Tak Hanya Cita-cita, 'Peluang' Antarkan Tampil Jadi GM Cititel Hotel Pekanbaru

Jumat, 20 Oktober 2017 16:59
Tak Hanya Cita-cita, 'Peluang' Antarkan Tampil Jadi GM Cititel Hotel Pekanbaru
General Manager Cititel Hotel Pekanbaru, Tampil Simanullang/bpc8

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU - Mengawali karir di dunia pendidikan, Tampil Simanullang, S.Pd kini duduk menjadi General Manager di Cititel Hotel Pekanbaru. Perjalanan yang tidak mudah tentunya.

Sulitnya dalam segi keuangan saat perkuliahan menjadi tantangan tersendiri bagi anak bungsu dari 6 bersaudara ini. Tampil lahir dari keluarga sederhana. Hal itu menuntut dirinya untuk lebih mandiri. Dirinya  mencari biaya untuk mendapatkan  gelar sarjana, Tampil bekerja sebagai pembuat jok mobil dan sofa.

Baginya bekerja adalah sesuatu yang harus dinikmati, maka tak heran jika ia bekerja sebagai pembuat jok mobil dan sofa dapat menghantarkannya pada gelar sarjana dan lulus dengan hasil cumlaud.

Usai menyelesaikan S1 di Aceh, Fisipol jurusan Sejarah, Tampil memutuskan merantau mencari kerja di Riau. "Setelah selesai kuliah, saya memutuskan untuk mencari peruntungan di Riau, dan pada tahun 2000 itu mulai saya diterima kerja sebagi guru di Santa Maria," kata Tampil, Jumat (20/10/2017)

Baginya bekerja sebagai guru pendidik dan GM merupakan hal yang sama. "Di sekolah mendidik dan sekarang  di hotel hampir sama, guru melayani siswa-siswi sedangkan di hotel melayani tamu," ungkap Tampil.

Bagaimanapun kondisinya, bapak tiga anak ini tetap mensyukuri apa yang dimiliki. Tak dipungkiri memang GM yang dikenal giat bekerja ini tampak turun tangan untuk dapat memberikan pelayanan bagi tamu secara langsung. Tidak hanya di bagian office, namun di bagian makanan Tampil kerap menyajikan dan merapikan makanan yang ada.

"Apa yang saya kerjakan ini tulus, tidak ada dibuat-buat, karena bagi saya adalah ketika kita memberikan pelayanan kepada orang ada kepuasan dan kebahagian sendiri," ucap GM Cititel.

Menjalankan segala pekerjaan dengan hati, membuat dirinya tidak pernah merasakan bosan ketika menjalani aktivitas keseharian di hotel. 

"Dalam menjalani hidup ketika ada masalah dan saat dilanda jenuh, kita lihat yang baru, tamu datang membuat pikiran kita menjadi kuat lagi. Bekerja  melayani dari hati yang tulus, itu sangat menyenangkan bisa berbaur dengan tamu, dan karyawan," kata GM Cititel yang menggemari nasi goreng ini.

Pria kelahiran Batu Nagodang, Tapanuli Utara 7 Maret 1977 ini mempunyai cita-cita menjadi guru, dan telah tercapai. Namun dalam hidup ini baginya tidak hanya cita-cita saja, tapi mengambil peluang itu juga diperlukan. Peluang itulah yang membawa pria yang juga mengemari mie pangsit ini mennjadi seorang General Manager Hotel.

"Saat menjadi guru, waktu itu ada peluang di bidang perhotelan, maka saya coba masuk mulai dari Sabrina Hotel dan kini di Cititel menjadi GM," pungkasnya. (Bpc8)

Klik tombol Like jika Anda suka dengan Berita ini

TRAVELLING

Berita Terkini

Mangga Vs Alpukat, Sensasi Minum Dalam Satu Gelas
Kamis, 23 November 2017 15:32

Mangga Vs Alpukat, Sensasi Minum Dalam Satu Gelas

Menikmati dua sajian minuman segar dengan satu gelas serta harga terjangkau? Bisa anda temukan di cafe dengan konsep game di Jalan Mangga, Sukajadi. 

Belum Kembalikan Mobdin, Tunjangan Transportasi Dewan Belum Bisa Dicairkan
Kamis, 23 November 2017 15:06

Belum Kembalikan Mobdin, Tunjangan Transportasi Dewan Belum Bisa Dicairkan

Tunjangan transportasi sebesar Rp 17 juta perbulan belum bisa dicairkan sebelum pengembalian mobil dinas (mobdin) oleh DPRD Provinsi Riau.

Syamsuar Berpeluang Kalahkan Andi Rachman
Kamis, 23 November 2017 14:58

Syamsuar Berpeluang Kalahkan Andi Rachman

Syamsuar punya peluang menang dalam Pilgub 2018 nanti dan bisa kalahkan Arsyadjuliandi Rachman. Namun kini gejolak politik memang belum terlalu terlihat. 

Jelang Akhir Tahun, Audit Keuangan 4 BUMD Riau Belum Juga Kelar
Kamis, 23 November 2017 14:45

Jelang Akhir Tahun, Audit Keuangan 4 BUMD Riau Belum Juga Kelar

Proses audit pengelolaan keuangan terhadap 4 badan usaha milik daerah (BUMD) Riau masih dilakukan oleh Badan Pemeriksaan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Riau

Tahun 2026 Hotel Aryaduta Tak Lagi Punya Lippo Karawaci
Kamis, 23 November 2017 14:35

Tahun 2026 Hotel Aryaduta Tak Lagi Punya Lippo Karawaci

Dalam kontrak awal, antara Pemprov Riau dengan pihak Lippo Karawaci, menyepakati bahwa kepemilikan Hotel Aryaduta punya batas akhir hingga tahun 2026.

Apindo Riau: Selain Kesejahteraan Karyawan, Kenaikan UMK Bisa Bangkitkan Ekonomi
Kamis, 23 November 2017 14:25

Apindo Riau: Selain Kesejahteraan Karyawan, Kenaikan UMK Bisa Bangkitkan Ekonomi

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Riau punya harapan besar kenaikan UMK 8,71% bisa memberi dampak terhadap perbaikan ekonomi, meski itu tidak begitu signifikan.

Koalisi untuk Pilgubri 2018, PDI Perjuangan: Kita Intensif Komunikasi dengan Beberapa Partai
Kamis, 23 November 2017 14:15

Koalisi untuk Pilgubri 2018, PDI Perjuangan: Kita Intensif Komunikasi dengan Beberapa Partai

Menghadapi Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) 2018, PDI Perjuangan menyebutkan bahwa sudah menjalin komunikasi yang intensif dengan beberapa partai.

Tahun Politik, Apindo Riau Ingin Situasi Daerah Kondusif Agar Investasi Masuk
Kamis, 23 November 2017 14:05

Tahun Politik, Apindo Riau Ingin Situasi Daerah Kondusif Agar Investasi Masuk

Kondusifitas Riau dianggap sebagai tolak ukur penting bagi investor untuk melakukan penanaman modalnya. Meskipun sebentar lagi Riau masuk dalam tahun politik.

Tiba di Balai Adat Melayu, Wawako Disambut Silat Tradisional Melayu
Kamis, 23 November 2017 13:52

Tiba di Balai Adat Melayu, Wawako Disambut Silat Tradisional Melayu

Setibanya di Balai Adat Melayu, Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi, langsung disambut dengan pertunjukan silat tradisional Melayu, Kamis (23/11/2017).

Apindo Riau: Selain Kesejahteraan Karyawan, Kenaikan UMK Bisa Bangkitkan Ekonomi
Kamis, 23 November 2017 13:46

Apindo Riau: Selain Kesejahteraan Karyawan, Kenaikan UMK Bisa Bangkitkan Ekonomi

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Riau punya harapan besar kenaikan UMK 8,71% bisa memberi dampak terhadap perbaikan ekonomi, meski itu tidak begitu signifikan.