Akupunktur Digunakan untuk Anestesi

Jumat, 13 Januari 2017 23:13
Akupunktur Digunakan untuk Anestesi

BERTUAHPOS.COM (BPC) - Pengobatan dengan akupunktur memang punya sejarah yang kelewat panjang. Menurut cerita, pengobatan akupunkur ini disebut-sebut berasal dari negeri China dan sudah berkembang sejak 2000 tahun (bahkan ada yang menyebut 5000 tahun) silam.

Namun pada sisi lain, pengobatan dengan cara akupunktur ini sering pula diklaim oleh banyak kalangan berasal dari Vietnam, yang juga berkembang sejak ribuan tahun silam.

Prof. Dr. dr. Nguyen Tai Thu sendiri menyatakan, bahwa pengobatan dengan akupunktur di negerinya sudah berkembang sejak 3500 tahun silam. Dalam kitab kuna Vietnam seperti Nei King dan Lin Shu memang sudah dibicarakan perihal analgesia/anestesia akupunktur.

“Di dalam kitab itu antara lain juga sudah diuraikan tentang pemilihan titik akupunktur yang tepat, bagaimana cara penusukannya, dan masih banyak lagi lainnya,” katanya.

Dari teori-teori yang ada dalam kitab kuna itu, tambah Prof. Nguyen, kemudian dikembangkan oleh bangsa Vietnam maupun China. Dan hasilnya bisa dilihat seperti sekarang ini, bahwa akupunktur berjalan seiring dengan ilmu kedokteran (Barat).

Perkembangan pengobatan akupunktur di Vietnam sendiri, terang Prof. Nguyen, dimulai sejak negara itu berperang melawan Amerika Serikat. Dalam peperangan itu memang banyak sekali prajurit dan warga yang menderita luka-luka.

Karena waktu itu persediaan obat amat kurang, maka jalan satu-satunya untuk menyembuhkan luka-luka itu dengan cara anestesi akupunktur. Cara pengobatannya pun tak jarang berada di tengah medan perang yang kemudian baru dikirim ke rumah sakit.

Prof. Nguyen juga mengakui, bahwa perkembangan akupunktur untuk pembedahan pada awalnya memang belum bisa membuahkan hasil yang begitu memuaskan.

Tapi setelah diselidiki dan dipelajari terus-menerus dengan cermat akhirnya mendapatkan hasil yang memuaskan.

Bahkan, akupunktur ini digunakan untuk berbagai kasus anestesi. Itu yang membuat akupunktur dikembangkan oleh negara-negara lain seperti Jepang, Perancis, dan lain sebagainya.

Perihal akupunktur itu sendiri, Prof Eddy Rahardjo menyebutnya sebagai sebuah ilmu tua yang harus ditransformasikan ke masa depan. Tentu saja dengan pengkajian secara ilmiah (medical). (jss)

TRAVELLING

Berita Terkini

Mayday, Polda Riau Sejauh Ini Belum Terima Surat Adanya Demo
Kamis, 27 April 2017 19:53

Mayday, Polda Riau Sejauh Ini Belum Terima Surat Adanya Demo

Pihak kepolisian Polda Riau menanggapi tentang adanya aksi buruh turun ke jalan memperingati Mayday atau hari buruh internasional. Sampai hari ini belum dapat kabarnya.

Hut Pemasyarakatan ke 53, Ini Pesan Kakanwil Riau
Kamis, 27 April 2017 18:35

Hut Pemasyarakatan ke 53, Ini Pesan Kakanwil Riau

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau Ferdinand Siagian, memimpin upacara Hut Pemasyarkatan ke 53 tahun di Rumah Tahanan Kelas II Pekanbaru, Kamis (27/4/2017).

Awas, Bulan Puasa Musim Kemarau
Kamis, 27 April 2017 18:25

Awas, Bulan Puasa Musim Kemarau

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, Edwar Sanger mengatakan bulan puasa adalah puncak musim kemarau.

MUI: Travel Jangan Permainkan Niat Baik Jemaah!
Kamis, 27 April 2017 18:15

MUI: Travel Jangan Permainkan Niat Baik Jemaah!

Akbarizan selaku Ketua Fatwa MUI Kota Pekanbaru menyayangkan adanya calon jemaah umroh yang batal berangkat.

Sita Jetski, Dua Buah Kendaraan Ini Untuk Angkut Narkoba di Perairan Bengkalis
Kamis, 27 April 2017 18:00

Sita Jetski, Dua Buah Kendaraan Ini Untuk Angkut Narkoba di Perairan Bengkalis

Direktorat Reserse Narkotika dan Obat-Obatan Terlarang Kepolisian Daerah Riau, mengangkut dan menyita dua Jetski diduga bandar narkoba.

Video: Sepiring Nasi Goreng Kampung di Sore Hari
Kamis, 27 April 2017 17:50

Video: Sepiring Nasi Goreng Kampung di Sore Hari

Seolah tidak ada habisnya kalau berbicara tentang kuliner. Apalagi di Pekanbaru, jajaan kuliner beragam, mulai dari varian modern hingga tradisional. Nah, bagaimana kalau menikmati sepiring nasi goreng kampung di sore hari? Pasti nikmat.

Kapolda Riau: 14 Hari Penemuan Harus Dimusnahkan, 'Tersangka Hukum Mati
Kamis, 27 April 2017 17:40

Kapolda Riau: 14 Hari Penemuan Harus Dimusnahkan, 'Tersangka Hukum Mati

Barang bukti tangkapan pada 7 April lalu sebanyak 40 kilogram sabu dan 163 ribu pil ekstasi dari tiga tersangka, hari ini dimusnahkan, Kamis (27/04/2017).

Berburu Butiran Emas, Warga Serbu Hutan Kolaka
Kamis, 27 April 2017 17:30

Berburu Butiran Emas, Warga Serbu Hutan Kolaka

Ratusan warga memasuki kawasan lindung. Mereka melakukan pencarian emas di area ini.

Berenang di Kolong Rumah, Seorang Pemuda Ditangkap
Kamis, 27 April 2017 17:20

Berenang di Kolong Rumah, Seorang Pemuda Ditangkap

Seorang pemuda yang ternyata merupakan pencuri yaitu R (21 tahun) berhasil ditangkap di salah satu kolong rumah warga pada Selasa (25/4) sekitar pukul 17.00 WIB.

Sidang ke-5 Gugatan Terhadap KPU Kota Pekanbaru, Pelawan dan Terlawan Serahkan Berkas Kesimpulan
Kamis, 27 April 2017 17:10

Sidang ke-5 Gugatan Terhadap KPU Kota Pekanbaru, Pelawan dan Terlawan Serahkan Berkas Kesimpulan

Kamis (27/4/2017), sidang gugatan terhadap penetapan pasangan Calon Walikota Pekanbaru terhadap KPU Kota Pekanbaru kembali dilanjutkan.