Berontak Saat Digerebek, Residivis Narkoba Mengakhiri Hidup di Tangan Polisi

Sabtu, 18 Maret 2017 08:55
Berontak Saat Digerebek,  Residivis Narkoba Mengakhiri Hidup di Tangan Polisi
Barang bukti (Foto: Eli)

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU - Aparat kepolisian Resor Rokan Hilir terpaksa melepaskan tembakan, residivis tersangka kasus narkotika dan obat-obatan terlarang berinisial ZE (33), warga Kepenguluan Bantaian Kecamatan Batu Hampar hingga meninggal dunia karena melawan petugas.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo di Pekanbaru mengatakan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.

“Sesuai prosedur Undang-Undang, petugas kemudian membawa korban ke Pusat Kesehatan Masyarakat Batu Hampar, namun nyawa ZE tak dapat tertolong," sebut Kabid Humas.

Penembakan dilakukan tim Operasional Po|isi Sektor Batu Hampar, Kamis kemarin sekitar pukul 15.30 WlB. Setelah itu didampingi oleh pejabat dari Kepolisian Resor Rokan Hilir yakni Kepala Satuan

"Hal ini dimaksudkan untuk menghindari ekses negatif dari penyebar isu bahwa korban sengaja dibunuh aparat,"ujar Guntur.

Dia mengatakan tersangka berusaha melawan dengan cara membacok petugas yang akan menangkapnya. Tersangka merupakan residivis kambuhan yang sudah bolak balik keluar masuk penjara karena terlibat kasus yang sama.

Kejadiannya berawal sekitar pukul 15.00 WIB saat Kapolsek Batu Hampar lpda S Sijabat mendapat informasi dari keluarga tersangka bahwa ZE yang merupakan buronan sedang berada di seputar wilayah Kepenguluan Bantaian.

 "Dia (tersangka) diketahui keberadaannya di kediaman OT yang merupakan abang ipar tersangka ZE," tambah Guntur.

Kapolsek bersama tim Opsnal Polsek Batu Hampar langsung melakukan penggerebekan dan penangkapan terhadap pelaku. Namun ZE mengunci dirinya dan  tidak mau keluar kamar.

 "Petugas kita sudah membujuknya agar tersangka mau menyerahkan diri dan tentu akan diperlakukan sesuai hak haknya sebagai  seorang tersangka," ucap Guntur
Aryo.

Namun ajakan pesuasif tidak di gubris oleh tersangka, tersangka ZE membekali dirinya dengan parang. Petugas akhirnya memutuskan untuk mendobrak pintu kamar sambil bersiaga dengan kemungkinan terburuk perlawanan dari tersangka.

"Pada saat pintu didobrak, tersangka langsung menyerang petugas dengan menyodorkan parang," sambung Guntur.

Melihat bahaya yang mengancam dan hanya berjarak sekitar satu meter sehingga tak Iagi dapat dielakkan, maka petugas tak punya pilihan Iain hingga akhirnya melumpuhkan tersangka dengan timah
panas yang mengakibatkan ZE tergeletak.

"Polsek Batu Hampar dan Sat Intelkam Polres Rohil terus melakukan Penggalangan terhadap keluarga dan masyarakat agar tidak terpancing dengan isue-isue provokasi oleh pihak ketiga. Bahwa Kepolisian melaksanakan tugas sesuai prosedur, akhirnya keluarga korban menerima tindakan Kepolisian yang sdh kita laksanakan," terang Guntur Aryo.

Penulis: Eli Suwanti

Klik tombol Like jika Anda suka dengan Berita ini

TRAVELLING

Berita Terkini

Gejolak Kenaikan Harga Jelang Natal dan Tahun Baru Perlu Ditanggapi Cepat
Rabu, 13 Desember 2017 14:05

Gejolak Kenaikan Harga Jelang Natal dan Tahun Baru Perlu Ditanggapi Cepat

Sejumlah harga bahan pokok rumah tangga mulai menunjukan kenaikan harga jelang perayaan natal dan tahun baru 2018. 

Jikalahari: Tidak Ada Kasus Kebakaran Hutan Disebabkan oleh Masyarakat Adat
Rabu, 13 Desember 2017 13:38

Jikalahari: Tidak Ada Kasus Kebakaran Hutan Disebabkan oleh Masyarakat Adat

Sampai hari ini, tidak ada kasus kebakaran hutan yang disebabkan oleh masyarakat adat di Provinsi Riau.

Harga Ikan di Pekanbaru Perlahan Naik
Rabu, 13 Desember 2017 13:05

Harga Ikan di Pekanbaru Perlahan Naik

Awal pekan ini, harga beberapa jenis ikan di Kota Pekanbaru mengalami kenaikan harga.

Sambut 2018, Golden Tulip Hadirkan Party Zaman Now
Rabu, 13 Desember 2017 12:55

Sambut 2018, Golden Tulip Hadirkan Party Zaman Now

Hotel Golden Tulip Essential Pekanbaru menyambut tahun 2018 dengan menyuguhkan berbagai paket menarik yang dikemas dalam 'Party Zaman Now', yang akan berlangsung di Grand Ballroom pada 31 Desember 2017 mendatang.

Pustaka di Sialang Bungkuk, Napi Harus Baca Buku
Rabu, 13 Desember 2017 12:45

Pustaka di Sialang Bungkuk, Napi Harus Baca Buku

Dinas Perpustakaan, Arsip dan Dokumen Soeman HS buka pustaka di Lapas Sialang Bungkuk.

Wuih, Harga Cabai Rawit di Pasar Cik Puan Sentuh Angka Rp 70 Ribu Per Kilogram
Rabu, 13 Desember 2017 12:35

Wuih, Harga Cabai Rawit di Pasar Cik Puan Sentuh Angka Rp 70 Ribu Per Kilogram

Harga cabai di pasar tradisional jelang akhir tahun mulai merangkak naik. Salah satunya kenaikan terjadi pada harga cabai rawit.  

Pasca Dakwah di Bali, LAM Riau Keluarkan Warkah Amaran Untuk Ustaz Abdul Somad
Rabu, 13 Desember 2017 12:25

Pasca Dakwah di Bali, LAM Riau Keluarkan Warkah Amaran Untuk Ustaz Abdul Somad

Tindakan pengusiran kepada Ustaz Abdul Somad oleh sejumlah Ormas di Bali beberapa waktu lalu berbuntut panjang. 

Jikalahari: Diamkan Kasus RAPP, Gubernur Riau Pengecut!
Rabu, 13 Desember 2017 12:15

Jikalahari: Diamkan Kasus RAPP, Gubernur Riau Pengecut!

Gubernur Riau dianggap pengecut jika membiarkan kasus RAPP berlanjut tanpa penyelesaian. Gubernur dianggap mengabaikan masyarakat lokal demi pemasukan dana dari RAPP.

Harga Ayam Potong di Pekanbaru Perlahan Naik
Rabu, 13 Desember 2017 12:05

Harga Ayam Potong di Pekanbaru Perlahan Naik

Harga ayam potong seperti ayam ras di Pekanbaru, perlahan mengalami kenaikan harga dibandingkan minggu sebelumnya.

Hafal Satu Juz Al-Quran? Ada Lowongan Kerja Pendamping Tahfizh Loh
Rabu, 13 Desember 2017 11:55

Hafal Satu Juz Al-Quran? Ada Lowongan Kerja Pendamping Tahfizh Loh

Bagi anda yang sedang mencari informasi seputar lowongan kerja, kini Sekolah Tahfizh Plus Khoiru Ummah sedang membutuhkan tenaga pendidik untuk ditempatkan pada posisi pendamping Tahfizh SD.