Tiga PNS Cipta Karya Kampar Beri Kesaksian Terkait Korupsi Dana UP

Jumat, 19 Mei 2017 23:38
Tiga PNS Cipta Karya Kampar Beri Kesaksian Terkait Korupsi Dana UP
Foto : tiga saksi dirumah sebelum memberikan keterangan

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU - Sidang perkara korupsi dana UP pada Dinas Cipta Karya Kabupaten Kampar dengan terdakwa, Yusman,  Bendahara pengeluaran Tahun 2010 hingga 2015, Kamis (18/5/2017) kembali digelar di Pengadilan Tipikor Pekanbaru.

Dihadapan majelis hakim yang diketuai Toni SH,  Jaksa Penuntut Umum menghadirkan tiga PNS Dinas Cipta Karya Kabupaten Kampar sebagai saksi. Ketiganya yakni, Mayusri, PPK Kegiatan Infrastruktur Pedesaan, Siwi Astuti, Pembantu PPK dan Khaliman, selaku Kuasa Pengguna Anggaran.

Dalam keterangannya, saksi Mayusri mengatakan,  pada tahun 2014, dirinya ditunjuk sebagai PPK Infrastruktur Pedesaan dengan nilai anggaran Rp15 miliar. Dana tersebut untuk 60 desa. Desa yang baik diberi Rp250 juta, yang sulit Rp300 juta.

Dari dana tersebut, Rp13 miliar diberikan ke desa, Rp1,3 untuk falilitator dan transportasi fasilitator Rp350 juta. Sementara yang dikelolanya hanya sekitar Rp800 juta. Dana ini menurutnya diminta bantuan terdakwa Yusman selaku Bendahara untuk mengurus ke DPKA.

Pada sidang tersebut, saksi Mayusri mengakui kalau dana perjalanan dinas dirinya ada dipotong oleh bendahara namun menurutnya ia tidak merasa dirugikan karena masih memiliki banyak kegiatan lain.

Ia didakwa melakukan tindak pidana korupsi di dinas tersebut dan hasilnya disimpan direkening, pribadi.

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum dari Kejari Kampar, Ostar SH, disebutkan,
perbuatan Yusman yang terjadi dari 2010 hingga tahun 2015 lalu, semasa menjabat Bendahara di Dinas Cipta Karya Pemkab Kampar. Telah menimbulkan kerugian negara sebesar Rp 1,4 miliar.

Bermula, dalam pengelolaan uang pengeluaran (UP), terdakwa telah menyalahgunakan wewenang dalam mengelolaan UP tersebut. Uang tersebut ditampung atas nama terdakwa sebesar Rp 3 miliar lebih.

Namun transaksi ini dinilai mencurigakan oleh PPATK, sehingga melaporkannya kepada pihak Kejaksaan. Setelah dilakukan penyidikan oleh pihak Kejaksaan, akhirnya diketahui Rp 1,4 miliar dari Rp 3 miliar tersebut tidak bisa dipertanggungjawabkan oleh terdakwa.

Dana sebesar Rp 1,4 miliar itu digunakan terdakwa untuk kepentingan pribadi, seperti membeli mobil dan sebagainya.

Atas perbuatan ini, Jaksa menilai perbuatan terdakwa melanggar pasal 2, Pasal 3 Pasal 18 Undang Undang Nomor 31 tahun 1999, tentang korupsi, jo Pasal 8 juncto Pasal 55, tentang bendahara PNS yang melakukan penyimpangan keuangan negara.(BPC17)

Klik tombol Like jika Anda suka dengan Berita ini

TRAVELLING

Berita Terkini

Pemutakhiran Data Pemilih, PPDP Sambangi Bupati Inhil
Sabtu, 20 Januari 2018 22:00

Pemutakhiran Data Pemilih, PPDP Sambangi Bupati Inhil

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melakukan pemutakhiran data pemilih. Mengawali tahapan tersebut, Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) menyambangi Bupati Inhil, HM Wardan, Sabtu (20/1/2018) pagi.

Merapat Yuk Nobar MU Malam Ini di Teras MG Corner Evo Hotel Pekanbaru
Sabtu, 20 Januari 2018 21:26

Merapat Yuk Nobar MU Malam Ini di Teras MG Corner Evo Hotel Pekanbaru

Bagi Anda fans klub Manchester United (MU) khususnya yang berada di Kota Pekanbaru sekitarnya, ramaikan nonton bareng (nobar) pertandingan MU berhadapan dengan Burnley malam ini, Sabtu (20/12/2018).

Dinyatakan Bersalah Oleh Bawaslu Riau, Sekdako M Noer Enggan Berkomentar
Sabtu, 20 Januari 2018 21:00

Dinyatakan Bersalah Oleh Bawaslu Riau, Sekdako M Noer Enggan Berkomentar

Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru, M Noer, enggan mengomentari pernyataan Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Riau yang mengatakan dirinya terbukti terlibat dalam politik praktis.

Sensasi Dengan Beragam Toping,  Hanya Rp 25 Ribu di Secret Lounge GTE Pekanbaru
Sabtu, 20 Januari 2018 20:30

Sensasi Dengan Beragam Toping, Hanya Rp 25 Ribu di Secret Lounge GTE Pekanbaru

Menikmati degan alias  kelapa segar bersama keluarga dan sahabat? Anda hanya merogoh kocek Rp25.000. 

Pentagon Keunggulan Dibalik Militer AS
Sabtu, 20 Januari 2018 20:00

Pentagon Keunggulan Dibalik Militer AS

Baru ini masih hangat diperbincangkan tentang dibalik keunggulan kemiliteran negara Amerika Serikat, bahwa pada hari Jumat (19/1/2018) kemarin pentagon membuat sebuah strategi pertahanan baru yang mereka  dikeluarkan.

37 OPD Kabupaten Karimun Terapkan Non Tunai Bersama Bank Riau Kepri
Sabtu, 20 Januari 2018 19:30

37 OPD Kabupaten Karimun Terapkan Non Tunai Bersama Bank Riau Kepri

Setelah sebelumnya menjadi pionir penerapan SIMDA di kawasan Propinsi Kepulauan Riau, kali ini Pemerintah Kabupaten Karimun kembali menandatangani perjanjian kerjasama dengan Bank Riau Kepri tentang pelaksanaan transaksi non tunai, Jumat (19/1/18).

Kiamat Sudah Dekat! Lima Partai Politik Setuju LGBT Berkembang di Indonesia
Sabtu, 20 Januari 2018 19:15

Kiamat Sudah Dekat! Lima Partai Politik Setuju LGBT Berkembang di Indonesia

Lima partai politik telah setuju LGBT berkembang di Indonesia. Bahkan, Undang-undang tentang LGBT juga tengah dibahas di DPR RI.

Gunung Sinabung Erupsi 6 Kali Hari Ini
Sabtu, 20 Januari 2018 19:02

Gunung Sinabung Erupsi 6 Kali Hari Ini

Gunung Sinabung kembali erupsi hari ini, Sabtu (20/1/2018).

Idola Celuller Buka Lowongan Kerja
Sabtu, 20 Januari 2018 12:54

Idola Celuller Buka Lowongan Kerja

Bagi anda yang sedang mencari informasi seputar lowongan kerja, kini Idola Celluler Pekanbaru sedang membutuhkan tenaga kerja.

Harga Beras dan Gula Akhir Pekan Ini di Pekanbaru Naik
Sabtu, 20 Januari 2018 12:30

Harga Beras dan Gula Akhir Pekan Ini di Pekanbaru Naik

Harga beras akhir pekan ini di Pekanbaru perlahan naik. Selain harga beras, harga gula khususnya gula merah juga mengalami kenaikan harga.