Kasus Surat Palsu Pimpinan KPK Bisa Dihentikan

Selasa, 14 November 2017 18:16
Kasus Surat Palsu Pimpinan KPK Bisa Dihentikan

BERTUAHPOS.COM (BPC), NASIONAL - Kasus pimpinan KPK yang dilaporkan oleh Ketua DPR Setya Novanto bisa dihentikan, jika polisi tidak menemukan bukti terhadap laporan yang diajukan Mabes Polri.

Hal ini diungkapkan oleh Kadiv Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto, ketika menanggapi soal perkembangan kasus tersebut, di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (14/11/2017). 

Pimpinan KPK Agus Rahardjo dan Saut Situmorang dilaporkan Setnov karena diduga telah membuat surat palsu dan penyalahgunaan wewenang. "Apabila nanti tidak ada bukti-bukti kuat, maka bisa saja dihentikan dengan SP3," ujarnya.

Setyo menjelaskan, SPDP sendiri merupakan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan oleh Polri. Hal tersebut berarti pihak kepolisian akan mencari bahan ketetangan untuk membuka perkara. "Artinya oleh Polri kita akan mencari bahan keterangan sebanyaknya untuk membuka terang suatu perkara," tambahnya.

Ada hal berbeda diterapkan oleh KPK. Sebab di KPK, penetapan tersangka dimulai dari pengeluaran sprindik. "Kalau di Polri, SPDP itu baru memberi tahu kejaksaan bahwa Polri masih menyidik suatu kasus," kata dia. (bpc3)

Klik tombol Like jika Anda suka dengan Berita ini

TRAVELLING

Berita Terkini

Tahun Baru, The Premiere Hadirkan Loft Sweat Party
Selasa, 12 Desember 2017 00:00

Tahun Baru, The Premiere Hadirkan Loft Sweat Party

Tidak terasa, dentingan jam menuju 2018 sebentar lagi akan terdengar. 2017 akan menjadi kenangan dan selamat datang 2018. 

Cegah Difteri, Dokter Anak: MUI Sebut Vaksin Diperbolehkan
Senin, 11 Desember 2017 22:58

Cegah Difteri, Dokter Anak: MUI Sebut Vaksin Diperbolehkan

Difteri kembali mewabah di Indonesia. Satu-satunya cara untuk mencegahnya adalah dengan cara vaksinasi. Namun ada sebagian orang menganggap bahwa vaksin haram.

Trend 2018, Warna Lipstk Lebih Strong
Senin, 11 Desember 2017 22:43

Trend 2018, Warna Lipstk Lebih Strong

Tahun 2017,  penggunaan lipstik identik dengan warna ringan atau nude.  

Video Aksi Mahasiswa, Percepat Proses Kasus Korupsi Tugu Anti Korupsi
Senin, 11 Desember 2017 22:34

Video Aksi Mahasiswa, Percepat Proses Kasus Korupsi Tugu Anti Korupsi

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Riau lakukan unjuk rasa di depan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Riau, Senin (11/12/2017).

Drawing 16 Besar UCL: Madrid Jumpa PSG, Barca Berhadapan Chelsea
Senin, 11 Desember 2017 22:24

Drawing 16 Besar UCL: Madrid Jumpa PSG, Barca Berhadapan Chelsea

UEFA selaku badan sepakbola tertinggi di Eropa, baru saja menyelesaikan drawing babak 16 besar UEFA Champions League (UCL), Senin (11/12/2017).

PDIP Umumkan Cagub Riau Akhir Pekan Ini
Senin, 11 Desember 2017 22:08

PDIP Umumkan Cagub Riau Akhir Pekan Ini

 PDIP akan mengumunkan calon Gubernur Riau jagoannya pada akhir pekan ini. Pengumuman ini akan dilakukan setelah rakornas PDIP di Bogor, Jawa Barat.

Vaksin, Pecegah Paling Ampuh Difteri
Senin, 11 Desember 2017 21:51

Vaksin, Pecegah Paling Ampuh Difteri

Ia mengatakan bahwa vaksin dapat melindungi bukan hanya bagi orang yang divaksin, tetapi juga dapat melindungi orang di sekitarnya. 

Solidkan Internal, Panwaslu Samakan Persepsi Hadapi Pemilu
Senin, 11 Desember 2017 21:41

Solidkan Internal, Panwaslu Samakan Persepsi Hadapi Pemilu

Menghadapi tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif, presiden dan wakil presiden serentak April 2019 mendatang, berbagai persiapan terus dilakukan termasuk memperkuat pengawasan pemilu. 

Masyarakat Enggan Diimun, Dinkes Pekanbaru: Jangan Takut
Senin, 11 Desember 2017 21:34

Masyarakat Enggan Diimun, Dinkes Pekanbaru: Jangan Takut

Masyarakat jangan takut untuk diimun. Hal tersebut ditegaskan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru, Senin (11/12/2018).

Miris, Masih Ada Gaji Guru Rp 600 Ribu Perbulan di Riau
Senin, 11 Desember 2017 21:26

Miris, Masih Ada Gaji Guru Rp 600 Ribu Perbulan di Riau

Miris, saat ini masih ada guru yang hanya bergaji sebanyak Rp 600 ribu perbulan di Riau. Penemuan itu berdasarkan sidak yang dilakukan oleh komisi E DPRD Riau ke beberapa sekolah tingkat menengah atas.