Rumah Al Qur’an “Dari Pekanbaru Riau Mengaji”

Sabtu, 21 November 2015 08:00
Rumah Al Qur’an “Dari Pekanbaru Riau Mengaji”
bertuahpos/mj

PEKANBARU, BERTUAHPOS.COM (BPC) – Selain fokus kepada pengembangan enterpreneur di masyarakat, program 100 hari DPD PKS Kota Pekanbaru yang menjadi fokus utama lainnya ialah pengembangan rumah Qur’an. Targetnya, lahirnya para penghafal Qur’an dari setiap rumah-rumah yang ada di Pekanbaru khususnya dan Riau secara umumnya.

Berikut wawancara khusus wartawan BertuahPos.com Muhammad Junaidi dengan Ketua DPD PKS Kota Pekanbaru Sofyan Siroj Lc MM yang juga alumni Al Azhar Cairo Mesir, dalam rangka mengembangkan program Rumah Al Qur’an ‘Dari Pekanbaru Riau Mengaji’.

Selain mendorong lahirnya enterprenuer atau wirausaha-wirausaha baru, Anda juga menggagas lahirnya para penghafal Qur’an disetiap rumah. Sebenarnya, apa yang di inginkan DPD PKS Kota Pekanbaru?

Kita ingin terwujudnya masyarakat dan negeri yang tidak asing dengan Al Qur’an. Munculnya para  huffads di Kota Pekanbaru. Kemudian terwujudnya proses pembinaan Tahfidz di masjid – masjid dan sekolah-sekolah, baik negeri maupun swasta.

Kita ingin terbangunnya kebiasaan kaum Muslimin suka mengaji dan suka menghapal, dan itu di mulai dari sini, Pekanbaru mengaji. Sekarang, orang tua dan anak-anak jauh satu sama lain, jauh dari Al Qur’an, jauh dari masjid. Kita tidak ingin itu, kita ingin masjid menjadi tujuan masyarakat dan para orang tua bersama anak-anaknya akrab dengan al Qur’an.

Contohnya?

Misalnya, program tahfidz Al Quran menjadi pilihan alternative bagi orang tua dan anak selepas waktu sekolah, sehingga terhindar dari waktu kosong yang sia-sia.

Sebenarnya Apa Yang Melatar Belakangi Lahirnya Pekanbaru Mengaji?

Sederhana saja, kita ingin Pekanbaru menjadi kota yang maju, makmur, unggul dan memiliki mental yang luar biasa, khususnya kaum Muslimin. Coba kita perhatikan, program tahfidz sampai sekarang ini masih berkiblat ke jawa, Sumatra Utara dan Jambi.

Padahal, banyak potensi dan bakat – bakat dari pondok pesantren yang ada di Riau yang belum diberdayakan untuk menjadi huffadz. Saat ini masih banyak jumlah masjid yang belum berfungsi untuk pembinaan generasi berbasiskan Al Qur’an.

Jadi Minat dan Kecintaan Alquran di Pekanbaru masih kecil?

Dari kajian kami terlihat masih lemahnya minat mengaji alquran. Sesungguhnya hal ini dapat dilihat, dan jika perlu dilakukan penelitian secara mendalam. Misalnya, berapa orang yang mampu mengaji di dalam sebuah keluarga? Berapa kali mengaji dalam sehari?  Berapa orang baliqh di rumah dan berapa buah Quran ada di rumah? Semua ini merupakan indikator masih lemahnya minat mengaji.

Lantas Program Apa Saja Yang Akan Digalakkan?

Pertama, kita akan mendorong program pembiasaan mengaji di kalanganmasyarakat. Kedua, kita mendorong dan mewujudkan kecintaan menghapal Al Qur’an. Selanjutnya kita akan menjalankan progam tahsin dan tahfidz. Kita akan libatkan semua pihak demi Pekanbaru yang lebih baik lagi, dari Pekanbaru Riau Mengaji.

Bagaimana Langkah – Langkahnya?

Tentu ada tahapan –tahapannya. Di tahun pertama, pembiasaan dan mewujudkan kecintaan kepada Al Qur’an (lancar membaca Al Qur’an) . Di tahun kedua, program tahsin (WisudaTahsin 2 kali setahun). Kemudian di tahun ketiga, program Tahfidz Al Qur’an.

Jika ini Berjalan, Apa Yang Akan Terjadi?

Segala sesuatunya akan menjadi luar biasa. Pekanbaru akan menjadi pusat perhatian nasional, bahkan dunia. Mengapa? Karena di Pekanbaru masjid menjadi pusat sentral kegiatan masyarakat berbasis alquran. Menjadikan sekolah sebagai basis awal untuk integrasi alquran dalam proses pendidikan. Munculnya masyarakat yang terbiasa membaca Al Qur’an

Tidak itu saja, selain hadirnya masyarakat ke masjid untuk baca Al Qur’an, juga semakin bertambahnya interaksi antar kaum muslmin dan interaksi dengan Al Qur’an di setiap kecamatan yang waktunya disesuaikan sebagai dasar untuk membentuk masyarakat yang madani. Orang-orang terbiasa membawa Al Qur’an dikantor-kantor, sekolah-sekolahdantempatlainnya.

Apa Pengaruhnya Jika ini Terwujud?

Jika progam ini berjalan, maka diantara outcome nya ialah berkurangnya korupsi karena  berinteraksi dengan Al Qur’an. Berkurangnya tradisi tawuran dikalangan pelajar. Menurunnya tingkat kriminalisasi  di Kota Pekanbaru. Lahirnya generasi Qur’ani sebagai pemimpin masa depan

Selanjutnya, tersalurnya para huffadz sebagai imam Masjid di Kota Pekanbaru dan sekitarnya. Meningkatnya kekuatan keilmuan dan intelektualitas generasi bangsa karena berinteraksi dengan Al Qur’an. InsyaAllah.(mj)

TRAVELLING

Berita Terkini

Payakumbuh Panas Kepanjangan, Warga Berbondong-Bondong Mandi di Kaki Bukit
Selasa, 27 Juni 2017 20:35

Payakumbuh Panas Kepanjangan, Warga Berbondong-Bondong Mandi di Kaki Bukit

Kekeringan air yang sudah terjadi selama beberapa waktu terakhir ini tidak hanya terjadi pada saat ini saja

H+2 Lebaran, Polres Kampar Turunkan Tim Urai Macet dan Lakukan Rekayasa Lalu Lintas
Selasa, 27 Juni 2017 20:05

H+2 Lebaran, Polres Kampar Turunkan Tim Urai Macet dan Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

Untuk melancarkan arus lalulintas ini, Polres Kampar telah menurunkan Tim Urai macet dari personil Satuan Lalulintas bersama Satuan Sabhara dengan melakukan pengaturan lalulintas dan rekayasa lalulintas

Istana Baso Pagaruyung Dijejali Pengunjung
Selasa, 27 Juni 2017 18:45

Istana Baso Pagaruyung Dijejali Pengunjung

Sejak 2 hari belakangan jumlah pengunjung objek wisata Istana Baso Pagaruyung memang meningkat hingga berlipat-lipat

Dishub Siak Dianggap Tidak Becus Tertibkan Parkir Ilegal
Selasa, 27 Juni 2017 18:35

Dishub Siak Dianggap Tidak Becus Tertibkan Parkir Ilegal

Pengelola tidak memberikan karcis dan petugas parkir meminta uang parkir hingga Rp 10 ribu

Utang Negara Naik, Darmin : Itu Kecil, Masih Aman
Selasa, 27 Juni 2017 18:25

Utang Negara Naik, Darmin : Itu Kecil, Masih Aman

Kenaikan utang ini ketika ditanyakan pada Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution, maka menurutnya, jumlah utang itu idak membahayakan

Ternyata Sekeliling Makam Nabi Muhammad Ada Gunung Berapi
Selasa, 27 Juni 2017 18:00

Ternyata Sekeliling Makam Nabi Muhammad Ada Gunung Berapi

Di dekat Taif ada salah satu kawah vulkanik terdalam di Arab Saudi, dan kedalamannya mencapai 240 meter dengan diameter lebih dari 2500 meter.

BMKG: Malam Hari Hujan Angin Kencang di Riau
Selasa, 27 Juni 2017 17:40

BMKG: Malam Hari Hujan Angin Kencang di Riau

Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang

Parkir Liar di Siak Hingga Rp 10ribu
Selasa, 27 Juni 2017 17:20

Parkir Liar di Siak Hingga Rp 10ribu

Wan Hamzah juga meminta agar Dinas Perhubungan Kabupaten Siak dapat menindak dengan tegas dan memonitor secara langsung.

Istana Siak Membludak, Balai Kerapatan Sepi Pengunjung
Selasa, 27 Juni 2017 16:00

Istana Siak Membludak, Balai Kerapatan Sepi Pengunjung

Padahal Balai Kerapatan juga memiliki arsitektur unik, pasalnya tempat ini dahulunya dijadikan tempat persidangan dan mengadakan rapat bagi para raja

Solok Targetkan Jadi Sentral Produksi Bawang Merah Sumatera
Selasa, 27 Juni 2017 14:00

Solok Targetkan Jadi Sentral Produksi Bawang Merah Sumatera

Menjadikan Kabupaten Solok sebagai sentral produksi bawang bukan sesuatu yang mustahil