Cerita Arif Didu, Terkenal Berkat Stand Up Comedy

Senin, 14 November 2016 09:48
Cerita Arif Didu, Terkenal Berkat Stand Up Comedy
Komika Stand Up Comedy dari kiri ke kanan : Moh Sidik, Arafah, Arif Didu

BERTUAHPOS.COM(BPC), PEKANBARU- Ayah dari dua orang anak ini akrab dikenal dengan nama Arif Didu. Pria yang memulai karir di dunia stand up comedy pada tahun 2011 ini, ternyata memiliki cerita yang mengharukan sebelum menjadi seorang standup comedi terkenal.

Sebelum menjadi seorang komika, Arif Didu sudah merasakan berbagai pekerjaan mulai dari tukang kayu, pegawai kantoran, hingga menjadi koki dan menjual masakannya. “Sebelum jadi komika, saya pekerja serabutan,” ungkap Arif Didu saat mengisi acara meet and great SUN 7 pekan lalu.

Arif Didu menceritakan awal dirinya tertarik dengan dunia standup comedy, Arif Didu belajar secara otodidak. Pada kala itu Arif bersama enam temannya belajar stand up komedi di Komedi kafe di daerah Kemang. Mereka pun mencari referensi hanya melalui google.

“Saat itu standup di Indonesia masih sangat sedikit, Cuma ada Raditya Dika sama Panji. Gua belajar dari referensinya Radit sama Panji,” sebut Arif.

Arif mengaku dirinya pernah berjalan kaki sejauh 62 kilo dari daerah Prapanca hingga ke Kemang hanya untuk belajar stand up comedi.

“Rumah gua kan di Ciputat, dan waktu itu gua cuma punya uang Rp 6000,” lanjutnya.

Karena merasa malu ketika harus meminta uang kepada sang istri. Alhasil Arif Didu memutuskan untuk memanfaatkan uang Rp6000 sebagai ongkos transportasi dari komplek perumahaannya di daerah Ciputat hingga ke daerah Prapanca. Kemudian dari daerah Prapanca Arif Didu berjalan 5,1 Km menuju Komedi Kafe di daerah Kemang.

Setelah belajar secara otodidak, tepat awal 2011 Arif Didu menjadi salah satu finalis di acara stand up comedi yang pertama kali diadakan oleh kompas tv. Dan sejak saat itu Arif Didu menjadi komika terkenal di Indonesia hingga saat ini.

Kecintaannya pada stand up lah yang menurutnya mampu membuat dirinya tetap eksis hingga sekarang

“Menjadi unik itu pasti, tapi yang penting tetap menjaga kecintaan terhadap stand up. Selalu mencari bit-bit terbaru yang akan gua sajikan, bikin orang lain seneng itu ibadah,” jawabnya

Pria yang memiliki hobi memasak ini, sangat senang ketika banyak komika baru yang bermunculan, karena bisa mewarnai dunia stand up comedi. Arif juga tidak merasa tersaingi oleh para komika muda tersebut.

Arif Didu juga menceritakan suka duka menjadi seorang komika. Berdasarkan pengalamannya menjadi seorang komika, mendidik dan melahirkan komika baru merupakan kebahagian tersendiri baginya. Dia juga menceritakan pengalaman buruk sekaligus merupakan pengalaman lucu baginya.

Disaat itu Arif Didu mengisi salah satu acara coorporate di daerah Yogyakarta,namun setibanya Arif Didu di Acara tersebut, dirinya menemui panitia acara dan bertanya kepada panitia mengenai keadaan panggung saat dirinya tampil pada acara coorporate. Namun panitia enggan menjawab pertanyaannya dan tidak mengenali dirinya sebagai Arif Didu.

Segala pengalaman yang Arif Didu miliki selalu dia berikan kepada anak didiknya saat dirinya menjadi mentor di Suca.

Selain menjadi seorang komika, ternyata Arif Didu juga mahir dalam membuat handy craf. Arif mengatakan disaat dirinya tidak lagi di dunia stand up comedi, dia akan membuat restoran dan membuat sanggar kayu.

Arif menyarankan untuk para calon komika tidak perlu takut untuk belajar. Karena saat ini tidak seperti dulu, saat ini komunitas stand up komedi banyak dan bahan-bahan referensi juga banyak, mulai dari buku sampai video juga ada. Untuk menjadi komika silahkan datang ke komunitas yang sudah ada, dan setelah itu coba untuk open mix dan yang terpenting harus tekun dan selalu belajar menulis bit-bit.

Penulis: Vina

 

TRAVELLING

Berita Terkini

Sabtu, 27 Mei 2017 05:31

Subuh Pertama Ramadan, Jamaah Masjid Membludak

Subuh pertama dalam bulan Ramadan, Sabtu (27/05/2017), ditandai dengan membludaknya jumlah jamaah salat subuh di Masjid Al-Khairiyah, Bagansiapiapi. 

Sri Lanka Diterjang Banjir, 92 Tewas Ratusan Orang Hilang
Sabtu, 27 Mei 2017 04:51

Sri Lanka Diterjang Banjir, 92 Tewas Ratusan Orang Hilang

 Banjir dan tanah longsor terjang  Sri Lanka. Akibat itu, untuk sementara sudah diidentifikasi 92 orang tewas dan 100 lebih masih dinyatakan hilang.

Sabtu, 27 Mei 2017 04:17

Keliling Area, Cara Remaja di Jalan Pepaya Bangunin Sahur

Puasa pertama, Sabtu (27/05/2017), umat Islam di seluruh dunia melaksanakan sahur. Banyak cara dilakukan membangunkan sahur, salah satunya dengan berjalan dan bersorak-sorai,

Melalui Jumat Barokah, Polresta Pekanbaru Bagikan Nasi Bungkus
Jumat, 26 Mei 2017 23:29

Melalui Jumat Barokah, Polresta Pekanbaru Bagikan Nasi Bungkus

Jumat (26/5/2017),  Polresta Pekanbaru melaksanakan Kegiatan sosial Jumat Barokah, berupa pemberian nasi bungkus kepada juru parkir yang ada di sepanjang Jalan Jendral Sudirman, Pekanbaru. 

Gubernur Riau Ikuti Balimau Kasai di Kampar
Jumat, 26 Mei 2017 22:10

Gubernur Riau Ikuti Balimau Kasai di Kampar

 Balimau Kasai yang selalu ramai diikuti oleh masyarakat Kabupaten Kampar membuat pejabat serta petinggi Riau ikut dalam acara Balimau Kasai tahun ini. 

Jelang Ramadan, Lanud Rsn Gelar Doa Bersama
Jumat, 26 Mei 2017 21:53

Jelang Ramadan, Lanud Rsn Gelar Doa Bersama

Menjelang datangnya bulan Ramadan 1438 H, segenap keluarga besar Lanud Roesmin Nurjadin bersama anak-anak dari panti-panti asuhan mengikuti acara doa bersama yang digelar seusai salat Jumat di Masjid Amrullah Lanud Rsn, Jumat (26/5/2017).

Berkumpul Makan Bersama Jelang Puasa di Bertuahpos
Jumat, 26 Mei 2017 21:48

Berkumpul Makan Bersama Jelang Puasa di Bertuahpos

Menyambut puasa, 1438 Hijriah. Satu persatu kru Bertuahpos duduk di meja berwarna coklat itu.

Tarawih Malam Pertama, Camat Marpoyan Damai Hadir di Masjid Al-Kautsar Paus
Jumat, 26 Mei 2017 21:03

Tarawih Malam Pertama, Camat Marpoyan Damai Hadir di Masjid Al-Kautsar Paus

Hari pertama pelaksanaan salat tarawih berjamaah di Masjid Al-Kautsar Pekanbaru, Jumat (26/5/2017) dihadiri langsung oleh Camat Marpoyan Damai, Helmi Fiora.

Anak Harimau Mati, Dokter Klinik BBKSDA Riau: Akan Tahu Hasil Visumnya 10 Hari Lagi
Jumat, 26 Mei 2017 20:50

Anak Harimau Mati, Dokter Klinik BBKSDA Riau: Akan Tahu Hasil Visumnya 10 Hari Lagi

Seekor anak harimau sumatera, yang berjenis kelamin jantan ditemukan warga Desa Api Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, Kamis (25/5/2017), dalam kondisi yang lemah dan kelaparan.

Bhabinkamtibmas Sidomulyo Timur Pasang Spanduk Imbauan Bulan Ramadan
Jumat, 26 Mei 2017 20:37

Bhabinkamtibmas Sidomulyo Timur Pasang Spanduk Imbauan Bulan Ramadan

Jumat (26/5/2017), Bintara Pembinanaan dan Keamanan Ketertiban Masyarakat atau lebih dikenal Bhabinkamtibmas Sidomulyo Timur, memasang spanduk imbauan raksasa menjelang ramadan.