• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Cegah Penyakit Jantung Koroner dengan Konsumsi Makanan Berserat

Tim Redaksi by Tim Redaksi
29 Mei 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM – PENYAKIT jantung koroner (PJK) merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi (12,9%) di Indonesia, bersama dengan stroke dan hipertensi. Data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menunjukkan bahwa penyakit jantung koroner mulai menyerang kelompok usia yang lebih muda, yaitu 25-29 tahun. 

Dr Johan Winata SpJP(K) FIHA mengatakan, beberapa faktor utama penyebab tingginya penyakit jantung di Indonesia adalah gaya hidup tidak sehat, seperti kurangnya aktivitas fisik (33,5%), serta rendahnya konsumsi buah dan sayur (95,5%). Selain itu, tingginya tingkat stres di kalangan usia 30-an juga turut meningkatkan risiko penyakit jantung.

“Penelitian menunjukkan dengan mengonsumsi serat pangan sebanyak tujuh gram sehari dapat menurunkan risiko penyakit jantung sebesar 9%,” kata dr Johan dalam acara “Nestle ACTICOR: Inovasi Terbaru Nestle Indonesia dengan Beta Glucan dan Inulin Bantu Turunkan Kolesterol”. 

Oleh karena itu, lanjutnya, untuk menjaga kesehatan jantung, disarankan untuk memperbanyak konsumsi serat, mengurangi asupan lemak jenuh dan trans-fat. “Serta beraktivitas fisik secara rutin,” imbuh dr Johan.

Business Executive Officer Dairy Nestle Indonesia Windy Cahyaning Wulan menyebutkan, sebagai bagian dari komitmen Nestle Indonesia untuk berkontribusi bagi masa depan yang lebih sehat, pihaknya memperkenalkan Nestle ACTICOR yang merupakan minuman mengandung susu, diperkaya inulin dari chicory dan beta glucan dari oats yang merupakan serat pangan larut dan telah teruji secara klinis mampu membantu menurunkan kadar kolesterol. 

“Nestle ACTICOR juga mengandung vitamin B1 dan B2 yang berperan sebagai koenzim perubahan karbohidrat menjadi energi,” kata Windy. Adapun pakar kesehatan dan kebugaran Jansen Ongko MSc RD menjelaskan, salah satu cara bijak mengelola stres dan menjaga kesehatan jantung adalah dengan rutin berolahraga.

“Untuk usia 30-an, saya menyarankan untuk memilih jenis olahraga yang disukai dan sesuai dengan kebutuhan. Lakukan olahraga bersama dengan orang terdekat untuk menambah motivasi,” saran Jansen. Olahraga yang saya sarankan, yaitu olahraga aerobik seperti berenang, bersepeda, berlari, senam lantai atau zumba. Selain itu, bisa memilih olahraga anaerobik seperti angkat beban.

Untuk memperkenalkan Nestle ACTICOR, Nestle Indonesia mengadakan gerakan #LiveHeartFirst yang bertujuan mengajak konsumen muda, khususnya yang memasuki usia 30 tahun, untuk mulai menerapkan gaya hidup sehat dan aktif.

Gerakan ini juga merupakan wujud dukungan terhadap inisiatif pemerintah, yakni Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), yang mendorong perilaku sehat demi meningkatkan kualitas hidup dengan menerapkan pola makan sehat dan gaya hidup aktif. 

“Kami harap, kegiatan ini dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia, khususnya kalangan usia 30-an, untuk mulai menjalani gaya hidup sehat dan aktif sedini mungkin demi jantung yang sehat,” tutur Windy Cahyaning Wulan. Ada beberapa faktor risiko PJK yang dapat diubah dan tidak dapat diubah. 

Faktor risiko yang dapat diubah, seperti merokok, kolesterol, trigliserida, asam urat, gula darah, gaya hidup yang tidak sehat, obesitas, hipertensi, dan faktor lingkungan. Adapun faktor risiko yang tidak dapat diubah, di antaranya usia, jenis kelamin, genetik, dan lingkungan. Karena itu, usahakan sesedikit mungkin faktor risiko yang ada pada kita.(Bpc/sindonews)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya
Lifestyle

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

...

Read moreDetails
3 Rekomendasi Tablet untuk Menggambar bagi Seniman Digital

3 Rekomendasi Tablet Terbaik untuk Menggambar bagi Seniman Digital

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

Next Post

Aplikasi YouTube Gaming Akan Ditutup Mulai 30 Mei 2019 Nanti

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.