Pemprov Riau Dituding Boros Pakai APBD, Gubri: Saya Evaluasi!

Selasa, 13 Pebruari 2018 19:35
Pemprov Riau Dituding Boros Pakai APBD, Gubri: Saya Evaluasi!
Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman/net
BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU - Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman berjanji akan kawal penggunaan duit APBD, sebab Pemprov Riau dituding boros membelanjakan uang rakyat. 
 
Itu disampaikan Andi Rachman untuk merespon hasil analisa Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Riau, yang menyorot pemborosan Pemprov Riau dalam menggunakan APBD. "Enggak apa-apa. Nanti akan dikontrol, akan diawasi penggunaannya, ya," kata Andi Rachman, Selasa (13/2/2017).
 
Setidaknya ada 9 item kegiatan menyedot dana APBD 2018 hingga Rp114 miliar lebih. Dalam catatan FITRA RIAU, belanja daerah Pemprov Riau dapat dikatakan belum maksimal melakukan penghematan anggaran dalam merencanakan APBD tahun 2018. Hal itu dapat dilihat dari beberapa item anggaran yang menurut FITRA Riau belum efisien.
 
"Masalah ini sudah saya sampaikan ke OPD untuk menggunakan anggaran se-efektif mungkin," sambungnya.
 
Dia menyebut, langkah penghematan itu bisa dilakukan pada dana perjalanan dinas. Bagaimana pejabat sebisa mungkin untuk menghemat dana itu.
 
Koordinator FITRA Riau Usman mengatakan, sebenarnya pemerintah daerah masih dapat menghemat anggaran untuk belanja–belanja tersebut. Tahun ini, melalui APBD 2018 terdapat 9 item anggaran Provinsi Riau yang masih menyedot APBD Provinsi. Selain belanja perjalanan Dinas, makan dan minum pejabat, dan juga ada anggaran lainnya yang diperuntukan sebagai pendukung kegiatan. Bukan kegiatan utama untuk mencapai hasil kinerja program pemerintah daerah.
 
“Memang, jika dibandingkan dengan tahun 2017, 8 dari 9 item anggaran tersebut mengalami penurunan alokasi, hanya ada satu item anggaran yang meningkat yaitu pembangunan gedung kantor pemerintah, peningkatannya hingga mencapai 100% dari tahun sebelumnya," katanya, Selasa (13/2/2018).
 
Usman menyebut, item-item belanja tersebut, pada prisipnya terjadi penurunan dari alokasi belanja tahun 2017. Akan tetapi Fitra Riau menilai bahwa anggaran tersebut semestinya dapat diefisienkan lagi agar tidak menganggu belanja untuk kepentingan pelayanan publik lainnya. Seperti anggaran infrastruktur tahun 2018 berkurang hampir 50% dari belanja tahun 2017.
 
Selain itu juga anggaran untuk pembangunan gedung sekolah, tahun 2017 dialokasikan sebesar Rp156,7 miliar, tahun 2018 hanya dialokasikan sebesar Rp124,4 milyar. “Sebenarnya jika anggaran itu direncanakan lebih efisien maka alokasi anggaran untuk kebutuhan pelayanan dasar dapat ditutupi,” ujarnya.
 
Salah satu yang mesti harus diefisienkan lebih adalah, seperti Perjalanan Dinas. Pemerintah Daerah harusnya lebih detail dalam merencanakan perjalanan dinas. Hampir semua kegiatan yang ada di APBD, seluruhnya menggunakan anggaran perjalanan dinas luar daerah. (bpc3)
Klik tombol Like jika Anda suka dengan Berita ini

TRAVELLING

Berita Terkini

Soal Peredaran Uang Palsu Jelang Pilkada, Sekdaprov Riau: Kita Bagi Tugas Lah!
Sabtu, 24 Pebruari 2018 13:30

Soal Peredaran Uang Palsu Jelang Pilkada, Sekdaprov Riau: Kita Bagi Tugas Lah!

Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Ahmad Hijazi, sepakat penanganan cepat harus dilakukan oleh seluruh elemen masyarakat, untuk mencegah peredaran uang palsu saat Pilkada.

MTQ Tingkat Kelurahan Mentangor Dimulai Hari Ini
Sabtu, 24 Pebruari 2018 13:08

MTQ Tingkat Kelurahan Mentangor Dimulai Hari Ini

 Perlombaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kelurahan Mentangor dimulai hari ini, Sabtu (24/2/2018) pagi.

Cegah Peredaran Uang Palsu Saat Pilkada, Polda Riau Bentuk Satgas
Sabtu, 24 Pebruari 2018 12:56

Cegah Peredaran Uang Palsu Saat Pilkada, Polda Riau Bentuk Satgas

Polda Riau bentuk Tim Satgas money politic. Tim ini juga akan menelusuri peredaran uang palsu yang kemungkinan besar banyak beredar jelang Pilkada di Riau.

Laporan Soal Isteri Firdaus, Bawaslu Riau: Rumah Tangga Paslon Bukan Urusan KPU
Sabtu, 24 Pebruari 2018 12:43

Laporan Soal Isteri Firdaus, Bawaslu Riau: Rumah Tangga Paslon Bukan Urusan KPU

Bawaslu Riau memutuskan jumlah isteri Firdaus tidak menjadi urusan KPU. Dengan demikian, laporan dugaan pelanggaran KPU Riau dihentikan.

Diduga Dianiaya Anak Sendiri, Pria 60 Tahun di Siak Ditemukan Tewas Berlumuran Darah
Sabtu, 24 Pebruari 2018 12:35

Diduga Dianiaya Anak Sendiri, Pria 60 Tahun di Siak Ditemukan Tewas Berlumuran Darah

 Warga Kelurahan Kampung Rempak Siak, pagi tadi, Sabtu (24/2/2018), digegerkan dengan penemuan mayat laki-laki berlumuran darah. 

Kenali Ciri-ciri Uang Palsu, Masih Berlakukah 3D?
Sabtu, 24 Pebruari 2018 12:08

Kenali Ciri-ciri Uang Palsu, Masih Berlakukah 3D?

Anda pastinya sudah tidak asing lagi dengan sosialisasi BI bagaimana cara sederhana mengenali uang palsu. Trik membedakan mana uang palsu dan uang asli yang begitu populer yakni 3D. Masih berlalukah itu?

Lowongan Kerja Guru TK di Pekanbaru
Sabtu, 24 Pebruari 2018 11:55

Lowongan Kerja Guru TK di Pekanbaru

Bagi anda yang sedang mencari informasi seputar lowongan kerja,  kini PAUD Aufa Kids Pekanbaru sedang membutuhkan tenaga pendidik untuk ditempatkan pada posisi Guru TK.

Uang Palsu Jelang Pilkada, Pemprov Riau Desak BI dan Aparat Bergerak Cepat
Sabtu, 24 Pebruari 2018 11:34

Uang Palsu Jelang Pilkada, Pemprov Riau Desak BI dan Aparat Bergerak Cepat

Pemprov Riau desak Bank Indonesia (BI) dan aparat penegak hukum, untuk lebih atif menekan peredaran uang palsu jelang Pilkada serentak.

PWI Riau Tanam 500 Bibit Pohon di Stadiun Utama Riau
Sabtu, 24 Pebruari 2018 11:02

PWI Riau Tanam 500 Bibit Pohon di Stadiun Utama Riau

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) melakukan penanaman 500 bibit pohon di stadiun utama,  sabtu (24/02/2018).  

Akhir Pekan, Hampir Seluruh Harga Sayuran di Pekanbaru Turun
Sabtu, 24 Pebruari 2018 10:47

Akhir Pekan, Hampir Seluruh Harga Sayuran di Pekanbaru Turun

 Harga beberapa jenis sayuran yang dijual di Kota Pekanbaru mengalami penurunan memasuki akhir pekan ini, Sabtu (24/2/2018).