Terbukti Menipu, Mantan Kapolsek Rumbai Divonis 1,5 Tahun

Kamis, 18 Mei 2017 21:18
Terbukti Menipu, Mantan Kapolsek Rumbai Divonis 1,5 Tahun

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU - Komisaris Polisi Syamsurizal, mantan Kapolsek Rumbai  divonis selama satu tahun enam bulan penjara. Ia dinilai terbukti bersalah melakukan tindak pidana penipuan.

Vonis ini dibacakan majelis hakim yang diketuai Martin Ginting SH, di Pengadilan Negeri, Kamis (18/5),  sekitar pukul 18.00 WIB.  Vonis ini lebih tinggi dibanding tuntutan jaksa Penuntut Umum yang hanya mengajukan 11 bulan penjara.

Adapun hal yang memberatkan menurut majelis hakim antara lain, terdakwa merupakan aparat penegak hukum yang seharusnya menjadi panutan masyarakat. Perbuatan terdakwa merugikan orang lain.

Sementara hal yang meringankan antara lain, terdakwa bersikap sopan selama di persidangan dan belum pernah dihukum, serta memiliki tanggungan keluarga.

Sebelumnya, Syamsurizal didakwa telah melakukan penipuan dengan menjanjikan Fauzan lulus tes polisi tahun 2014 lalu dengan membayar sebesar Rp175 juta.

Dihadapan majelis hakim yang diketuai Martin Gunting SH, terdakwa Syamsurizal mengakui ada menerima uang sebesar Rp175 juta dari orangtua Fauzan. Uang itu diterimanya secara bertahap pada sekitar bulan Maret 2014 lalu. Tahap pertama uang diterima sebesar Rp100 juta dan tahap kedua sebesar Rp75 juta. Penerimaan uang itu dilengkapi dengan bukti tertulis.

Uang tersebut menurut terdakwa untuk diberikan untuk membantu meluluskan Fauzan menjadi polisi. Namun kenyataannya Fauzan tidak lulus dan uang tidak dikembalikan. Lebih lanjut terdakwa Syamsurizal mengakui bahwa dirinya juga ada memimta uang kepada korban lain yakni Ibrahim, untuk membantu meluluskan menjadi polisi, namun yang bersangkutan juga tidak lulus seleksi.

Pada kesempatan tersebut, terdakwa Samsurizal mengaku menyerahkan uang sebesar Rp100 juta tersebut kepada seseorang yang bernama Suparjo di Jakarta yang mengaku bertugas di Mabes Polri. Uang tersebut menurutnya diserahkannya di salah satu penginapan di Jakarta, ketika dirinya berangkat ke Jakarta.

Ia mengaku kenal dengan Suparjo ketika pendidikan di Jakarta. Namun belakangan diketahui bahwa tidak ada Suparjo yang bertugas di Mabes Polri.

Namun ketika ditanya jaksa apa ada bukti dan saksi bahwa uang tersebut diserahkan kepada Suparjo, terdakwa Syamsurizal mrngaku tidak memilikinya.

Usai mendengarkan keterangan terdakwa, sidang kemudian ditunda dan akan dilanjutkan Kamis mendatang dengan agenda mendengar tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum. (BPC17)

TRAVELLING

Berita Terkini

Gaya Cowok Masa Kini 'Tampil Keren Gak Pake Repot' di Unity Pitstop
Jumat, 18 Agustus 2017 17:20

Gaya Cowok Masa Kini 'Tampil Keren Gak Pake Repot' di Unity Pitstop

Meskipun terkesan cuek, bukan berarti cowok tidak bisa tampil gaya. Dengan ciri khas tampil keren tidak perlu repot, para cowok bisa menentukan gaya paling pas bagi mereka. 

Khatib Jumat Ahmad Hijazi: Berhentilah Berpecah-Belah
Jumat, 18 Agustus 2017 17:10

Khatib Jumat Ahmad Hijazi: Berhentilah Berpecah-Belah

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Ahmad Hijazi menjadi khatib salat Jumat di Masjid Al-Hidayah Kantor Gubernur Riau. 

Polresta Pekanbaru Diminta Tidak Main-main Terhadap Kasus Pembakaran Mayat Wanita di Rumbai
Jumat, 18 Agustus 2017 17:00

Polresta Pekanbaru Diminta Tidak Main-main Terhadap Kasus Pembakaran Mayat Wanita di Rumbai

Kapolda Riau, Irjenpol Zulkarnain menegaskan agar Polresta Pekanbaru serius dan tidak main-main, dalam tangani kasus pembunuhan dan pembakaran mayat wanita di Rumbai.

Ke Kampus Pakai Sandal, Menteri Susi Tetap Disambut Gemuruh Tepuk Tangan
Jumat, 18 Agustus 2017 16:50

Ke Kampus Pakai Sandal, Menteri Susi Tetap Disambut Gemuruh Tepuk Tangan

"Maaf ya, saya pakai sandal. Soalnya kaki saya sakit." Itu lah kalimat yang muncul dari bibir Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti saat turun dari mobilnya di Kampus ITB, Jumat (18/8/2017).

PT RAPP Disebut Tak Bayar SPJ 37 Miliar, Mahasiswa Desak Polda Tangkap Rudi Fajar dan Sukanto
Jumat, 18 Agustus 2017 16:40

PT RAPP Disebut Tak Bayar SPJ 37 Miliar, Mahasiswa Desak Polda Tangkap Rudi Fajar dan Sukanto

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Peduli Lingkungan Provinsi Riau, Jumat (18/8/2017), melakukan aksi demonstrasi di Mapolda Riau. 

Jelang Idul Adha, Tak Ada Peningkatan Transaksi di Pegadaian
Jumat, 18 Agustus 2017 16:30

Jelang Idul Adha, Tak Ada Peningkatan Transaksi di Pegadaian

Jelang hari raya kurban aktivitas menggadaikan barang di Pegadaian tidak begitu tampak peningkatan.

Dompet Dhuafa Salurkan Hewan Kurban ke Talang Mamak dan Palestina
Jumat, 18 Agustus 2017 16:20

Dompet Dhuafa Salurkan Hewan Kurban ke Talang Mamak dan Palestina

Jumat (18/08/2017), Dompet Dhuafa Riau sudah mengumpulkan puluhan ekor hewan kurban. 

Berencana Kabur ke Sumbar, Polisi Masih Cari Tas Pelaku yang Bakar Mayat Kekasihnya Itu
Jumat, 18 Agustus 2017 16:10

Berencana Kabur ke Sumbar, Polisi Masih Cari Tas Pelaku yang Bakar Mayat Kekasihnya Itu

Kasus pembunuhan dan pembakaran mayat di Rumbai yang menimpa Ema Desrita (21) masih akan terus didalami oleh pihak kepolisian.

Bupati Suyatno Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Puskesmas Sinaboi
Jumat, 18 Agustus 2017 15:55

Bupati Suyatno Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Puskesmas Sinaboi

Bupati Rohil, Suyatno hadiri secara langsung peletekan batu pertama dalam pembangunan Puskesmas baru yang berada di Kecamatan Sinaboi. 

Dinas Peternakan Pekanbaru Prediksi Tahun Ini Kebutuhan Hewan Qurban Capai 9556 Ekor
Jumat, 18 Agustus 2017 15:45

Dinas Peternakan Pekanbaru Prediksi Tahun Ini Kebutuhan Hewan Qurban Capai 9556 Ekor

Jelang Hari Raya Idul Adha, atau Hari Raya Kurban, Dinas Peternakan Kota Pekanbaru, memprediksi kebutuhan hewan kurban di Kota Pekanbaru, mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.