Sumbangan Dana Kampanye, Satu Orang Maksimal Rp 75 Juta

Rabu, 14 Pebruari 2018 11:40
Sumbangan Dana Kampanye, Satu Orang Maksimal Rp 75 Juta

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU - KPU telah menetapkan batas sumbangan maksimal yang bisa diberikan kepada calon gubernur oleh perorangan. Dalam aturan KPU, satu orang hanya boleh menyumbang maksimal Rp 75 Juta.

Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Riau, Ilham Yasir menyebutkan bahwa Rp 75 juta adalah batas maksimal sumbangan perorangan, meskipun disumbangkan dalam beberapa tahap.

"Jadi, Rp 75 juta itu sudah batasnya. Apakah dia langsung mengumbang Rp 75 juta, ataukah itu sebesar Rp 20 juta atau Rp 30 juta, yang jelas, setelah sampai Rp 75 juta, sudah tidak bisa lagi," terang Ilham, Rabu (14/2/2018).

Dilanjutkan Ilham, data penyumbang dana kampanye ini juga harus jelas. Untuk menyumbangkan dana kampanye, seseorang itu harus mempunyai identitas yang lengkap, seperti KTP dan juga NPWP.

"Jadi, seperti atas nama hamba Allah, itu tidak boleh. untuk menyumbangkan dana kampanye, seseorang itu harus mempunyai identitas yang lengkap," tegasnya.

Sementara itu, dalam PKPU Nomor 5 Tahun 2017, bagi perorangan yang ingin menyumbang dana kampanye, hanya diperbolehkan maksimal Rp 75 juta. Selain itu, identitas penyumbang juga harus dicantumkan untuk memudahkan proses audit.

Sedangkan sumbangan dari partai politik atau gabungan partai politik, nilainya maksimal Rp 750 juta. Selain itu, sumbangan dana kampanye dari partai politik ini juga harus dilengkapi dengan identitas penyumbang yang mencakup nama parpol, alamatnya, nomor akte pendirian parpol, nomor NPWP, nama dan alamat pimpinan parpol, nomor telepon genggam pimpinan parpol, jumlah sumbangan, dan asal perolehan dana.

Pihak kelompok swasta juga dipersilahkan jika ingin menyumbang dana kampanye. Jumlahnya maksimal Rp 750 juta.

Sumbangan dari kelompok swasta ini juga harus dilengkapi dengan nama kelompok, alamat kelompok, nomor identitas, pimpinan kelompok, nomor telepon/telepon genggam (aktif), Nomor Pokok Wajib Pajak kelompok atau pimpinan kelompok, apabila ada, dicantumkan juga nama dan alamat pimpinan kelompok, serta jumlah sumbangan.

Sumbangan kelompok swasta ini juga disertakan dengan asal perolehan dana dan keterangan tentang status badan hukum atau status kelompok. (bpc2)

Klik tombol Like jika Anda suka dengan Berita ini

TRAVELLING

Berita Terkini

MTQ Tingkat Kelurahan Mentangor Dimulai Hari Ini
Sabtu, 24 Pebruari 2018 13:08

MTQ Tingkat Kelurahan Mentangor Dimulai Hari Ini

 Perlombaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kelurahan Mentangor dimulai hari ini, Sabtu (24/2/2018) pagi.

Cegah Peredaran Uang Palsu Saat Pilkada, Polda Riau Bentuk Satgas
Sabtu, 24 Pebruari 2018 12:56

Cegah Peredaran Uang Palsu Saat Pilkada, Polda Riau Bentuk Satgas

Polda Riau bentuk Tim Satgas money politic. Tim ini juga akan menelusuri peredaran uang palsu yang kemungkinan besar banyak beredar jelang Pilkada di Riau.

Laporan Soal Isteri Firdaus, Bawaslu Riau: Rumah Tangga Paslon Bukan Urusan KPU
Sabtu, 24 Pebruari 2018 12:43

Laporan Soal Isteri Firdaus, Bawaslu Riau: Rumah Tangga Paslon Bukan Urusan KPU

Bawaslu Riau memutuskan jumlah isteri Firdaus tidak menjadi urusan KPU. Dengan demikian, laporan dugaan pelanggaran KPU Riau dihentikan.

Diduga Dianiaya Anak Sendiri, Pria 60 Tahun di Siak Ditemukan Tewas Berlumuran Darah
Sabtu, 24 Pebruari 2018 12:35

Diduga Dianiaya Anak Sendiri, Pria 60 Tahun di Siak Ditemukan Tewas Berlumuran Darah

 Warga Kelurahan Kampung Rempak Siak, pagi tadi, Sabtu (24/2/2018), digegerkan dengan penemuan mayat laki-laki berlumuran darah. 

Kenali Ciri-ciri Uang Palsu, Masih Berlakukah 3D?
Sabtu, 24 Pebruari 2018 12:08

Kenali Ciri-ciri Uang Palsu, Masih Berlakukah 3D?

Anda pastinya sudah tidak asing lagi dengan sosialisasi BI bagaimana cara sederhana mengenali uang palsu. Trik membedakan mana uang palsu dan uang asli yang begitu populer yakni 3D. Masih berlalukah itu?

Lowongan Kerja Guru TK di Pekanbaru
Sabtu, 24 Pebruari 2018 11:55

Lowongan Kerja Guru TK di Pekanbaru

Bagi anda yang sedang mencari informasi seputar lowongan kerja,  kini PAUD Aufa Kids Pekanbaru sedang membutuhkan tenaga pendidik untuk ditempatkan pada posisi Guru TK.

Uang Palsu Jelang Pilkada, Pemprov Riau Desak BI dan Aparat Bergerak Cepat
Sabtu, 24 Pebruari 2018 11:34

Uang Palsu Jelang Pilkada, Pemprov Riau Desak BI dan Aparat Bergerak Cepat

Pemprov Riau desak Bank Indonesia (BI) dan aparat penegak hukum, untuk lebih atif menekan peredaran uang palsu jelang Pilkada serentak.

PWI Riau Tanam 500 Bibit Pohon di Stadiun Utama Riau
Sabtu, 24 Pebruari 2018 11:02

PWI Riau Tanam 500 Bibit Pohon di Stadiun Utama Riau

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) melakukan penanaman 500 bibit pohon di stadiun utama,  sabtu (24/02/2018).  

Akhir Pekan, Hampir Seluruh Harga Sayuran di Pekanbaru Turun
Sabtu, 24 Pebruari 2018 10:47

Akhir Pekan, Hampir Seluruh Harga Sayuran di Pekanbaru Turun

 Harga beberapa jenis sayuran yang dijual di Kota Pekanbaru mengalami penurunan memasuki akhir pekan ini, Sabtu (24/2/2018).

Begini Cerita Nasabah Terima Uang Palsu Jelang Pilkada
Sabtu, 24 Pebruari 2018 10:27

Begini Cerita Nasabah Terima Uang Palsu Jelang Pilkada

Waspada uang palsu jelang Pilkada. Momentum ini seperti peluang bagi pelaku untuk sebarkan uang palsu ke tengah masyarakat. Sebab pada saat Pilkada, diperkirakaan perputanan rupiah meningkat.