Travel Agent Terancam Bangkrut, Online Berani 'Banting' Harga Tiket

Kamis, 01 Pebruari 2018 12:50
Travel Agent Terancam Bangkrut, Online Berani 'Banting' Harga Tiket

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU - Pihak Citilink angkat bicara terkait masalah perbedaan harga tiket pesawat yang disediakan oleh maskapai itu. Harga yang ditawarkan travel agent berbeda jauh dengan harga tiket yang tersedia di situs penyedia jasa jual beli tiket online Traveloka. Namun sayangnya sikap diam pihak pengelola maskapai Citilink di Pekanbaru menuai protes dari pengusaha travel agent. 

Distrik Manager Citilink Pekanbaru Dedek, saat di hubungi bertuahpos.com mengatakan, bahwa pihaknya tidak pernah membedakan harga dasar tiket, baik ke pihak travel agent maupun ke Traveloka. "Untuk harga tiket yang kami jual ke semua chanel sama. Tak ada yang dibedakan," katanya, Kamis (1/2/2018). 

Sebelumnya, pengusaha travel agent di Pekanbaru melancarkan aksi protes ke pihak maskapai Citilink karena masalah perbedaan harga tiket yang dijual agent dengan situs online penyedia jasa penjualan tiket pesawat. Aksi protes dan saling singgung ini dilakukan di grup WA Agent CITILINK PKU. 

Redaksi bertuahpos.com menerima beberapa hasil screenshoot percakapan mereka dalam grup tersebut. Pembicaraan mereka bermula dari harga tiket untuk maskapai Citilink tujuan Pekanbaru-Batam yang terjadi selisih harga sangat jauh. 

Di situs penyedia jada tiket Traveloka misalnya, harganya hanya Rp322 ribu. Sedangkan harga umum Rp400 ribu. Tapi untuk harga yang disediakan travel agent Rp582 ribu. Terjadi selisih harga sekitar Rp200 ribu lebih dari harga yang disediakan oleh situs penyedia jasa jual beli tiket secara online.

Baca: Travel Agent: Tak Ada yang Peduli, Sebentar Lagi Kami Tutup

Mereka juga membicarakan perihal adanya tudingan customer yang menyebutkan perbedaan harga yang terlalu tinggi itu karena ulah agent yang ingin mengambil untung lebih. Sehingga pembuat masyarakat lari dan memilih untuk melakukan transaksi pembelian tiket pesawat Citilink dengan penyedia jasa jual beli tiket online. 

Menanggapi hal ini, ASITA Riau berusaha meredam aksi protes yang dilayangkan oleh pengusaha travel agent tentang perbedaan harga tiket maskapai Citilink. Harga tiket antara travel agent dan situs penyedia jasa penjualan tiket, seperti Traveloka jauh berbeda sehingga menuai protes dari pengusaha travel agent. 

Ketua ASITA Riau Dede Firmansyah mengatakan, masalah ini bermuara di situs penyedia jasa jual beli tiket itu, bukan di maskapai. Bahkan Dede menjamin bahwa situs itu siap rugi dengan penjualan tiket murah dan itu hanya untuk beberapa tiket saja.

"Traveloka itu kan startup. Mereka menjual aplikasi dan mencari pengunjung supaya bisa dijual ke investor. Mereka berani rugi asalkan aplikasi mereka banyak diminati, dengan demikian aplikasi mereka banyak dilirik investor dan keuntungan mereka di sana, bukan dipenjualan tiket atau kamar hotel," katanya saat diwawancarai bertuahpos.com, Kamis (1/2/2018) di Pekanbaru.

Dia menambahkan sistem seperti ini jelas tidak fair. Dia mencontohkan ada salah satu hotel di Pekanbaru yang menjual kamar dengan menggunakan jasa aplikasi itu. Mereka jual kamar ke travel agent dengan harga Rp385 ribu dan ke Traveloka juga dengan harga demikian. 

"Saya dapat informasi dari pengelola hotel sendiri. Permasalahannya, Traveloka menjual di bawah itu. Mereka mau rugi. Makanya sebagian besar hotel di Pekanbaru jual kamar ke situs itu diblok, misal hanya 10 kamar saja. Karena orang hotel takut customer kecewa," sambungnya. 

Kembali ke masalah tiket Citilink, dilanjutkan Dede, dengan sistem seperti ini malah menghancurkan pasar dan membuat pengusaha travel agen tepuk kepala. Pihak maskapai pada prinsipnya tidak membedakan harga tiket perjalanan dari harga standar, dan masalah ini ada di situs penyedia jasa jual beli tiket online sendiri.

"Nanti ASITA akan lakukan pertemuan di Bali. Saya akan sampaikan masalah ini supaya bisa diurai dan menemukan solusinya. Bahwa kami pengusaha travel agent harus dapat posisi. Selain itu juga perlu didudukan dengan pihak pengambil kebijakan di airline. Kalau kita desak ke maskapai saya rasa malah tidak akan menyelesaikan masalah. Karena mereka sifatnya hanya menjalankan kebijakan," sambungnya. (bpc3)

Klik tombol Like jika Anda suka dengan Berita ini

TRAVELLING

Berita Terkini

Setelah Polda dan Kantor Gubernur, Giliran Kantor DPRD Riau yang Digeruduk Massa Masyarakat Sakai
Senin, 19 Pebruari 2018 12:45

Setelah Polda dan Kantor Gubernur, Giliran Kantor DPRD Riau yang Digeruduk Massa Masyarakat Sakai

Setelah melakukan aksi demo di Polda dan kantor gubernur, giliran Kantor DPRD Riau yang digeruduk massa aksi demo masyarakat Sakai.

Status Siaga Darurat Karhutla Ditetapkan Hingga 31 Mei 2018
Senin, 19 Pebruari 2018 12:40

Status Siaga Darurat Karhutla Ditetapkan Hingga 31 Mei 2018

Status siaga darurat Karhutla sudah ditetapkan. Itu dimulai dari Februari hingga 31 Mei 2018. Status siaga darurat karhuta ditetapkan karena sejumlah daerah di Riau sudah terjadi kebakaran hutan dan lahan.

Pendemo Suku Sakai Jalan Kaki ke Kantor DPRD Riau
Senin, 19 Pebruari 2018 12:33

Pendemo Suku Sakai Jalan Kaki ke Kantor DPRD Riau

Usai melakukan demo di depan kantor Polda Riau, Senin (19/2/18) ratusan mahasiswa dan masyarakat Suku Sakai, mulai bergerak menuju Kantor DPRD Provinsi Riau.

Spanduk Lukman Edy Masih Terpajang di Jalan Hang Tuah
Senin, 19 Pebruari 2018 12:25

Spanduk Lukman Edy Masih Terpajang di Jalan Hang Tuah

Spanduk Paslon dengan jargon Gubernur Zaman Now masih terpajang jelas di Jalan Hang Tuah, Pekanbaru.  

Puncak Musim Kemarau Terjadi di Juni hingga Agustus
Senin, 19 Pebruari 2018 12:15

Puncak Musim Kemarau Terjadi di Juni hingga Agustus

Puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada bulan Juni hingga Agustus 2018 nanti. 

Masa Kampanye Pilgub Riau, 1 Desa Hanya Boleh 1 Posko
Senin, 19 Pebruari 2018 12:00

Masa Kampanye Pilgub Riau, 1 Desa Hanya Boleh 1 Posko

Komisioner Bawaslu Riau, Neil Antariksa menyebutkan 1 desa/kelurahan hanya boleh didirikan 1 posko pemenangan oleh Paslon Gubri.

BMKG: Februari Riau Masuk Musim Kemarau Pertama
Senin, 19 Pebruari 2018 11:43

BMKG: Februari Riau Masuk Musim Kemarau Pertama

Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru Sukisto mengatakan pada bulan Februari 2018 ini, Riau sudah masuk pada musim kemarau pertama.

Demo Mahasiswa dan Masyarakat Suku Sakai, Jalan Gajah Mada Ditutup 1 Ruas
Senin, 19 Pebruari 2018 11:28

Demo Mahasiswa dan Masyarakat Suku Sakai, Jalan Gajah Mada Ditutup 1 Ruas

Akibat demo ratusan mahasiswa dan masyarakat Suku Sakai di depan Kantor Polda Riau, Senin (19/2/2018), satu ruas Jalan Gajah Mada Pekanbaru ditutup satu ruas.

Mahasiswa dan Masyarakat Suku Sakai Serbu Polda Riau
Senin, 19 Pebruari 2018 11:20

Mahasiswa dan Masyarakat Suku Sakai Serbu Polda Riau

Ratusan mahasiswa dan masyarakat Suku Sakai menyerbu kantor Polda Riau, Senin (19/2/2018) pagi.

Dilaporkan ke Bawaslu, KPU Riau: Kami Transparan Sejak Awal
Senin, 19 Pebruari 2018 11:00

Dilaporkan ke Bawaslu, KPU Riau: Kami Transparan Sejak Awal

KPU Riau menyatakan proses pendaftaran dan penetapan cagub Riau telah transparan sejak awal.