23 Tewas Karena Ledakan Bom Bunuh Diri di Afghanistan

Rabu, 11 Januari 2017 00:13
23 Tewas Karena Ledakan Bom Bunuh Diri di Afghanistan
Bom dekat parlemen Afghanistan/the washington post

BERTUAHPOS.COM (BPC), INTERNASIONAL - Bom bunuh diri meledak dekat Parlemen di Kota Kabul, Afghanistan. Bom itu kemudian diikuti bom mobil. Akibat itu, 23 orang tewas, dan 45 terluka. Jumlah korban ini berbeda-beda dilaporkan pejabat setempat akibat kepanikan yang masih melanda.

Bom bunuh diri itu semula dilakukan seorang martir. Namun setelah itu disusul ledakan dari bom mobil.

Kedua bom itu membawa banyak korban. Sebab saat jam sibuk dan di pusat keramaian uyag berdekatan dengan Gedung Parlemen Afghanistan.

Menurut Reuters, Selasa (10/01/2017), berdasar keterangan pejabat senior dinas kesehatan publik, Saleem Rasouli, ada 23 orang yang tewas dan 20 lainnya mengalami luka-luka.

Namun pejabat lainnya menyebut, bahwa dalam serangan di Jalan Darul Aman itu ada 21 orang yang tewas, dan lebih dari 45 orang terluka.

Kata pejabat setempat, seorang pelaku bom bunuh diri itu meledakkan diri di daerah Darul Aman. Dan setelah itu, aksi ini diikuti ledakan bom mobil.

Kelompok militan Taliban menyatakan bertanggung jawab atas serangan ini. Target serangan mereka adalah sebuah minibus yang membawa staf Direktorat Keamanan Nasional Afghanistan. (Nasionalisme.co)

TRAVELLING

Berita Terkini

Segera Dapatkan Diskon 10% Untuk Semua Produk Bagi Member Ace Hardware
Sabtu, 29 April 2017 22:13

Segera Dapatkan Diskon 10% Untuk Semua Produk Bagi Member Ace Hardware

Bagi Anda yang ingin memenuhi kebutuhan di penghujung dan awal bulan, ACE Hardware menghadirkan  diskon 10% untuk semua produk yang ada

Begini Suasana Resepsi Pernikahan Momo Geisha di Hotel Arya Duta
Sabtu, 29 April 2017 21:57

Begini Suasana Resepsi Pernikahan Momo Geisha di Hotel Arya Duta

Suasana meriah terlihat di area pool Arya Duta Hotel Pekanbaru. Vokalis band Geisha, Novara Morina Sinaga atau Momo  dan Nicola Reza Samudra melangsungkan resepsi pernikahannya Sabtu (29/4/2017) malam.

“Selamat Jalan Syafii Manas”
Sabtu, 29 April 2017 21:21

“Selamat Jalan Syafii Manas”

Setelah berjuang dengan sakit gagal ginjal hingga sempat koma, Syafii Manas akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya sekitar pukul 10.00 WIB.

Kepala Daerah Jangan Menempatkan ASN Karena Balas Budi
Sabtu, 29 April 2017 21:03

Kepala Daerah Jangan Menempatkan ASN Karena Balas Budi

Sudah menjadi rasia umum dimana setiap kali berganti Kepala Daerah baik Bupati ataupun Gubernur, maka ASN mulai dilanda kegelisahan terutama yang tidak berjasa kepada Kepala Daerah terpilih.

Empat Narapidana Ini Disuntik Mati
Sabtu, 29 April 2017 20:40

Empat Narapidana Ini Disuntik Mati

Empat narapidana disuntik mati. Itu dilakukan Negara Bagian Arkansas, Amerika Serikat (AS). Negeri itu mengeksekusi empat narapidana sejak 20 April

Persiapan UN, SMP Negeri 1 Lubuk Dalam Sudah 100%
Sabtu, 29 April 2017 15:56

Persiapan UN, SMP Negeri 1 Lubuk Dalam Sudah 100%

Jelang Ujian Nasional tingkat SMP yang akan di lakukan mulai Selasa (02/05/2017) besok, setiap sekolah telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik.

Sabtu, 29 April 2017 15:52

101 Personel Brimob Polda Riau Dikirim ke Papua

Sebanyak 101 personel dari Brigade Mobil (Brimob) Polda Riau
Rendahnya Penerapan PHBS, Masyarakat Masih Buang Air di Parit Depan Rumah
Sabtu, 29 April 2017 15:45

Rendahnya Penerapan PHBS, Masyarakat Masih Buang Air di Parit Depan Rumah

Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan terciptanya derajat kesehatan masyarakat yang optimal. 

Jurusan Untuk Beasiswa S1 Bergantung pada Kebutuhan Pemda
Sabtu, 29 April 2017 15:35

Jurusan Untuk Beasiswa S1 Bergantung pada Kebutuhan Pemda

Beasiswa untuk melanjutkan ke tingkat perguruan tinggi, yang dilaksanakan oleh Pemkab Rokan Hilir  ternyata memiliki keterbatasan jurusan,

Guru Wajib di Sekolah 8 Jam, Kadis Pendidikan Anggap Itu Sudah Dari Zaman Kemerdekaan
Sabtu, 29 April 2017 15:25

Guru Wajib di Sekolah 8 Jam, Kadis Pendidikan Anggap Itu Sudah Dari Zaman Kemerdekaan

Terkait dengan wacana Presiden RI Joko Widodo melalui Mendikbud Muhadjir Effendy, yang menyatakan tentang kewajiban guru berada di sekolah selama 8 jam ditanggapi oleh Kadis Pendidikan Rohil, M. Rusli.