Simpan Sabu, Tiga Tersangka Diciduk Polisi Saat di Salon

Senin, 20 Maret 2017 15:12
Simpan Sabu, Tiga Tersangka Diciduk Polisi Saat di Salon
foto: istimewa/Eli

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU - Salah satu salon menjadi tempat transaksi narkoba. Dalam kasus itu, Polres Indragiri Hilir meringkus tiga pelaku penyalahgunaan narkoba. 

Kasat Res Narkoba Polres Inhil, AKP Bachtiar, SH mengatakan, Unit Opsnal Sat Res Narkoba melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan tiga tersangka.

Baca: Bawa Sabu, Tukang Ojek Diciduk Polisi

"Setelah mendapat informasi yang akurat, pada hari Minggu 19 Maret 2017 sekira pukul 15.30 WIB, Unit Opsnal langsung menangkap ketiga pelaku yaitu AC alias Aseng, J alias Iju dan H alias Moza, saat mereka sedang berada di Salon Moza Jalan Gunung Daek," kata AKP Bachtiar, Senin (20/3/2017).

Saat dilakukan penggeledahan, diperoleh BB. Sesudah penggeledahan di Salon Moza, kemudian dilanjutkan pengeledahan di rumah pelaku AC di Jalan Sekiatar, Gunung Daek dan diperoleh lagi barang bukti sabu. 

"Saat ini ketiga pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Polres Inhil untuk penyidikan lebih lanjut," kata Unit Opsnal sat Narkoba, Bachtiar.

Baca: Napi Lapas kelas 2 Rohul Simpan Sabu Dalam Celana

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan dari Salon Moza berupa 1 (satu) paket besar narkotika jenis sabu-sabu di dalam kotak susu Dancow di bungkus plastik warna hitam (berat BB sabu-sabu 79 gram), 1 (satu) paket kecil sabu-sabu (berat BB 0,2 gram), 7 (tujuh) lembar plastik putih bening diduga pembungkus sabu-sabu, 1 (satu) unit sepeda motor Vario warna hitam, 1 (satu) unit sepeda motor jenis HONDA HMX warna hitam, 1 (satu) unit sepeda motor Honda Vario merah hitam, 1 (satu) buah tas warna hitam, 1 (satu) buah dompet warna hitam, 1 (satu) unit handphone merk OPPO F1 warna emas, 1 (satu) unit handphone merk Samsung tipe GT-E1272 warna gold, 1 (satu) unit handphone merk Samsung tipe GT-E1272 warna putih, 1 (satu) unit handphone merk Nokia warna hitam dan 1 (satu) unit handphone merk Xiomi Redmi 3, 1 (satu) unit handphone merk Samsung tipe GT-E1272 warna silver, uang tunai Rp7.458.000,- (tujuh juta empat ratus lima puluh delapan ribu rupiah), serta uang tunai Rp1.072.000,- (satu juta tujuh puluh dua ribu rupiah).

Baca: Dua Paket Besar Sabu Disita Polres Bengkalis

Sementara hasil pengeledahan di rumah diduga pelaku AC di Jalan Gunung Daek ditemukan 4 (empat) buah kaca pirek, 2 (dua) unit timbangan digital, 1 (satu) set bong (alat isap sabu-sabu), 1 (satu) buah kotak rokok warna hitam yang berisikan 1 (satu) plastik kleb yang diduga bekas pembungkus sabu-sabu, 4 (empat) lembar plastik putih bening yang diduga pembungkus sabu-sabu. 


Penulis : Eli Suwanti

TRAVELLING

Berita Terkini

Pangkas APBD Perubahan Rp 600 Miliar, Pemprov Riau Kurangi Perjalanan Dinas
Senin, 21 Agustus 2017 13:16

Pangkas APBD Perubahan Rp 600 Miliar, Pemprov Riau Kurangi Perjalanan Dinas

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau kembali merasionalisasi anggaran. Diproyeksikan APBD Perubahan Riau 2017 berkurang sebesar Rp 600 miliar. 

Supir Taksi Konvensional Bubar Setelah dengarkan Keputusan Ini
Senin, 21 Agustus 2017 13:15

Supir Taksi Konvensional Bubar Setelah dengarkan Keputusan Ini

Hingga Siang ini, Senin (21/8/2017), para supir taksi konvensional masih kerumuni kantor DPRD Kota Pekanbaru. Mereka menunggu hasil dialog perwakilan supir taksi dengan anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru. 

Perwakilan Taksi Konvensional Kecewa Gagal Jumpa Dengan Walikota Pekanbaru
Senin, 21 Agustus 2017 13:10

Perwakilan Taksi Konvensional Kecewa Gagal Jumpa Dengan Walikota Pekanbaru

Pertemuan yang digelar oleh pengelola taksi konvensional dengan Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru di ruang rapat lantai 3 Kantor Walikota Pekanbaru, Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru, Senin (21/8/2017), menuai kekecewaan dari pengelola perwakilan taksi konvensional yang hadir.

Jelang Hari Kelapa Dunia, Harga Kelapa Inhil Belum Stabil
Senin, 21 Agustus 2017 13:05

Jelang Hari Kelapa Dunia, Harga Kelapa Inhil Belum Stabil

Jelang Hari Kelapa Dunia yang akan dilaksanakan di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) pada 9 September 2017 mendatang, harga kelapa minggu ini naik menjadi Rp 23.000 perkilonya.

Kerususan Angkutan Online VS Konvensional, 9 Mobil Taksi Rusak
Senin, 21 Agustus 2017 12:55

Kerususan Angkutan Online VS Konvensional, 9 Mobil Taksi Rusak

Sebanyak 9 mobil taksi rusak, akibat aksi rusuh yang terjadi antara para driver para angkutan online dan konvensional Minggu malam kemarin. Peristiwa itu terjadi di kawasan Mall SKA Pekanbaru. 

Dishub Kota Pekanbaru: Operasi Angkutan Online Akan Dihentikan
Senin, 21 Agustus 2017 12:45

Dishub Kota Pekanbaru: Operasi Angkutan Online Akan Dihentikan

Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Arifin Harahap mengatakan operasi angkutan online akan dihentikan, sampai masalah izin terselesaikan. 

Jelang Idul Adha, Petani Bawang Prei di Sumbar Bisa Tersenyum
Senin, 21 Agustus 2017 12:35

Jelang Idul Adha, Petani Bawang Prei di Sumbar Bisa Tersenyum

Melonjaknya harga Bawang Prei sejak dua pekan terakhir, membuat para petani bisa tersenyum lega.

Gelar Pertemuan Dengan Dishub, Perwakilan Taksi Konvensional Tegaskan Tolak Angkutan Online di Pekanbaru
Senin, 21 Agustus 2017 12:25

Gelar Pertemuan Dengan Dishub, Perwakilan Taksi Konvensional Tegaskan Tolak Angkutan Online di Pekanbaru

Pasca kerusuhan kendaraan angkutan umum konvensional dengan angkutan umum berbasis online, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru langsung menggelar pertemuan dengan seluruh perwakilan taksi konvensional yang ada di Pekanbaru.

BKD Bakal Perpanjang Pendaftaran Seleksi Pejabat di Tiga OPD
Senin, 21 Agustus 2017 12:15

BKD Bakal Perpanjang Pendaftaran Seleksi Pejabat di Tiga OPD

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau berencana memperpanjang waktu pendaftaran tiga posisi pejabat eselon II di Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Angkutan Online VS Konvensional, Sudirman: Pendapatan Kami Anjlok Hingga 80 Persen
Senin, 21 Agustus 2017 12:05

Angkutan Online VS Konvensional, Sudirman: Pendapatan Kami Anjlok Hingga 80 Persen

Sopir taksi konvensional di Pekanbaru mengeluhkan anjloknya pendapatan hingga 80%. Itu terasa pasca semakin merebaknya angkutan online masuk ke Kota Pekanbaru.