Support Sang Suami Membuat Yuniarti Aktif di Kegiatan Sosial

Selasa, 15 November 2016 13:20 778
Support Sang Suami Membuat Yuniarti Aktif di Kegiatan Sosial

BERTUAHPOS. COM(BPC),PEKANBARU- Hj. Yuniarti, SE, MSi adalah salah satu wanita yang aktif di organisasi sosial. Dulunya Yuniarti adalah gadis kutu buku. Semasa kuliah ia menghabiskan waktunya untuk belajar dan sangat tidak tertarik bergabung dengan organisasi.

Saat bertuahpos.com berkunjung ke kediamannya, Yuniarti menceritakan alasannya lebih memilih belajar dari pada aktif berorganisasi.

Yuniarti berasal dari keluarga yang kurang mampu. saat ia berumur lima tahun ayahnya meninggal dunia. Dan ibunya harus menghidupi dua belas orang anaknya. Yuniarti yang menjadi anak ke sepuluh ini, memiliki target untuk menyelesaikan kuliahnya dengan nilai yang bagus, kemudian bekerja dan mendapatkan uang.

Setelah Yuniarti menyelesaikan pendidikan sarjananya di Fakultas Ekonomi Universitas Riau, Yuniarti langsung mengabdikan diri menjadi dosen di Universitas Riau. Tahun 1988 Yuniarti menjadi dosen dan berstatus pegawai negeri sipil.

"Alhamdulillah saya diberikan anugerah kepintaran, setelah saya lulus saya langsung mengajar sambil mengikuti tes PNS pada waktu itu," ujar Yuniarti kepada kru Bertuahpos.

Tepat Tahun 1989 Yuniarti memutuskan untuk menikah dengan Ramli Walid. Setelah menikah selama 5 tahun, tahun 1994 Yuniarti memutuskan untuk melanjutkan pendidikan  Masternya di IPB mengambil jurusan Perencanaan Pembangunan Pedesaan. Awalnya Yuniarti tidak ingin melanjutkan pendidikannya, karena alasan kedua anaknya yang masih kecil.

" Tapi saat itu,  suami saya selalu support saya, kasih motivasi kalau anak-anak tidak menghalangi kita untuk menuntuk ilmu, " ungkapnya.

Tepat tahun 1996 Yuniarti dan sang suami wisuda pasca sarjana di IPB. Dan ditahun yang sama mereka kembali ke Pekanbaru.  Setibanya Yuniarti di Pekanbaru, inilah awal mula dirinya memulai organisasi. Dikarenakan sang suami menjadi kepala dinas di salah satu kantor pemerintahan.

"Tanpa saya sadari saya diarahkan untuk menjadi organisator oleh suami saya," katanya, berawal dari organisasi Darma Wanita.

Lalu saat itu Yuniarti berkata dalam hati "Kenapa sih harus berorganisasi," tambahnya

Setelah Yuniarti menjalani organisasi pertamanya di darma wanita, kebahagiannya muncul ketika Yuniarti melihat orang yang ia bantu bahagia. Yuniarti juga sempat aktif di PKK khusus di Pogja 2 bagian Pendidikan di Tembilahan dan pada tahun 2004-2006 Yuniarti juga menjabat sebagai Direktur Politeknik Tembilahan.

Saat Yuniarti kembali lagi ke Pekanbaru, Ia aktif lagi di PKK kota Pekanbaru dan juga di PK3S di bidang Litbang dan lebih banyak kegiatan organisasi di Darma Wanita. Di darma wanita Yuniarti menjabat sebagai ketua satu.

Yuniarti mengaku melalu organisasi Darma wanita ini lah Ia bisa berbuat banyak untuk masyarakat. Dan  Yuniarti selalu mengerahkan ibu-ibu untuk mendonasikan zakatnya dan diberikan kepada masyarakat. Berkampanye untuk mengumpulkan koin juga menjadi progjanya di Darma Wanita.

"Dalam satu tahun kita bisa mengumpulkan Rp. 1.500.000-1.700.000. Dana tersebut kita salurkan ke sekolah-sekolah yang membutuhkan bantuan, seperti sekolah marjinal di daerah sungai rambai," jelasnya.

Setelah 22 tahun mengajar di Universitas Riau, Yuniarti juga menjadi pengajar Widya Iswara atau menjadi pengajar LPJ di kabupaten-kabupaten Provinsi Riau.

Saat ini kesibukan wanita yang hobi bernyanyi ini,  yaitu mengajar sambil berkegiatan sosial. Ketika ditanya motto yang melatar belakanginya sangat aktif di bidang sosial,  katanya " Dari hal kecil bisa menjadi besar jika ditangani dengan benar, " pungkas

Penulis: Vina

loading...
TRAVELLING

Berita Terkini

Waspadai Facebook, Ada ABG Pekanbaru Dijual ke Om-Om
Kamis, 23 Pebruari 2017 15:20

Waspadai Facebook, Ada ABG Pekanbaru Dijual ke Om-Om

Kabar ada ABG cewek yang dijual temannya ke om-om di Pekanbaru mengagetkan banyak orang. Mengingat gadis tersebut baru berumur belasan tahun.

Butuh Biaya Besar Untuk Setting Uang Baru di ATM?
Kamis, 23 Pebruari 2017 15:05

Butuh Biaya Besar Untuk Setting Uang Baru di ATM?

Karena cetakan uang baru lebih kecil dari rupiah lama, uang rupiah pecahan baru belum beredar di mesin ATM. Namun, butuh waktu lama dan biaya besar untuk proses penyerangan uang baru di mesin ATM?

Bak Superman, Suparman 'Terbang' Bebas, Ini Kata Penasehat Hukum
Kamis, 23 Pebruari 2017 14:50

Bak Superman, Suparman 'Terbang' Bebas, Ini Kata Penasehat Hukum

Terseretnya nama Suparman dalam kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Kasus Suparman terkait suap pembahasan Rancangan APBD Provinsi Riau 2014 - 2015 lalu, kini Suparman bebas dari jeratan hukum yang menimpanya.

Diskop Pekanbaru Juga Ikut Sibuk Lacak KSP Pandawa
Kamis, 23 Pebruari 2017 14:35

Diskop Pekanbaru Juga Ikut Sibuk Lacak KSP Pandawa

Dinas Koperasi (Diskop) UMKM Pekanbaru dibuat sibuk. Gara-gara adanya kasus Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Pandawa Mandiri Group (PMG).

Asik Main Warnet, Empat Maling Terciduk Polsek Tandun
Kamis, 23 Pebruari 2017 14:20

Asik Main Warnet, Empat Maling Terciduk Polsek Tandun

Zahkia (39) salah satu warga RT 16 RW.08 Desa Puo Raya Kecamatan Tandun Kabupaten Rokan Hulu sontak terkejut dengan situasi rumahnya.  Gitar miliknya dan barang lainnya lenyap.

Tidak Ada Uang Baru di Mesin ATM
Kamis, 23 Pebruari 2017 14:05

Tidak Ada Uang Baru di Mesin ATM

Jika ingin mendapatkan uang rupiah baru, jangan harap ada di mesin ATM bank. Ternyata uang rupiah baru lebih kecil dibandingkan rupiah untuk ukuran lama. Sehingga belum beredar di mesin ATM. 

Kucing Liar di Pekanbaru Disterilisasi
Kamis, 23 Pebruari 2017 13:50

Kucing Liar di Pekanbaru Disterilisasi

Sebanyak 15 ekor kucing liar hasil rescue komunitas Independent Cat Rescue Pekanbaru, dilakukan sterilisasi terhadap organ reproduksinya. Hal ini diterangkan oleh M. Syahrulizam Main Putra salah satu anggota Independent Cat Rescue kepada kru Bertuahpos.com, Kamis (23/2/2017).

Yuk Ramaikan Travel Fair and Expo 2017 di Mall SKA Pekanbaru
Kamis, 23 Pebruari 2017 13:35

Yuk Ramaikan Travel Fair and Expo 2017 di Mall SKA Pekanbaru

Dalam memasarkan produk dari suatu brand maupun daerah, anda akan memerlukan strategi promosi yang tepat pada sasaran.

Diresmikan Tiga Bulan Lalu, Masyarakat Pekanbaru Banyak Tak Tahu dengan Rupiah Baru
Kamis, 23 Pebruari 2017 13:20

Diresmikan Tiga Bulan Lalu, Masyarakat Pekanbaru Banyak Tak Tahu dengan Rupiah Baru

Meski sudah diluncurkan peresmiannya pada 19 Desember 2016 lalu, ternyata di Pekanbaru masyarakat banyak tidak tahu dengan tampilan uang baru, dan masih dianggap asing.

Ringankan Beban Orang Tua? Ikuti Seminar Beasiswa
Kamis, 23 Pebruari 2017 13:05

Ringankan Beban Orang Tua? Ikuti Seminar Beasiswa

Bagi kamu para scholarship hunter dan mahasiswa yang ingin meringankan beban orang tua, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Riau (UR) akan menggelar Seminar Beasiswa yang bertemakan Let's Get Your Scholarship.