Belajar Sukses dari Pengalaman GM Batiqa Hotel yang Menggugah

Selasa, 10 Oktober 2017 21:27
Belajar Sukses dari Pengalaman GM Batiqa Hotel yang Menggugah
GM Batiqa Hotel Pekanbaru, Sumargo

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU - Suasana outdoor Fresqa Bristo di Batiqa Hotel siang itu sangat nyaman. Sumargo, sang General Manager, bercerita tentang perjalanan hidupnya, betapa ia mulai dari titik terendah untuk mencapai sebuah kesuksesan. 

Lahir di Makassar, 29 Agustus 42 tahun yang lalu, ia merupakan anak bungsu dari tujuh bersaudara. Sumargo kecil menjalani kehidupan sekolah dasarnya di Makassar. Kemudian, ia pindah untuk melanjutkan pendidikan di Jakarta.

Di ibukota, si anak bungsu menghabiskan pendidikan SMP dan SMA-nya. Kemudian, ia kuliah di Akademi Pariwisata Sahid, Jakarta. Tidak cukup di situ, ia kemudian kembali kuliah mengambil Ekonomi di Sekolah Tinggi Ekonomi Jakarta.

Tahun 1996 merupakan tahun pertama Sumargo muda berkarir di dunia hotel dan restoran. Bukan posisi tinggi, pada awalnya ternyata ia hanya seorang tukang cuci piring. Ya, seorang tukang cuci piring atau bahasa kerennya steward. Jika melihat siapa dirinya sekarang, tentu akan sangat sulit membayangkan bahwa Sumargo dahulu hanyalah seorang tukang cuci piring.

"Saya tahulah, orang tua saya bukan orang kaya," kenangnya.

Namun Sumargo muda bukanlah seorang yang pantang menyerah. Ia tahu, orang tuanya bukanlah orang kaya, karena itu ia terus belajar dan berusaha dengan tangannya sendiri.

Sumargo muda berkat kegigihannya mampu menapaki karir secara perlahan. Dimulai dari Steward, ia kemudian menjadi seorang waiters. Dari situ, karirnya terus menanjak menjadi Supervisor dan terus naik hingga akhirnya dirinya menempati posisi sebagai seorang HRM (Human Resources Management), walau tidak semuanya di bidang perhotelan.

Sumargo ternyata cukup lama menjadi seorang HRM. Dikatakannya, ia menjadi seorang HRM sejak tahun 2005 hingga tahun 2013. Pada tahun 2013, Sumargo kembali ke dunia perhotelan, dan akhirnya menjadi seorang pimpinan hotel, yakni seorang General Manager (GM) Batiqa Hotel.

"Alhamdulillah, akhirnya saya dipercaya sebagai pimpinan di Batiqa Hotel," ujarnya penuh rasa syukur.

Karena berkarir dari bawah, Sumargo sangat mengerti seperti apa pekerjaan timnya. Ia mengerti memperlakukan tim, bagaimana seorang pemimpin harus mempunyai personal touch, dapat memahami dan berempati dengan perasaan dan pekerjaan timnya. Karena itu, semua pihak akan merasa dirinya bagian penting di dalam tim.

"Saya mulai dari nol, saya tahu capeknya sebagai seorang steward, capeknya mencuci piring, capeknya dimarahi orang. Karena itu, saya jadi belajar dan paham perasaan dan pekerjaan mereka, jadi tidak tahunya menyuruh ini itu saja," tambahnya.

Sumargo sangat suka untuk mengembangkan kemampuan timnya. Menurutnya, kesuksesan seorang pemimpin adalah ketika ia berhasil mengembangkan kemampuan timnya agar menjadi lebih baik.

"Tidak hanya kerja dan kerja, tapi tim saya harus didevelop agar semakin berkembang, baik itu dengan pelatihan, training, dan pengarahan. Tidak selamanya seorang steward akan tetap menjadi steward. Suatu saat, mereka akan menjadi seorang pemimpin," lanjutnya dengan semangat.

"Kesuksesan seorang pemimpin menurut saya adalah ketika ia mampu mengembangkan kemampuan timnya," pungkasnya.

Saat ini, ayah dua anak ini fokus dalam membahagiakan keluarganya. Meski jauh, karena sang istri dan anak berada di Depok, ia selalu menyediakan waktu untuk keluarganya. (cr1)

Klik tombol Like jika Anda suka dengan Berita ini

TRAVELLING

Berita Terkini

Tahun Baru, The Premiere Hadirkan Loft Sweat Party
Selasa, 12 Desember 2017 00:00

Tahun Baru, The Premiere Hadirkan Loft Sweat Party

Tidak terasa, dentingan jam menuju 2018 sebentar lagi akan terdengar. 2017 akan menjadi kenangan dan selamat datang 2018. 

Cegah Difteri, Dokter Anak: MUI Sebut Vaksin Diperbolehkan
Senin, 11 Desember 2017 22:58

Cegah Difteri, Dokter Anak: MUI Sebut Vaksin Diperbolehkan

Difteri kembali mewabah di Indonesia. Satu-satunya cara untuk mencegahnya adalah dengan cara vaksinasi. Namun ada sebagian orang menganggap bahwa vaksin haram.

Trend 2018, Warna Lipstk Lebih Strong
Senin, 11 Desember 2017 22:43

Trend 2018, Warna Lipstk Lebih Strong

Tahun 2017,  penggunaan lipstik identik dengan warna ringan atau nude.  

Video Aksi Mahasiswa, Percepat Proses Kasus Korupsi Tugu Anti Korupsi
Senin, 11 Desember 2017 22:34

Video Aksi Mahasiswa, Percepat Proses Kasus Korupsi Tugu Anti Korupsi

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Riau lakukan unjuk rasa di depan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Riau, Senin (11/12/2017).

Drawing 16 Besar UCL: Madrid Jumpa PSG, Barca Berhadapan Chelsea
Senin, 11 Desember 2017 22:24

Drawing 16 Besar UCL: Madrid Jumpa PSG, Barca Berhadapan Chelsea

UEFA selaku badan sepakbola tertinggi di Eropa, baru saja menyelesaikan drawing babak 16 besar UEFA Champions League (UCL), Senin (11/12/2017).

PDIP Umumkan Cagub Riau Akhir Pekan Ini
Senin, 11 Desember 2017 22:08

PDIP Umumkan Cagub Riau Akhir Pekan Ini

 PDIP akan mengumunkan calon Gubernur Riau jagoannya pada akhir pekan ini. Pengumuman ini akan dilakukan setelah rakornas PDIP di Bogor, Jawa Barat.

Vaksin, Pecegah Paling Ampuh Difteri
Senin, 11 Desember 2017 21:51

Vaksin, Pecegah Paling Ampuh Difteri

Ia mengatakan bahwa vaksin dapat melindungi bukan hanya bagi orang yang divaksin, tetapi juga dapat melindungi orang di sekitarnya. 

Solidkan Internal, Panwaslu Samakan Persepsi Hadapi Pemilu
Senin, 11 Desember 2017 21:41

Solidkan Internal, Panwaslu Samakan Persepsi Hadapi Pemilu

Menghadapi tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif, presiden dan wakil presiden serentak April 2019 mendatang, berbagai persiapan terus dilakukan termasuk memperkuat pengawasan pemilu. 

Masyarakat Enggan Diimun, Dinkes Pekanbaru: Jangan Takut
Senin, 11 Desember 2017 21:34

Masyarakat Enggan Diimun, Dinkes Pekanbaru: Jangan Takut

Masyarakat jangan takut untuk diimun. Hal tersebut ditegaskan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru, Senin (11/12/2018).

Miris, Masih Ada Gaji Guru Rp 600 Ribu Perbulan di Riau
Senin, 11 Desember 2017 21:26

Miris, Masih Ada Gaji Guru Rp 600 Ribu Perbulan di Riau

Miris, saat ini masih ada guru yang hanya bergaji sebanyak Rp 600 ribu perbulan di Riau. Penemuan itu berdasarkan sidak yang dilakukan oleh komisi E DPRD Riau ke beberapa sekolah tingkat menengah atas.