Rumah Al Qur’an “Dari Pekanbaru Riau Mengaji”

Sabtu, 21 November 2015 08:00 1784
Rumah Al Qur’an “Dari Pekanbaru Riau Mengaji”
bertuahpos/mj

PEKANBARU, BERTUAHPOS.COM (BPC) – Selain fokus kepada pengembangan enterpreneur di masyarakat, program 100 hari DPD PKS Kota Pekanbaru yang menjadi fokus utama lainnya ialah pengembangan rumah Qur’an. Targetnya, lahirnya para penghafal Qur’an dari setiap rumah-rumah yang ada di Pekanbaru khususnya dan Riau secara umumnya.

Berikut wawancara khusus wartawan BertuahPos.com Muhammad Junaidi dengan Ketua DPD PKS Kota Pekanbaru Sofyan Siroj Lc MM yang juga alumni Al Azhar Cairo Mesir, dalam rangka mengembangkan program Rumah Al Qur’an ‘Dari Pekanbaru Riau Mengaji’.

Selain mendorong lahirnya enterprenuer atau wirausaha-wirausaha baru, Anda juga menggagas lahirnya para penghafal Qur’an disetiap rumah. Sebenarnya, apa yang di inginkan DPD PKS Kota Pekanbaru?

Kita ingin terwujudnya masyarakat dan negeri yang tidak asing dengan Al Qur’an. Munculnya para  huffads di Kota Pekanbaru. Kemudian terwujudnya proses pembinaan Tahfidz di masjid – masjid dan sekolah-sekolah, baik negeri maupun swasta.

Kita ingin terbangunnya kebiasaan kaum Muslimin suka mengaji dan suka menghapal, dan itu di mulai dari sini, Pekanbaru mengaji. Sekarang, orang tua dan anak-anak jauh satu sama lain, jauh dari Al Qur’an, jauh dari masjid. Kita tidak ingin itu, kita ingin masjid menjadi tujuan masyarakat dan para orang tua bersama anak-anaknya akrab dengan al Qur’an.

Contohnya?

Misalnya, program tahfidz Al Quran menjadi pilihan alternative bagi orang tua dan anak selepas waktu sekolah, sehingga terhindar dari waktu kosong yang sia-sia.

Sebenarnya Apa Yang Melatar Belakangi Lahirnya Pekanbaru Mengaji?

Sederhana saja, kita ingin Pekanbaru menjadi kota yang maju, makmur, unggul dan memiliki mental yang luar biasa, khususnya kaum Muslimin. Coba kita perhatikan, program tahfidz sampai sekarang ini masih berkiblat ke jawa, Sumatra Utara dan Jambi.

Padahal, banyak potensi dan bakat – bakat dari pondok pesantren yang ada di Riau yang belum diberdayakan untuk menjadi huffadz. Saat ini masih banyak jumlah masjid yang belum berfungsi untuk pembinaan generasi berbasiskan Al Qur’an.

Jadi Minat dan Kecintaan Alquran di Pekanbaru masih kecil?

Dari kajian kami terlihat masih lemahnya minat mengaji alquran. Sesungguhnya hal ini dapat dilihat, dan jika perlu dilakukan penelitian secara mendalam. Misalnya, berapa orang yang mampu mengaji di dalam sebuah keluarga? Berapa kali mengaji dalam sehari?  Berapa orang baliqh di rumah dan berapa buah Quran ada di rumah? Semua ini merupakan indikator masih lemahnya minat mengaji.

Lantas Program Apa Saja Yang Akan Digalakkan?

Pertama, kita akan mendorong program pembiasaan mengaji di kalanganmasyarakat. Kedua, kita mendorong dan mewujudkan kecintaan menghapal Al Qur’an. Selanjutnya kita akan menjalankan progam tahsin dan tahfidz. Kita akan libatkan semua pihak demi Pekanbaru yang lebih baik lagi, dari Pekanbaru Riau Mengaji.

Bagaimana Langkah – Langkahnya?

Tentu ada tahapan –tahapannya. Di tahun pertama, pembiasaan dan mewujudkan kecintaan kepada Al Qur’an (lancar membaca Al Qur’an) . Di tahun kedua, program tahsin (WisudaTahsin 2 kali setahun). Kemudian di tahun ketiga, program Tahfidz Al Qur’an.

Jika ini Berjalan, Apa Yang Akan Terjadi?

Segala sesuatunya akan menjadi luar biasa. Pekanbaru akan menjadi pusat perhatian nasional, bahkan dunia. Mengapa? Karena di Pekanbaru masjid menjadi pusat sentral kegiatan masyarakat berbasis alquran. Menjadikan sekolah sebagai basis awal untuk integrasi alquran dalam proses pendidikan. Munculnya masyarakat yang terbiasa membaca Al Qur’an

Tidak itu saja, selain hadirnya masyarakat ke masjid untuk baca Al Qur’an, juga semakin bertambahnya interaksi antar kaum muslmin dan interaksi dengan Al Qur’an di setiap kecamatan yang waktunya disesuaikan sebagai dasar untuk membentuk masyarakat yang madani. Orang-orang terbiasa membawa Al Qur’an dikantor-kantor, sekolah-sekolahdantempatlainnya.

Apa Pengaruhnya Jika ini Terwujud?

Jika progam ini berjalan, maka diantara outcome nya ialah berkurangnya korupsi karena  berinteraksi dengan Al Qur’an. Berkurangnya tradisi tawuran dikalangan pelajar. Menurunnya tingkat kriminalisasi  di Kota Pekanbaru. Lahirnya generasi Qur’ani sebagai pemimpin masa depan

Selanjutnya, tersalurnya para huffadz sebagai imam Masjid di Kota Pekanbaru dan sekitarnya. Meningkatnya kekuatan keilmuan dan intelektualitas generasi bangsa karena berinteraksi dengan Al Qur’an. InsyaAllah.(mj)

loading...
PUBLIC SERVICE

Berita Terkini

Pasar Bawah yang Melegenda
Sabtu, 21 Januari 2017 11:00

Pasar Bawah yang Melegenda

Siapa yang tidak tahu dengan Pasar Bawah Pekanbaru? Hampir semua warga Kota Pekanbaru mengetahui pasar yang terletak di Jalan Ahmad Yani Ujung ini. Bahkan ada yang menyebutkan belum ke Pekanbaru kalau belum berkunjung ke Pasar Bawah.

Aksi Demonstrasi Tolak Pelantikan Trump
Sabtu, 21 Januari 2017 10:43

Aksi Demonstrasi Tolak Pelantikan Trump

Detik-detik menjelang pelantikan Donald Trump, aksi penolakan juga terjadi. Mereka memblokir area menuju acara. Mereka membawa spanduk-spanduk berisi penolakan. Dan beberapa di antara

Tahun Ini, Penyaluran KUR Ditargetkan Naik Rp 110 Triliun
Sabtu, 21 Januari 2017 10:39

Tahun Ini, Penyaluran KUR Ditargetkan Naik Rp 110 Triliun

Pemerintah targetkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Rp 100 trilun menjadi sebesar Rp 110 pada tahun 2017 ini, suoaya KUR juga mengalir ke sektor produksi di luar perdagangan. Seperti pertanian dan perikanan.
 

Gubri Pastikan Adwar Sanger Jadi Pj Walikota Pekanbaru
Sabtu, 21 Januari 2017 10:30

Gubri Pastikan Adwar Sanger Jadi Pj Walikota Pekanbaru

Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman pastikan Edwar Sanger naik jadi Penjabat Sementara (Pj) Walikota Pekanbaru. Edwar kini sudah menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt)  Wali Kota Pekanbaru.

Kadis Diminta Tidak Hanya Pikir Realisasi Tinggi, Kualitas Itu Penting
Sabtu, 21 Januari 2017 10:20

Kadis Diminta Tidak Hanya Pikir Realisasi Tinggi, Kualitas Itu Penting

Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman menegaskan kepala dinas tidak hanya pikirkan bagaimana realisasi APBD tinggi. Sedangkan kualitas dari pembangunan buruk. 

Modus Memukul Adek,  Pelajar Ini Dirampas Dua Pelaku Tak Dikenal
Sabtu, 21 Januari 2017 10:07

Modus Memukul Adek, Pelajar Ini Dirampas Dua Pelaku Tak Dikenal

Perampasan dan pengancaman terjadi Jumat malam (20/1/2017). Pemerasan dialami VA (14), yang mana awa terjadinya pemerasan dan pengancaman

Jadi Pasar Tertua, Pasar Bawah Saksi Bisu Peradaban Pekanbaru
Sabtu, 21 Januari 2017 10:00

Jadi Pasar Tertua, Pasar Bawah Saksi Bisu Peradaban Pekanbaru

Pasar bawah merupakan pasar tertua di Pekanbaru. Meski tidak banyak referensi yang menjelaskan kepasrian tahun berdirinya pasar ini. Awalnya hanya pasar tradisional biasa.

Coco' Film Terbaru Dari Disney-Pixar, Penasaran?
Sabtu, 21 Januari 2017 09:56

Coco' Film Terbaru Dari Disney-Pixar, Penasaran?

Disney-Pixar menghadirkan film animasi berjudul Coco. Seperti film-film sebelumnya, Disney-Pixar menghadirkan film yang sarat pesan kehidupan. Coco yang disutradari oleh Lee Unkrich berfokus pada

KPK Cegah Eks Dirops Citilink Ke Luar Negeri
Sabtu, 21 Januari 2017 09:52

KPK Cegah Eks Dirops Citilink Ke Luar Negeri

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mencekal ke luar negeri terhadap ‎mantan Direktur Operasional (Dirops) PT Citilink Indonesia, Hadinoto Soedigno.

Yudi: Wajar Kalau Mata Uang NKRI Mirip Negara Asing
Sabtu, 21 Januari 2017 09:45

Yudi: Wajar Kalau Mata Uang NKRI Mirip Negara Asing

Deputi Direktur Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia (BI), Yudi Harimurti mengatakan sangat wajar, jika mata uang NKRI mirip dengan mata uang asing.