Apuk, Pedagang Sayur Dengan Bobot Badan 150 kg

Senin, 20 Maret 2017 14:15
Apuk, Pedagang Sayur Dengan Bobot Badan 150 kg
Apuk, pedagang sayur di Pasar Kodim Pekanbaru yang memiliki bobot badan 150 kg (foto: Chaca)

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU - Seorang ibu terlihat sedang berjualan sayur di Pasar Kodim Pekanbaru. Mencuri perhatian, ibu itu tampak memiliki bobot badan yang berlebih. Benar saja, saat bertuahpos.com menemuinya, dia mengatakan memiliki bobot badan seberat 150 kg.

Apuk (52), begitu ia akrab disapa oleh pelanggan dan warga sekitarnya. Apuk terkenal dengan bobot badannya yang besar dan sifatnya yang ramah kepada pelanggan dan warga sekitarnya.

"Ohh jangan salah-salah dek, apuk ini orangnya baik, ramah  pokoknya, siapa yang tak kenal dia dengan ciri khas badannya yang besar", ujar Wewen salah satu pelanggan setia Apuk kepada kru bertuahpos.com, Senin (20/3/2017).

Baca: Putri Riau Dikukuhkan Jadi Guru Besar di ITB, Bandung
 
Keseharian Apuk bekerja sebagai pedagang sayur-mayur di Pasar Kodim. Apuk berjualan demi menafkahi ketiga anaknya yang masih sekolah. Nasib malang, Apuk harus bekerja keras mencari uang semenjak suami tercintanya meninggal dunia 10 tahun yang lalu.

Apuk menyadari berat badanya yang berlebih membuat dia kesulitan untuk berjalan. Kesulitan Apuk berjalanlah yang membuat bobot badannya tidak turun-turun. Sementara dia membawa semua daganganya kepasar dengan mengendarai sepeda motor tuanya.

Baca: Setiap Shalat Jumat Penyemir Cilik Selalu Bermunculan

Apuk memiliki kebiasaan buruk yang membuat bobot badanya selalu bertambah, yaitu setelah makan dia sering tidur duduk. Apuk sudah beberapa kali mencoba diet, tapi tidak juga berhasil. Bahkan kebiasaan buruknya yang sering tidur duduk ini, lantas memberi kesempatan bagi tangan jahat untuk mencuri uang daganganya.

"Semenjak saya berumur 35 tahun bobot badan saya naik, sudah berapa kali saya diet, gak juga bisa diet, malahan semakin bertambah saja. Kebiasaan buruk yang saya miliki, tidur sambil duduk setelah makan, membuat badan saya sukar susut. Gimana lagi caranyakan, pasrah saja saya lagi. Dulu pernah ketika saya jualan saya tertidur, saya lihat uang di dalam tas sudah hilang semuanya", katanya.

Baca: Dulu Supir, Kini Beny Jadi Juragan Karya Motor Beromzet Rp 60 juta

Meski demikian, Apuk tidak menyerah untuk terus berusaha menurunkan berat badannya, dan berpesan kepada seluruh wanita agar tidak meniru kebiasaan buruknya itu.

"Pesan saya cuma satu saja, untuk para gadis, mulai sekarang kurangi makan, kurangi tidur, perbanyak kerja, jangan kalian meniru kebiasaan buruk saya, ya beginilah jadinya", pungkas Apuk.

Penulis : Chaca

TRAVELLING

Berita Terkini

Pansus RTRW Bantah Akomodir Pihak Tertentu
Senin, 25 September 2017 11:15

Pansus RTRW Bantah Akomodir Pihak Tertentu

Pansus Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Riau membantah mengakomodir pihak tertentu dalam perumusannya.

Listrik Padam, Pemeriksaan Saksi Korupsi di Kejati Riau Ditunda
Senin, 25 September 2017 11:05

Listrik Padam, Pemeriksaan Saksi Korupsi di Kejati Riau Ditunda

Listrik di beberapa daerah di Kota Pekanbaru terjadi pemadaman secara bergilir dari Minggu (24/9/2017) hingga hari ini Senin (25/9/2017).

Investor Jerman Tawarkan Bisnis Rumah Sakit ke Pemprov Riau
Senin, 25 September 2017 10:55

Investor Jerman Tawarkan Bisnis Rumah Sakit ke Pemprov Riau

Sekdaprov Riau kedatangan tamu seorang investor dari Jerman. Pembahasan mereka membicarakan soal peluang bisnis rumah sakit di Riau.

Golden Tulip Pekanbaru Siapkan Sepeda Gratis Untuk Tamu yang Nginap
Senin, 25 September 2017 10:45

Golden Tulip Pekanbaru Siapkan Sepeda Gratis Untuk Tamu yang Nginap

Walau tren kenaikan okupansi hotel semakin bagus, pihak Manajemen Hotel Golden Tulip Essential Pekanbaru selalu ingin yang terbaik untuk para tamu. 

Pansus: RTRW Tidak Bisa Ditunda
Senin, 25 September 2017 10:35

Pansus: RTRW Tidak Bisa Ditunda

Pansus RTRW Provinsi Riau menyebutkan bahwa pengesahan RTRW sudah tidak bisa ditunda lagi.

Progres Rel Kereta Api Stagnan di Konsultasi Publik
Senin, 25 September 2017 10:28

Progres Rel Kereta Api Stagnan di Konsultasi Publik

Progres pembangunan rel kereta api Riau hingga kini masih stagnan pada tahap konsultasi publik. Sementara materil pembangunannya sudah ada di lokasi sejak tahun lalu.

Ini Potret Sepi di Suzuya Pasar Kodim
Senin, 25 September 2017 10:15

Ini Potret Sepi di Suzuya Pasar Kodim

Pagi ini Senin (25/9/17), hingga jam 10.00 WIB, Suzuya Pasar Kodim sepi pengunjung. Sebagian toko-toko di dalamnya masih belum dibuka.

Pria 19 Tahun Asal Bengkalis Ini Kedapatan Bawa Narkoba
Senin, 25 September 2017 10:02

Pria 19 Tahun Asal Bengkalis Ini Kedapatan Bawa Narkoba

Muhammad Hafizi duduk lesu menghadap ke sebuah meja. Di atas meja itu ada kotak rokok, hp dan satu paket narkotika jenis sabu.

Kabar gembira, Jalan Garuda Sakti Sudah 'Sehat'
Senin, 25 September 2017 09:15

Kabar gembira, Jalan Garuda Sakti Sudah "Sehat"

Bagi anda pengguna Jalan Garuda Sakti KM 1 Panam, kini tidak perlu khawatir lagi saat melewati jalan tersebut. Lubang besar yang banyak 'menganga' sudah diperbaiki.

Penggiat Lingkungan: RTRW Jangan Disahkan
Senin, 25 September 2017 09:05

Penggiat Lingkungan: RTRW Jangan Disahkan

Penggiat lingkungan dari Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari), Made Ali meminta agar DPRD Riau menunda pengesahan RTRWP.