Juara 1 Karya Tulis Ilmiah, Agus: Belajar Dari Kesalahan

Selasa, 14 November 2017 11:40
Juara 1 Karya Tulis Ilmiah, Agus: Belajar Dari Kesalahan
Agus Sagala, mahasiswa di UIN Suska Riau semester tujuh Jurusan Pertenakan/mg2

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU - Agus Sagala. Sering disapa Agus, seorang mahasiswa di UIN Suska Riau semester tujuh Jurusan Pertenakan. Agus merupakan mahasiswa berprestasi yang telah memenangkan berbagai perlombaan Karya Tulis Ilmiah baik tingkat kampus maupun nasional.

Agus pernah meraih harapan satu karya ilmiah tingkat nasional se Indonesia di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya Malang.

Tak hanya mendapatkan harapan satu di Malang, Agus juga pernah juara satu lomba karya tulis ilmiah tingkat kampus. Kemudian finalis debat ilmiah tingkat nasional.

Segala macam perlombaan itu didapat Agus dari media sosial (Instagram), seperti lomba karya tulis ilmiah tingkat nasional yang diadakan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya .

"Awalnya saya dapat info dari media sosial (Instagram) karena saya emang suka menulis dan kemudian saya ikut even lomba menulis karena ada kesempatan. Sebelumnya saya beberapa kali mencoba ikut seleksi lomba karya tulis ilmiah nasional tapi belum berkesempatan untuk lulus ke final. Tapi saya tetap mencoba dan belajar dari kesalahan," ungkapnya.

Seleksi perlombaannya ada dua tahap. Tahap pertama seleksi abstrak dan full paper. Pertama Agus lulus seleksi abstrak, dimana saat itu terdapat 55 tim dari berbagai universitas di Indonesia.

Karena lolos abstrak jadi Agus lanjut mengerjakan full paper kemudian Agus kirim lagi untuk diseleksi 15 tim yang terbaik. "Allhamdulillah saya berhasil membawa tim saya masuk ke 15 tim untuk final di Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya," ungkapnya.

Agus kelahiran Sidikalang, Sumatera Utara anak bungsu dari delapan bersaudara ini dibesarkan oleh ibunya. Sedangkan ayahnya sudah meninggal sewaktu Agus masih kecil.  
Ibu Agus adalah sosok ibu yang sangat tangguh. Ia mampu membiayai delapan anak-anaknya seorang diri tanpa sosok suami. "Saat ayah saya meninggal kakak pertama saya baru kelas tiga SMA, Ibu saya menghidupi kami sendiri dengan bertani," kata Agus sambil meneteskan air mata.

"Sampai semua bisa mengenyam pendidikan. Jadi karena melihat semangat ibu yang begitu besar untuk menyekolahkan kami jadi saya akan belajar bersungguh-sungguh," tegasnya.

Sejak SMA Agus sudah berprestasi, waktu SMA Agus selalu mendapat peringkat satu di kelas, sempat waktu kelas dua SMA selain juara kelas Agus juga juara dua umum, Agus juga pernah juara olimpiade tingkat Kabupaten waktu SMA. "Itu semua demi untuk membanggakan ibu saya," ungkap Agus.

Agus tamat SMA tahun 2013 namun Agus tidak langsung melanjutkan pendidikan ke jenjang kuliah karena pada saat itu kakak Agus juga masih kuliah. "Jadi saya sempat menganggur 1 tahun karena kendala dana," tuturnya.

"Ibu saya sosok yang sangat luar biasa, jadi apa yang saya minta selagi itu untuk pendidikan ibuk saya selalu mengusahakan," ungkapnya.

Belajar dari kesalahan itu yang membuat Agus tak hentinya untuk selalu berusaha dan berkarya. Sehingga mampu membanggakan ibunya. (mg2)

Klik tombol Like jika Anda suka dengan Berita ini

TRAVELLING

Berita Terkini

Hanya Hari Ini Loh...Evo Hotel Berikan Spesial Harga Kamar Rp 220.117
Senin, 22 Januari 2018 12:39

Hanya Hari Ini Loh...Evo Hotel Berikan Spesial Harga Kamar Rp 220.117

Genap satu tahun, Evo Hotel Pekanbaru berdiri megah di Jalan Sudirman. 

Telkomsel Imbau Pelanggan Waspada Penipuan Mengatasnamakan Telkomsel
Senin, 22 Januari 2018 12:26

Telkomsel Imbau Pelanggan Waspada Penipuan Mengatasnamakan Telkomsel

Terkait maraknya penipuan yang mengatasnamakan Telkomsel, Telkomsel mengimbau kepada pelanggan untuk selalu waspada.

Adakan Donor Darah, Evo Hotel Targetkan 30 Kantong di 1st Anniversary
Senin, 22 Januari 2018 12:08

Adakan Donor Darah, Evo Hotel Targetkan 30 Kantong di 1st Anniversary

Targetkan 30 kantong, hari ini Senin (22/01/2018) Evo Hotel Pekanbaru adakan kegiatan sosial donor darah  sempena perayaan ulang tahun yang pertama.

Pemda Sebaiknya Tak Kucurkan Bansos dan Hibah di Tahun Politik
Senin, 22 Januari 2018 11:35

Pemda Sebaiknya Tak Kucurkan Bansos dan Hibah di Tahun Politik

Wakil Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Ade Irawan mengatakan, sebaiknya pemerintah daerah tidak mengucurkan bantuan di tahun politik.

Besok, Bawaslu Riau Kembali Periksa ASN Pekanbaru yang Terindikasi Terlibat Politik
Senin, 22 Januari 2018 11:24

Besok, Bawaslu Riau Kembali Periksa ASN Pekanbaru yang Terindikasi Terlibat Politik

Besok, Selasa (23/1/2018), Bawaslu Riau kembali akan memeriksa 3 ASN Pekanbaru yang diindikasikan terlibat politik. 

17 Mobil Diserahkan ke SMK di Riau Untuk Praktik
Senin, 22 Januari 2018 10:56

17 Mobil Diserahkan ke SMK di Riau Untuk Praktik

Sebanyak 17 mobil milik aset Pemprov Riau diserahkan ke 17 SMK di Riau. 

Kajian Islam: Hati-hati dengan Segumpal Daging
Senin, 22 Januari 2018 10:43

Kajian Islam: Hati-hati dengan Segumpal Daging

Sesungguhnya di dalam tubuh manusia itu ada segumpal daging. Jika dia itu baik, maka yang lain ikut menjadi baik. Tapi jika rusak, maka yang lain ikut menjadi rusak.

Happy Lunch, Hanya Rp 45 Ribu Bisa Makan Sepuasnya di Pesonna Hotel
Senin, 22 Januari 2018 10:35

Happy Lunch, Hanya Rp 45 Ribu Bisa Makan Sepuasnya di Pesonna Hotel

Makan siang lebih menyenangkan, tempat nyaman dan makanan lezat bisa Anda temukan di Pesonna Hotel Pekanbaru.

Kata Wagubri Soal Pemadaman Listrik: PLN Tak Komit
Senin, 22 Januari 2018 10:21

Kata Wagubri Soal Pemadaman Listrik: PLN Tak Komit

Aktivitas pemadaman listrik secara bergilir mendapatkan kritik dari kaum pengusaha, terutama hotel dan sejumlah pebisnis di Pekanbaru. 

Google Doodle Hari Ini Tampilkan Sosok Pria dengan Gulungan Pita Film
Senin, 22 Januari 2018 10:16

Google Doodle Hari Ini Tampilkan Sosok Pria dengan Gulungan Pita Film

Ada yang menarik dari penampilan google doodle hari ini, Senin (22/1/2018). Google doodle menampilkan sosok seorang pria sambil memegang gulungan pita film hitam-putih. Lantas siapa sosok tersebut?