkan Lahan Masyarakat Koto Garo Setelah 20 Tahun Dilepaskan

Tim Redaksi by Tim Redaksi
18 November 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Konflik lahan antara masyarakat Koto Garo, Kecamatan Tapung Hilir, Kampar yang tergabung dalam Koperasi Petani (Kopni) Sahabat Lestari dengan PT Arara Abadi (IKPP) grup akhirnya sampai di DPRD Riau.

Di hadapan Komisi II DPRD Riau, Badan Pertanahan Nasional, dan Direktur PT Arara Abadi, Ketua Kopni Sahabat Lestari, Sukri Tambusai mengungkapkan pada tahun 1998, masyarakat mengajukan permohonan lahan kepada PT Arara Abadi. Saat itu, lanjut Sukri, PT Arara Abadi tak keberatan memberikan lahan konsesinya seluas 1.568 hektare kepada masyarakat.

“Kemudian, sejak tahun 2003, masyarakat mulai melakukan penanaman, dan hingga tahun 2006, telah ditanami seluas 1.050 hektare. Bahkan, sudah ada Sertifikat Hak Milik (SHM) untuk 520 persil (bidang tanah dengan ukuran tertentu),” jelas Sukri.

Kemudian, pada tahun 2010, kembali dilakukan penanaman seluas 244 hektare, hingga sudah tertanam seluas 1.294 hektare. Sisa lahan seluas 290 hektare adalah pencadangan Kopni Sahabat Lestari.

“Kemudian, dua bulan ini PT Arara Abadi ingin mengambil lahan 290 hektare tersebut dengan alasan adanya Rencana Kerja Tahunan (RKT) atas lahan tersebut. Sehingga kemudian sempat terjadi bentrok antara masyarakat dan PT Arara Abadi,” tambah Sukri.

Ketua Komisi II DPRD Riau, Robin Hutagalung menyebutkan kegiatan menanam masyarakat yang tergabung dalam Kopni Sahabat Lestari tidaklah ilegal. Bahkan, masyarakat telah mendapatkan sertifikat dan dibiayai oleh Pemkab Kampar.

“Itu dulunya HTI Arara Abadi, tapi sudah diserahkan ke masyarakat. Artinya, kegiatan masyarakat tak ilegal. Tak disangkal, bahkan sertifikatnya diakui oleh BPN,” ujar Robin kepada bertuahpos.com, Senin 18 November 2019.

Permasalahannya kemudian datang saat PT Arara Abadi menginginkan lahan masyarakat tersebut, setelah 20 tahun diserahkan ke masyarakat, dengan alasan belum ada pelepasan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

“PT Arara Abadi kemudian mengerahkan petani binaan mereka memasuki areal lahan dengan dibackup oleh sekuriti PT Arara Abadi. Nah, ini kan bisa berbenturan. Dalam dua bulan terakhir, alat berat PT Arara Abadi bahkan mau memasuki lahan tersebut,” tambah Robin.

Solusinya, lanjut Robin, KLHK  melepaskan kawasan lahan yang sudah di tanami masyarakat Kota Garo. “Itu solusinya menurut saya pribadi, karena masyarakat yang beraktifitas disitu bukan ilegal, dan penghidupannya berasal dari situ,” pungkas Robin.

Sementara Direktur PT Arara Abadi, Edi Haris membantah pihaknya sudah masuk ke lahan tersebut. Menurut dia, pihak PT Arara Abadi dan Kopni Sahabat Lestari sudah dilakukan mediasi beberapa kali untuk menyelesaikan masalah lahan itu tapi belum bertemu kata kesepakatan.

“Kita minta dari pertemuan ini adanya kesepakatan, bagi kedua belah pihak, apapun hasilnya kita akan patuhi,” ujarnya.

Dilanjut Edi Haris, untuk pelepasan kawasan lahan yang disengketakan, pihak PT Arara Abadi akan mengikuti prosedur di kementerian KLHK RI.

“Kita ikuti aturan kementrian, mereka mungkin akan turun kelapangan dulu, kita serahkan ke KLHK, mereka yang berhak melepaskan kawasan,” tuturnya. (bpc2)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Soal Perkara Suhardiman Amby, KPK Pastikan Sudah di Tahap Penuntutan
Hukum Kriminal

Soal Perkara Suhardiman Amby, KPK Pastikan Sudah di Tahap Penuntutan

...

Read moreDetails
Segera Disidangkan, Kasus Dugaan Suap Suhardiman Amby Masuk Tahap II

Segera Disidangkan, Kasus Dugaan Suap Suhardiman Amby Masuk Tahap II

Tingkatkan Literasi Digital, BRK Syariah Bekali Pimpinan tentang Penggunaan AI

Tingkatkan Literasi Digital, BRK Syariah Bekali Pimpinan tentang Penggunaan AI

Harga dan Spesifikasi Mitsubishi XForce, SUV Kompak Tangguh dengan Fitur Canggih

Harga dan Spesifikasi Mitsubishi XForce, SUV Kompak Tangguh dengan Fitur Canggih

Sepatu Sneaker Puma Wanita Speedcat Croco Pakai Kulit Sapi 98,12%

Sepatu Sneaker Puma Wanita Speedcat Croco Pakai Kulit Sapi 98,12%

35% Jalan Provinsi Riau Masih Kategori Tidak Mantap

35% Jalan Provinsi Riau Masih Kategori Tidak Mantap

Next Post

DPRD Pekanbaru Belum Dapat Pastikan Pemanggilan BKPSDM dan Disdik, Guru: Katanya Mau Panggil, Tapi...

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.