Cerita Seorang Ibu Banting Tulang Demi Menafkahi Dua Orang Anaknya

Rabu, 15 November 2017 08:23
Cerita Seorang Ibu Banting Tulang Demi Menafkahi Dua Orang Anaknya
Foto: Ida/mg2

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU - Zubaida, wanita umur setengah abad  yang biasa disapa Ida ini, asli dari Desa Pulau Gadang, tepatnya di Kecamatan XIII Koto Kampar. Ia memiliki dua orang anak Diana dan Dendi, kedua anaknya kuliah di Universitas Riau. Namanya Diana, semester tujuh dan Dendi, semester lima. 

Zubaida seorang petani penyadap karet yang berpenghasilan pas-pasan untuk kehidupannya, tidak hanya pas-pasan bahkan kekurangan karena kebutuhan anaknya yang kuliah. Pagi buta sebelum berangkat bekerja Ibu dua anak ini shalat subuh terlebih dahulu.

Setiap hari Ida melakukan Pekerjaan itu. Memang begitu berat, karena jarang ada seorang ibu sekuat ini. Tapi, merasa sedih, nangis, kesal dan menyesal rasanya melihat Ida setelah tahu begitu beratnya mencari uang seribu demi seribu. 

Namun dengan penghasilan yang kekurangn, Ida tetap semangat dan bersyukur menghadapi kehidupannya. Pagi-pagi Ida sudah membersihkan rumahnya kemudian membawa pisau pek (pisau untuk menyadap karet) dan membawa ember bekas tempat cat, dengan berjalan kaki sejauh dua KM menuju kebunnya. 

Tak pernah lelah Ia selalu mengayunkan kakinya sejauh dua KM tiap hari dengan penuh semangat demi nafkah hidup dan keperluan kuliah anaknya agar kelak anaknya tidak seperti ibunya. "Saya berharap kenak anak saya tidak seperti saya," ungkapnya.

Ida sudah ditinggal suaminya 20 tahun yang lalu, sedari anak bungsunya masih dalam kandungan. Semenjak itu Ida sudah menafkahi anaknya sendiri tanpa seorang suami dan ayah dari anak-anaknya. Tak pernah mengeluh, itu yang selalu ia tanamkan dalam dirinya agar kelak anaknya bisa menamatkan gelar sarjana.

Tiap hari, Ida melakukan rutinitasnya menjadi penyadap karet. Itupun Ida menyadap karet orang yang hasilnya harus dibagi dengan pemiliknya. Sekali dalam seminggu Ida mulai panen hasil karetnya, kemudian memikul ember cat yang berisi karet dengan berat sekitar 50 Kg menuju ditepi jalan besar, berharap nanti si pembeli karet menjemputnya.

Tak nentu hasil yang dia dapat. Jika musim hujan karet tak bisa dipanen karena pohonnya basah jika musim panas malahan getahnya kering. "Berharap musim sedang-sedang saja sehingga hasilnyapun banyak. Namun cuaca tak menentu kadang panas kadang hujan," ungakapnya sambil lemas.

Jika hujan ia pun harus memberi pupuk pada getah satu persatu agar getah karet cepat beku dan tidak habis terkena hujan. Belum lagi saat menyadap karet banyak hewan buas yang dihadapi di dalam kebun. Tanpa disengaja terkadang binatang buas itu mengejutkan Ida yang datang tiba-tiba seperti ular, babi, dan masih ada binatang kecil yang lengket dikakinya seperti pacat. Ida tak mengenal rasa takut, lelah, penat, namun ibu dua orang anak ini tetap semangat melakonkan pekerjaannya.

Subuh-subuh Ida sudah bersiap-siap bergegas menuju kebun "karena cuaca masih dingin dan supaya cepat selesai dan dan tidak terlalu panas kadang ada yang merasa kasihan melihatnya saya dan memberikan tumpangan" katanya.

Hasil yang Ida dapat perminggu tidaklah banyak belum lagi kiriman belanja untuk anaknya di Pekanbaru tiap minggu, jika cuaca bagus maka ada dua ember karet yang Ia dapat namun jika cuaca tak bagus maka hanya satu ember yang Ida dapat, isi dalam ember tersebut berkisar lebih kurang 50 Kg. 

"Harga karet yang semakin lama semakin menurun hingga mencapai Rp.7.000,00 dulu ditahun 2008-2010 harga karet meninggkat hingga mencapai Rp. 15.000,00" ungkap Ida.

Itulah yang harus dirasakan ibu dua anak ini, membagi hasil panennya tiap minggu dengan dua anaknya yang kuliah di Pekanbaru, dan dibagi lagi dengan sipemilik kebun, banyak masyarakat yang terharu dengan Ida, dengan umurnya yang semakin tua, Ia masih kuat berjalan dua KM tiap harinya, demi kedua anaknya berharap kelak anaknya menjadi orang yang berguna bagi orang banyak nanatinya.

(mg2)

Klik tombol Like jika Anda suka dengan Berita ini

TRAVELLING

Berita Terkini

Dinsos Riau Kalim 5 Panti Sosial Cukup Tangani Gepeng
Kamis, 18 Januari 2018 14:29

Dinsos Riau Kalim 5 Panti Sosial Cukup Tangani Gepeng

Kepala Dinas Sosial Provinsi Riau, Dahrius Husein mengklaim, sejauh ini panti sosial reguler disediakan pemerintah cukup untuk tangani masalah Gepeng

Berkunjung ke Riau, Jokowi akan Hadiri Sumatera Berdzikir
Kamis, 18 Januari 2018 14:20

Berkunjung ke Riau, Jokowi akan Hadiri Sumatera Berdzikir

Presiden Jokowi dijadwalkan akan menghadiri acara Sumatera Berdzikir saat melakukan kunjungan kerja ke Riau, awal Februari nanti. Kehadiran Jokowi dalam acara Sumatera 

Minggu Besok, Golkar Deklarasikan Andi Rachman-Suyatno
Kamis, 18 Januari 2018 13:40

Minggu Besok, Golkar Deklarasikan Andi Rachman-Suyatno

Minggu besok (21/1/2018), partai Golkar akan deklarasikan pasangan Andi Rachman-Suyatno (AYO). Deklarasi ini akan dilakukan di Jalan Diponegoro, Pekanbaru.

Gepeng Rawan Jadi Objek Eksploitasi Bisnis Video Porno
Kamis, 18 Januari 2018 13:25

Gepeng Rawan Jadi Objek Eksploitasi Bisnis Video Porno

Beberapa waktu belakangan jagat maya heboh dengan munculnya sebuah video porno. Mengagetkan karena bintang video porno itu adalah anak di bawah umur dengan seorang tante muda.

Ini Tips Diet Sehat Turunkan Berat Badan
Kamis, 18 Januari 2018 13:15

Ini Tips Diet Sehat Turunkan Berat Badan

Memiliki tubuh ideal menjadi impian kebanyakan orang. Lantas,  untuk mendapatkan tubuh langsing para kaum hawa banyak yang melakukan berbagai macam teknik diet. 

Jelang Pilgub, KPU Catat 12 Ribu TPS di Seluruh Riau
Kamis, 18 Januari 2018 12:56

Jelang Pilgub, KPU Catat 12 Ribu TPS di Seluruh Riau

KPU Riau sementara ini mencatat ada 12 ribu TPS yang disediakan untuk Pilgub Riau 2018 ini. Namun, jumlah TPS ini masih akan terus dimutakhirkan oleh KPU.

KPAI Riau: Soal Gepeng Itu Tamparan Keras Bagi Pemerintah!
Kamis, 18 Januari 2018 12:37

KPAI Riau: Soal Gepeng Itu Tamparan Keras Bagi Pemerintah!

Kampanye pemerintah bebas Gepeng gagal. Buktinya hingga kini masih terlihat sejumlah Gepeng meminta di beberapa titik perempatan lampu merah di Kota Pekanbaru.

Diet Keto Itu Tidak Disarankan, Ini Alasannya
Kamis, 18 Januari 2018 12:26

Diet Keto Itu Tidak Disarankan, Ini Alasannya

Diet Keto atau ketogenik, merupakan salah satu diet yang mempunyai keunggulan hanya memakan waktu singkat.

NU Riau: Momen Pilkada Harus Memperkokoh Persatuan Umat Islam
Kamis, 18 Januari 2018 12:02

NU Riau: Momen Pilkada Harus Memperkokoh Persatuan Umat Islam

NU Riau meminta umat Islam untuk kokoh dan mempererat persatuan. Apalagi, tahun ini merupakan tahun politik yang dikhawatirkan membuat umat Islam terpecah.

Dimintai Uang Belanja, Guru SMA Aniaya Istri
Kamis, 18 Januari 2018 11:47

Dimintai Uang Belanja, Guru SMA Aniaya Istri

Guru seharusnya memberikan contoh yang baik terhadap siswa. Namun tidak halnya dengan Yusdeddy (57), salah satu guru di SMAN 3 Pekanbaru.