Kenali Penyakit Filariasis dan Gejalanya, Serta Obat Pencegahan

Minggu, 19 November 2017 16:18
Kenali Penyakit Filariasis dan Gejalanya, Serta Obat Pencegahan
BERTUAHPOS.COM (BPC), INHIL - Ahad (19/11/2017). Penyakit Filariasis atau yang sering dikenal degan sebutan penyakit Kaki Gajah yang merupakan golongan penyakit menular. Penyakit ini disebabkan oleh cacing Filaria yang ditularkan melalui berbagai jenis nyamuk.
 
Kepala Bidang (Kabid) penangulangan masalah kesehatan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Inhil, dr Saut Pakpahan menerangkan penyakit Filariasi ini di sebabkan oleh gigitan nyamuk yang meninggalkan parasit (larva) yang akan menjalar dan ketika sampai pada jaringan sistem lympa maka berkembanglah menjadi penyakit kaki gajah.
 
"Penyakit menahun (kronis) ini merupakan pembengkak pada organ tubuh seperti gajah, penyakit ini tidak menyebabkn kematikan, tapi membuat kecacatan seperti pembesaran kaki lengan, alat kelamin yang membuat segala aktifitas terhambat dan penyakit ini tidak bisa disembuhkan kecuali dicegah," jelasnya kepada kru bertuahpos.com beberapa hari yang lalu.
 
Sementara itu, Dr Rika yang sehari-hari bertugas di Puskesmas Tembilahan Kota, menyebutkan Penyakit kaki gajah ini disebabkan oleh 3 spesies cacing filarial yakni seperti, Wuchereria Bancrofti, Brugia Malayi dan Brugia Timori.
 
"Cacing berwujut seperti benang dan hidup dalam tubuh manusia terutama dalam kelenjar getah bening dan darah. Cacing ini dapat hidup dalam kelenjar getah bening manusia selama 4 hingga 6 tahun dan selain itu, dalam tubuh manusia cacing dewasa betina akan menghasilkan jutaan anak cacing (microfilaria) yang beredar dalam darah terutama malam hari." jelas dokter berparas cantik ini kepada kru bertuahpos.com. Ahad (19/11/2017)
 
Selain itu, Penyakit kaki gajah dapat menular (terinfeksi) apabila orang tersebut digigit nyamuk yang infektif yaitu nyamuk yang mengandung larva stadium III (L3).
 
"Sewaktu nyamuk menghisap darah sipenderita mengandung microfilaria atau binatang reservoir yang mengandung microfilaria. Siklus Penularan penyakit kaki gajah ini melalui dua tahap, yaitu perkembangan dalam tubuh nyamuk (vector) dan tahap kedua perkembangan dalam tubuh manusia (hospes) dan reservoair," lanjutnya.
 
Sebelumnya, ia menyebutkan Gejala dari kaki gajah ini tidak terlihat sama sekali, namun akan membuat demam tinggi, menggigil, dan kehilangan nafsu makan. Kemudian, bagian lutut ke bawah mulai membengkak, bahkan bisa bau busuk, dan kaki terasa berat sehingga membuat penderitanya sulit berjalan.
 
"Untuk Pencegahannya dapat meminum obat Albendazole dan diethyl carbamazine citrate (DEC) merupakan obat yang bisa dikonsumsi pada masyarakat usia 2 sampai 70 tahun. Setelah minum obat tersebut akan timbul rasa pusing, kondisi tersebut merupakan efek proses matinya cacing filaria di tubuh manusia. Untuk itu, sebaiknya konsumsi obat setelah makan," tutup Rika
 
Untuk diketahui, Obat yang di maksud juga dapat mencegah cacingan dikarna dapat mematikan cacing diperut seperti cacing gelang, cacing tambang. (bpc14)
Klik tombol Like jika Anda suka dengan Berita ini

TRAVELLING

Berita Terkini

Pemko Pekanbaru Optimis Pasar Induk Selesai Oktober 2018
Senin, 19 Pebruari 2018 22:00

Pemko Pekanbaru Optimis Pasar Induk Selesai Oktober 2018

Pemerintah Kota Pekanbaru optimis Pasar Induk akan selesai tepat waktu.

Dari Kurir Ayam Hingga Bartender, Kini Arief Jadi GM Termuda di Dunia Perhotelan
Senin, 19 Pebruari 2018 21:35

Dari Kurir Ayam Hingga Bartender, Kini Arief Jadi GM Termuda di Dunia Perhotelan

Kerja sampingan semasa sekolah menjadi rutinitas sehari-hari bagi pria tampan perawakan tinggi dan putih kelahiran 31 desember 1986.

Cetak Sawah di Pelalawan Rugikan Negera Rp1 Miliar
Senin, 19 Pebruari 2018 21:30

Cetak Sawah di Pelalawan Rugikan Negera Rp1 Miliar

Cetak sawah baru tahun 2012 di Desa Gambit Mutiara, Kabupaten Pelalawan, merugikan negara sebesar Rp1 miliar lebih.

Viral Video Anak Sekolah Menangis Memanggil Orang Tuanya Saat Gunung Sinabung Erupsi
Senin, 19 Pebruari 2018 20:45

Viral Video Anak Sekolah Menangis Memanggil Orang Tuanya Saat Gunung Sinabung Erupsi

Sebuah video anak-anak sekolah dasar yang sedang berlarian saat terjadinya erupsi Gunung Sinabung viral di media sosial.

Sambel Nyai Resto,  Angkat Konsep Perkampungan di Tengah Kota
Senin, 19 Pebruari 2018 19:15

Sambel Nyai Resto, Angkat Konsep Perkampungan di Tengah Kota

Beratapkan daun rumbia,  tempat makan satu ini menyajikan nuansa makanan khas sunda, Sambel Nyai Resto namanya. Sambel Nyai resto berlokasi di Jalan Tiung No. 24

Besok, Ustaz Abdul Somad akan Bergelar Datuk Seri Ulama Setia Negara
Senin, 19 Pebruari 2018 19:00

Besok, Ustaz Abdul Somad akan Bergelar Datuk Seri Ulama Setia Negara

Besok, Selasa (20/2/2018), Ustaz Abdul Somad akan dianugerahkan gelar 'Datuk Seri Ulama Setia Negara'. Pemberian gelar adat ini akan dilakukan oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau

Wow, Seminggu Ditayangkan Film Black Panther Untung Rp 4,8 Triliun
Senin, 19 Pebruari 2018 18:02

Wow, Seminggu Ditayangkan Film Black Panther Untung Rp 4,8 Triliun

Baru seminggu ditayangkan, film superhero berjudul Black Panther mampu meraup keuntungan US$361 juta atau jika dirupiahkan lebih dari Rp4,8 triliun.

Mengubah Sampah Menjadi Rupiah
Senin, 19 Pebruari 2018 17:18

Mengubah Sampah Menjadi Rupiah

Bank Sampah Pematang Pudu Bersih secara resmi digunakan sejak 1 Desember 2015. Sebelumnya, bank sampah yang didirikan pada 2012 itu bernama Bank Sampah Kopelapip Bersih. 

Ini Jawaban Kocak Plt Gubri Soal Kemen LHK Diam-diam ke Riau
Senin, 19 Pebruari 2018 16:45

Ini Jawaban Kocak Plt Gubri Soal Kemen LHK Diam-diam ke Riau

Plt Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim selalu melempar jawaban kocak dan menggelikan kepada wartawan.

Temui Masyarakat Suku Sakai, DPRD Riau Janjikan Hal Ini
Senin, 19 Pebruari 2018 16:06

Temui Masyarakat Suku Sakai, DPRD Riau Janjikan Hal Ini

Wakil Ketua DPRD Riau,  Kordias Pasaribu turun menemui massa masyarakat Sakai. Kepada masyarakat sakai, Kordias menjanjikan