Tugas, Nikmati Dengan Sepenuh Hati

Minggu, 11 Desember 2016 12:45 447
Tugas, Nikmati Dengan Sepenuh Hati

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU - Menjalani Profesi dibidang pengamanan (Security) selama 30 tahun, Junaidi senantiasa menjalankan tugasnya dengan sepenuh hati.

Junaidi Mz berusia 56 tahun, terhitung 30 tahun bekerja sebagai security Bank Riau Kepri (BRK) berawal dari staf biasa,  kini Bapak dengan perawakan tegap dan berkulit sawo matang menjadi Danru (Kepala Satpam)  di Bank Riau Kepri.

Dalam menjalankan tugasnya sejak tahun 1986 sebagai Danru Junaidi mengungkapkan lebih banyak merasakan suka dalam menjalani pekerjaan karena dinikmati dengan terus menjalankan tugas sesuai porsinya.

"Sejak tahun 86 saya menjalankan pekerjaan sebagai pegawai dibidang pengamanan, saya nikmati dan saya jalankan tugas sesuai porsinya, "sebut bapak tiga anak ini.

Lanjut, rasa dibebani menjadi hal yang biasa dan memang harus dijalankan,  dengan artian apa yang telah perusahaan beri, sebagai karyawan hal yang biasa dalam pekerjaan.

"Merasa terbebani tidak ada,  namun jika dibebani itu hal yang biasa,  sebab tugas sebagai karyawan memang harus siap dibebani,"katanya sambil tersenyum.

Dengan sistem bekerja 6/2 yakni sift dua sore dan dua malam menjadi hal rutin yang harus dijalani. Membagi waktu dengan keluarga bapak tiga anak ini selalu mengkomunikasikan,  memberi pengertian kepada sang anak menjadi hal utama jika anak menanyakan waktu untuk keluarga.

"Selama ini, saya selalu memberi pengertian pada anak dan keluarga, keluarga selalu mensuport, Alhamdulillah anak juga bisa memaklumi, "ungkapnya.

Selain itu,  apa yang telah perusahaan beri menjadi salah satu motivasi dalam menjalankan tugas,  hal ini pun lantas tidak memandang apakah hari libur baginya apa yang telah diamanahkan menjadi tugas yang harus dijalankan.

"Walau hari libur, yang namanya tugas kita dijalankan, harus kita jalani,  seperti halnya waktu lebaran, seharusnya kita bisa kumpul bersama keluarga,  kita dapat jadwal tugas dan itu harus dijalankan tidak bisa katakan tugas, "beber Junaidi.

Keluarga menjadi pendorong baginya untuk terus bekerja, ia pun mengatakan dengan bekerja serta tanggung jawab menjadi hal yang penting,  sebab dengan itu ia dapat mensekolahkan anaknya hingga sarjana.

Perusahaan pun selalu memberi hak yang sesuai. "Selama ini bonus kita dapat, apa yang didapatkan Bank Riau  kami dapat sebagai pegawai, merasakan duka itu kecillah," sambungnya.

Bapak ini pun mengatakan duka yang dirasakan pada saat lebaran.  Menjalankan tugas sebagai security bedanya adalah saat bertugas malam,
"Bedanya sih jika malam hari orang bisa tidur nyenyak,  kita tidak,  kita harus menjaga dan melakukan pengkontoralan, "tungkasnya.

Bapak berkulit sawo matang ini pun menceritakan selama 30 tahun berdinas tidak ada terjadi sesuatu yang sangat signifikan. Alih alih pada saat dikantor lama Junaidi pernah merasakan hal aneh.

"Untuk kendala yang lain tidak ada,  hanya saja dulu waktu bertugas dikantor lama hal aneh saya rasakan,  gangguan makhluk-makhluk aja, "tungkasnya.

Baginya tugas dalam bekerja ialah dengan dinikmati dan dijalankan.  Waktu Off dua hari menjadi hal yang sangat dimanfaatkan bapak tiga anak ini untuk kumpul bersama keluarga.

Penulis: Ely

loading...
TRAVELLING

Berita Terkini

Hii, Warga Birmingham Juluki Peneror London Itu Drakula
Jumat, 24 Maret 2017 18:10

Hii, Warga Birmingham Juluki Peneror London Itu Drakula

Sudah diumumkan nama pelaku teror London, yaitu Khalid Masood. Dia warga Inggris yang tinggal di Kota Birmingham selama bertahun-tahun. Nah, ketika akhirnya diumumkan bahwa dialah pelaku yang melakukan teror di London itu,

Masjid Seribu Kipas Angin
Jumat, 24 Maret 2017 18:03

Masjid Seribu Kipas Angin

Jika Anda pernah beribadah di Masjid Raudhatul Jannah Pekanbaru, pasti Anda akan kagum dengan arsitekturnya.

Kecelakaan Kerja Honda Soekarno Hatta, Kadisnaker Pekanbaru Sebut Bukan Wewenangnya
Jumat, 24 Maret 2017 17:57

Kecelakaan Kerja Honda Soekarno Hatta, Kadisnaker Pekanbaru Sebut Bukan Wewenangnya

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Pekanbaru, Johnny Sarikoen menjelaskan persoalan kecelakaan kerja yang menewaskan satu orang di Dealer Honda Soekarno Hatta bukan wewenangnya.

Imigran Pekanbaru: Selasa Futsal, Kamis Berenang
Jumat, 24 Maret 2017 17:44

Imigran Pekanbaru: Selasa Futsal, Kamis Berenang

Untuk mengurangi tingkat stres di kalangan imigran yang ada di Rumah Detensi Imigrasi atau disingkat Rudenim Pekanbaru, International Organization for Migration (IOM) selaku badan yang menaungi imigran, membuat beberapa kebijakan.

Shakira Masuk Daftar 50 Pemimpin Dunia Terbaik
Jumat, 24 Maret 2017 17:34

Shakira Masuk Daftar 50 Pemimpin Dunia Terbaik

Setiap orang bisa menjadi pemimpin, namun belum tentu bisa memimpin. Ungkapan itu, sering kali didengar di berbagai seminar dan pelatihan oleh seorang motivator.
Karena menjadi pemimpin tak semudah membalikkan telapak tangan.

Kelakar Andi Rachman Pada Intsiawati Ayus Buat Kader PKS 'Ngakak
Jumat, 24 Maret 2017 17:27

Kelakar Andi Rachman Pada Intsiawati Ayus Buat Kader PKS 'Ngakak

Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman secara resmi membuka Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PKS di Hotel Pangeran. Pada sambutannya, orang nomor satu di Riau ini sempat membuat kelakar sehingga para hadirin terpingkal-pingkal.

Andi Narogong Resmi Sebagai Tersangka e-KTP
Jumat, 24 Maret 2017 17:00

Andi Narogong Resmi Sebagai Tersangka e-KTP

Setelah menjalani pemeriksaan selama 15 jam, akhirnya Andi Agustinus atau Andi Narogong ditetapkan sebagai tersangka. Dia tampak keluar dari gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (24/3/2017)

Kapal Tenggelam di Laut Libya, 5 Orang Imigran Tewas
Jumat, 24 Maret 2017 16:45

Kapal Tenggelam di Laut Libya, 5 Orang Imigran Tewas

Kapal tenggelam di Laut Libya, lima orang tewas. Mereka adalah imigran yang hendak mengadu nasib ke negara lain.

Alat Perekam e-KTP Banyak Rusak, Baharuddin: Sudah Diperbaiki
Jumat, 24 Maret 2017 16:34

Alat Perekam e-KTP Banyak Rusak, Baharuddin: Sudah Diperbaiki

Pelayanan e-KTP di Pekanbaru terganggu. Penyebabnya alat perekam e-KTP di beberapa UPTD Kecamatan rusak.

Polda Riau Gagalkan Penyebaran 1 Kilo Sabu Serta 8 Ribu Butir Ekstasi
Jumat, 24 Maret 2017 16:24

Polda Riau Gagalkan Penyebaran 1 Kilo Sabu Serta 8 Ribu Butir Ekstasi

Sebanyak 1 kilo narkotika jenis sabu dan kurang lebih 8.000 butir diduga Narkotika jenis ekstasi, terdiri dari 2 bungkus ekstasy warna biru & 3 bungkus ekstasi warna coklat berhasil digagalkan penyebarannya.