Pemerkosa Bayi di Oklahoma Disuntik Mati

Senin, 19 Januari 2015 10:21
Pemerkosa Bayi di Oklahoma Disuntik Mati
BERTUAHPOS.COM, OKLAHOMA - Charles Frederick Warner adalah terpidana mati atas kasus pembunuhan dan pemerkosaan seorang bayi yang baru berusia 11 bulan. Pria ini sudah dieksekusi oleh pemerintah Amerika Serikat pada Jumat (16/1/2015).
 
Sebagaimana informasi yang dilansir dari CCNIndonesia Minggu (18/1/2015), Warner dijatuhi hukuman mati karena telah melakukan pembunuhan  terhadap kekasihnya. Andriana, wanita yang baru berusia 19 tahun harus merenggang nyawa ditangan kekasih hatinya dengan cara yang menggenaskan. Warner menembak mati wanita tersebut. Tidak hanya sampai disitu ia juga memperkosa dan membunuh seorang anak perempuan yang merupakan anak kandungnya sendiri. Balita yang baru berusia 11 bulan itu adalah hasil cintanya dengan Andriana.
 
Sebelumnya Pria ini telah menjalani tiga kali persidangan di Pengadilan Negara Bagian Oklahoma atas kasusnya tersebut.Dalam proses persidangan, ia selalu memberikan kesaksian yang berbeda-beda. Pada persidangan pertama ia membantah telah memperkosa balita tersebut dan mengatakan bayinya meninggal karena jatuh dari tempat tidur. Pada persidangan yang kedua ia mengatakan menemukan bayi tersebut tewas di rumah saat ia pulang. Sementara pada sidang yang ketiga ia mengatakan bayinya tewas saat sedang bersama anaknya yang lain, yang baru berusia lima tahun.
 
Warner seharusnya dieksekusi mati pada bulan April lalu. Namun terjadi sebuah insiden suntikan mati yang gagal terhadap terpidana lainnya. Insiden tersebut menyebabkan eksekusi terhadap Warner tertunda. (vany)
TRAVELLING

Berita Terkini

Dilarang Makan Dalam Kawasan RTH
Jumat, 23 Juni 2017 17:20

Dilarang Makan Dalam Kawasan RTH

Pemerintah melarang pengunjung untuk makan di dalam Kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH). 

Oleh-oleh 'Keripik Keroyokan' Lengkapi Kue Lebaran
Jumat, 23 Juni 2017 17:06

Oleh-oleh "Keripik Keroyokan" Lengkapi Kue Lebaran

Buat anda yang masih bingung memilih atau kekurangan oleh-oleh untuk dibawa pulang ke kampung halaman, "Keripik Keroyokan" dari Dapur Mandeh bisa menjadi pilihan. Cemilan satu ini bisa menjadi pelengkap kue lebaran anda.

Gubri dan Kapolda Riau Kembali Tinjau Posko Mudik Lebaran
Jumat, 23 Juni 2017 16:50

Gubri dan Kapolda Riau Kembali Tinjau Posko Mudik Lebaran

Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman dan Kapolda Riau Irjenpol Zulkarnain, kembali melakukan tinjauan Posko Mudik lebaran.

RTH Sediakan Fasilitas Wifi Gratis
Jumat, 23 Juni 2017 16:40

RTH Sediakan Fasilitas Wifi Gratis

Dua Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Pekanbaru sudah diresmikan.

Pemprov Riau Desak Pemko Pekanbaru Tuntaskan Masalah Banjir
Jumat, 23 Juni 2017 16:25

Pemprov Riau Desak Pemko Pekanbaru Tuntaskan Masalah Banjir

Pemprov Riau desak Pemko Pekanbaru untuk tuntaskan masalah banjir.

Hari Jadi Pekanbaru, Komunitas Sosial: Perhatikan Komunitas Sosial Kecil Juga
Jumat, 23 Juni 2017 16:15

Hari Jadi Pekanbaru, Komunitas Sosial: Perhatikan Komunitas Sosial Kecil Juga

Di hari jadinya yang ke-233, masih banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan pemerintah Kota Pekanbaru.

Malam Ini Jadi Puncak Arus Mudik Riau-Sumbar
Jumat, 23 Juni 2017 16:05

Malam Ini Jadi Puncak Arus Mudik Riau-Sumbar

Puncak arus mudik di jalur Nasional Sumbar-Riau diprediksi bakal terjadi pada Jumat (23/06/2017) malam ini.

H-2 Lebaran, Cuaca Pekanbaru Mendung Jalanan Ramai Lancar
Jumat, 23 Juni 2017 15:52

H-2 Lebaran, Cuaca Pekanbaru Mendung Jalanan Ramai Lancar

Dua hari menjelang hari raya Idul Fitri 1438H, suasana  mendung menyelimuti Kota Pekanbaru, Jumat(23/6/2017). 

Rohil Sediakan 4 Spot Rest Area Bagi Para Pemudik, Cek Disini
Jumat, 23 Juni 2017 15:41

Rohil Sediakan 4 Spot Rest Area Bagi Para Pemudik, Cek Disini

Aktivitas mudik lebaran merupakan salah satu tradisi tahunan yang ditunggu-tunggu bagi setiap orang. Banyak para perantau baik dari dalam dan luar kota Bagansiapiapi yang pulang ke kampung halamannya.

Diguyur Hujan Lebat Hotspot Riau 'Sirna
Jumat, 23 Juni 2017 15:35

Diguyur Hujan Lebat Hotspot Riau 'Sirna

Hujan lebat merata mengguyur Provinsi Riau dan sekitarnya, Jumat (23/06/2017). Hal ini membuat hotspot atau titik panas di Riau 'sirna'.