Harga Tanah Desa Tarai Bangun Melambung Lima Kali Lipat

Jumat, 07 Juli 2017 10:55
Harga Tanah Desa Tarai Bangun Melambung Lima Kali Lipat
Kepala Desa (Kades) Tarai Bangun/bpc2

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU - Berada di perbatasan dengan Ibu Kota Provinsi Riau, suatu keberkahan bagi Desa Tarai Bangun, Kecamatan Tambang, Kampar. Bagaimana tidak, punya akses dekat ke jantung kota membuat desa ini jadi incaran investor properti.

Terutama proyek rumah bersubsidi atau tipe 36 sudah ramai di Jalur Lintas Kubang ini. Hal ini pula yang kemudian mendorong naiknya harga tanah tempatan. 

Seperti yang disampaikan Kepala Desa (Kades) Tarai Bangun, Andra Maistar S.Sos kepada kru bertuahpos.com. “Kalau pertama-pertama harga tanah cuma Rp 40 ribu per meter sekarang sudah Rp 200 ribu per meter bahkan lebih,” sebutnya, Jumat (07/07/2017).

Andra sampaikan hal tersebut tidak terlepas dengan ramainya investor menjadikan Desa Tarai Bangun tujuan investasi perumahan. “Kalau banyak yang membangun perumahan tentu dampaknya pada harga tanah yang dekat dengan proyek. Makanya semakin lama semakin mahal harga tanah,” sebutnya. 

Baca: Desa Tarai Bangun Jadi 'Gadis Cantik' Incaran Investor Properti

Andra menyampaikan ada banyak faktor yang kemudian menjadikan Desa Tarai Bangun Incaran properti. “Pertama sarana dan prasarana memadai. Dekat dengan akses ke Pekanbaru bahkan banyak sekolah bahkan dekat dengan perguruan tinggi. Selain itu yang tidak kalah penting, airnya bersih. Kemudian harga tanah yang masih relatif murah,” ujarnya.

Meski demikian Andra menyampaikan kepada pengembang perumahan agar juga memperhatikan efek sosial dari pengerjaan. “Tentu nanti akan sering masuk kendaraan-kendaraan membawa bahan bangunan. Kita harapkan agar pengembang memperhatikan akses kesana jangan sampai jalan malah rusak atau menganggu ketentraman sosial.  Kita juga harapkan supaya dibangun drainase yang bagus. Jangan sampai nantinya malah menimbulkan masalah baru yakni banjir,” pesannya. (bpc2)

Klik tombol Like jika Anda suka dengan Berita ini

TRAVELLING

Berita Terkini

Waduh, Wakil Rakyat Ikut Eksis di Baliho Paslon Gubri
Rabu, 21 Pebruari 2018 22:21

Waduh, Wakil Rakyat Ikut Eksis di Baliho Paslon Gubri

Ketua dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru ikut eksis dalam baliho milik salah satu pasangan calon (Paslon) Gubernur Riau (Gubri).

805 Personil Gabungan Bakal Kawal Aksi BEM se-Indonesia Besok
Rabu, 21 Pebruari 2018 22:04

805 Personil Gabungan Bakal Kawal Aksi BEM se-Indonesia Besok

Sebanyak 805 personil gabungan akan kawal aksi unjuk rasa yang digelar oleh ratusan mahasiswa dari universitas di Indonesia besok, Kamis (22/2/2018)

Minat Petani Padi Peserta AUTP di Payakumbuh Menurun
Rabu, 21 Pebruari 2018 21:35

Minat Petani Padi Peserta AUTP di Payakumbuh Menurun

Minat masyarakat petani padi terhadap Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) di Kota Payakumbuh, Propinsi Sumatera Barat tahun 2017 lalu jauh menurun dibanding pada tahun 2016. 

Usut Dugaan Korupsi di Dispora Riau, Kejati Kembali Periksa Saksi
Rabu, 21 Pebruari 2018 20:45

Usut Dugaan Korupsi di Dispora Riau, Kejati Kembali Periksa Saksi

Penyidik Kejaksaan Tinggi Riau kembali memeriksa saksi terkait dugaan korupsi di Dispora Riau. Rabu (21/2/2018), giliran saksi J, seorang wanita di Dispenda Riau diperiksa.

Kasus Penyerangan Ulama, Jokowi Minta Ketegasan Polisi
Rabu, 21 Pebruari 2018 20:38

Kasus Penyerangan Ulama, Jokowi Minta Ketegasan Polisi

Presiden Indonesia, Joko Widodo minta ketegasan polisi menghadapi kasus penyerangan ulama dan rumah ibadah.

Sidang Korupsi di Dispenda. Saksi Akui Lakukan SPPD Fiktif
Rabu, 21 Pebruari 2018 20:27

Sidang Korupsi di Dispenda. Saksi Akui Lakukan SPPD Fiktif

Enam orang staf di Bidang Pajak Dispenda Riau, mengakui pernah melakukan perjalanan dinas fiktif tahun 2015 hingga tahun 2016.

Berkeliaran Dilangit Pekanbaru Pesawat Tempur F-16 Lanud Rsn Turunkan Paksa Pesawat Asing
Rabu, 21 Pebruari 2018 20:15

Berkeliaran Dilangit Pekanbaru Pesawat Tempur F-16 Lanud Rsn Turunkan Paksa Pesawat Asing

Force Down atau penurunan paksa pesawat asing yang melanggar kedaulatan wilayah udara NKRI oleh pesawat tempur F-16 Skadron Udara 16 di Lanud Roesmin Nurjadin terjadi hari ini Rabu (21/2/2018).

Suhardiman Amby: RAL Bangkrut, Kenapa Asetnya Tidak Disita Bank Muamalat
Rabu, 21 Pebruari 2018 20:09

Suhardiman Amby: RAL Bangkrut, Kenapa Asetnya Tidak Disita Bank Muamalat

Sekretaris Komisi III DPRD Riau, Suhardiman Amby heran ketika Bank Mualmalat malah menagih pembayaran hutan PT RAL ke Pemprov Riau.

Wah,  Dua Spanduk Kandidat Ini Terpajang Nyata di Jalan Nangka
Rabu, 21 Pebruari 2018 20:01

Wah, Dua Spanduk Kandidat Ini Terpajang Nyata di Jalan Nangka

Spanduk Paslon Gubri kini tampaknya semakin berterbaran,  meski Bawaslu melarang pemasangan atribut kampanye namun nyatanya himbauan itu tidak diindahkan. 

Box Culvert Penyebab Banjir di Perumahan Panam Regency?
Rabu, 21 Pebruari 2018 19:46

Box Culvert Penyebab Banjir di Perumahan Panam Regency?

Plt Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi, mengatakan salah satu penyebab terjadinya banjir di Panam tepatnya Perumahan Panam Regency ialah adanya pembangunan box culvert.