Jokowi: Sawit Rakyat Jamin Kesejahteraan

Minggu, 15 Oktober 2017 11:00
Jokowi: Sawit Rakyat Jamin Kesejahteraan
Presiden Jokowi secara simbolis menanam pohon kelapa sawit dalam acara launching penanaman perdana program peremajaan kebun kelapa sawit

BERTUAHPOS.COM (BPC), SUMATERA SELATAN - Presiden Joko Widodo melakukan penanaman bibit pohon kelapa sawit kualitas unggul dalam program peremajaan kebun kelapa sawit rakyat di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menegaskan dengan program replanting kebun kelapa sawit rakyat dengan didanai sepenuhnya oleh pemerintah, menjamin peningkatan kesejahteraan rakyat di seluruh pelosok Nusantara.

“(Perkebunan) yang masuk kawasan hutan sudah saya perintahkan untuk dikeluarkan dari kawasan hutan untuk nantinya diberikan sertifikat. Tapi ini khusus untuk kelapa sawit milik rakyat, yang sudah pegang sertifikat yang hadir di sini tolong diangkat biar kelihatan. Nanti setelah ini akan lebih banyak lagi yang pegang sertifikat,” kata Presiden pada acara Penanaman Perdana Program Peremajaan Kebun Kelapa Sawit di Desa Panca Tunggal, Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Jumat (13/10).

Dalam kesempatan itu Presiden mengingatkan kepada para petani agar serius dalam mengikuti program peremajaan (replanting) tanaman sawit ini. “Ini perlu saya ingatkan, hari ini sudah mulai peremajaan, replanting, tapi setahun lagi atau awal 2019 akan saya cek kembali. Kerja dengan saya pasti saya cek, enak saja tidak dicek, jadi barang atau tidak? Jadi bibitnya, jadi bener dan baik tidak? Harus dicek. Kalau tidak dicek, enak nanti, setuju tidak?” kata Presiden.

Menurutnya, di Musi Banyuasin ini akan diremajakan 4.400 hektare (ha) kebun sawit yang sudah tua.  “Biayanya ditanggung pemerintah, bibitnya diberi, benih untuk palawija jagung juga diberi, kurang apa?” ungkap Presiden.

Peremajaan terhadap 4.400 hektar kebun kepala sawit yang sudah tua ini dilakukan demi kembali menggalakkan kebun sawit petani yang diharapkan bisa kembali menghasilkan nilai produksi tinggi.

Hal ini disambut baik oleh Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI). Ketua Umum GAPKI Joko Supriyono mengatakan, penanaman perdana replanting sawit rakyat ini menunjukkan bukti bahwa Pemerintah saat ini mendukung penuh industri kelapa sawit nasional.

"Ini juga sebagai bukti bahwa pemerintah telah menempatkan industri kelapa sawit sebagai industri strategis yang telah terbukti dan tetap akan menjadi andalan ekonomi nasional. Baik untuk mengurangi kemiskinan, memperbaiki pemerataan pendapatan, dan perekonomian Indonesia secara umum seperti menjadi sumber pendapatan devisa negara," katanya dalam keterangan resmi, Sabtu (14/10/2017).

Berdasarkan data Kementerian Pertanian (Kementan), produktivitas kelapa sawit Indonesia masih tergolong rendah yaitu hanya 3,7 ton/hektare/tahun. Padahal potensinya dapat mencapai 8 ton/hektare/tahun.

Faktor utamanya adalah kondisi pohon kelapa sawit, khususnya milik rakyat yang sudah tua dan rusak. Selain itu juga penggunaan benih yang bagi sebagian petani belum menggunakan benih unggul bersertifikat sehingga perlu dilakukan peremajaan tanaman kelapa sawit seluas sekitar 2,4 juta hektare.

Peremajaan kelapa sawit di Sumsel dilakukan untuk lahan seluas 2.834 hektare untuk 1.308 kepala keluarga. “Ini kita mulai di Sumatera Selatan lebih dulu. Bulan depan saya dorong masuk ke Sumatera Utara, bulan depannya lagi masuk ke Jambi lalu ke Riau. Tahun ini kita memang akan konsentrasi dulu di pulau Sumatera, tahun depan baru akan saya dorong masuk ke Kalimantan. Kita memang ingin kerja fokus supaya gampang dicek, gampang dikontrol,” tutur Presiden.

Presiden menargetkan agar kebun kelapa sawit rakyat juga dapat memproduksi hingga 8 ton/hektare/tahun. “Ini bibit nanti kalau sudah gede bisa produksinya 8 ton, per hektare, CPO. Biasanya petani yang sekarang yang pohonnya sudah 20-25 tahun hanya 2 ton, benar? Berarti kan 4 kali lipat, tapi yang namanya tanaman juga sama dengan kita, harus dirawat, harus dipelihara, kalau swasta bisa, perusahaan bisa, petani pekebun juga harusnya bisa,” tegas Presiden. (ADV/**)

Klik tombol Like jika Anda suka dengan Berita ini

TRAVELLING

Berita Terkini

Begini Kronologis Terduga Begal Tewas Dikeroyok Massa di Rimbo Panjang
Minggu, 17 Desember 2017 14:38

Begini Kronologis Terduga Begal Tewas Dikeroyok Massa di Rimbo Panjang

Warga Dusun II Desa Rimbo Panjang Kecamatan Tambang tepatnya di jalur II jalan raya Pekanbaru - Bangkinang, malam tadi Sabtu (16/12/2017) sekira pukul 21.00 wib dihebohkan adanya kejadian penganiayaan oleh massa terhadap seorang pemuda yang diduga sebagai pelaku begal hingga tewas. 

Aksi Solidaritas, Massa Kumpulkan Infak 16 Juta Untuk Palestina
Minggu, 17 Desember 2017 13:18

Aksi Solidaritas, Massa Kumpulkan Infak 16 Juta Untuk Palestina

 Umat muslim di Kota Pekanbaru lakukan aksi solidaritas bela Palestina di depan Tugu Pahlawan, Minggu pagi tadi (17/12/2017). dalam aksinya massa berhasil kumpulkan infak sebesar Rp 16.663.000.

Bukan Harris, PDIP Pilih Andi Rachman untuk Pilgub Riau 2018
Minggu, 17 Desember 2017 12:30

Bukan Harris, PDIP Pilih Andi Rachman untuk Pilgub Riau 2018

PDIP mengumumkan Arsyajuliandi Rachman dan Suyatno sebagai jagoannya untuk pilgub Riau 2018. Padahal sebelumnya, beredar surat rekomendasi PDIP untuk Bupati Pelalawan, M. Harris.

Beredar Video Begal Dihakimi Massa
Minggu, 17 Desember 2017 12:20

Beredar Video Begal Dihakimi Massa

Beredar video begal yang dihakimi massa, Sabtu malam (16/12/2017). 

Perputaran Rupiah Hingga KUPVA di Riau Terkoreksi
Minggu, 17 Desember 2017 12:10

Perputaran Rupiah Hingga KUPVA di Riau Terkoreksi

Perkembangan transaksi pembayaran tunai di Provinsi Riau triwulan III tahun 2017 tercatat mengalami net inflow sebesar Rp 523 miliar. 

Bulan Depan, Presiden Jokowi ke Riau untuk Replanting Sawit
Minggu, 17 Desember 2017 11:18

Bulan Depan, Presiden Jokowi ke Riau untuk Replanting Sawit

Presiden Jokowi bulan depan dijadwalkan berkunjung ke Riau. Kunjungan Jokowi kali ini adalah dalam rangka replanting kebun sawit yang ada di Riau.

Massa Aksi Bela Palestina Tak Gentar Diguyur Hujan
Minggu, 17 Desember 2017 10:33

Massa Aksi Bela Palestina Tak Gentar Diguyur Hujan

Aksi solidaritas untuk Palestina yang dilakukan oleh masyarakat muslim di Pekanbaru, Minggu pagi (17/12/2017) sempat diguyur hujan.

Info Cuaca dan Hotspot 17 Desember: Riau Dominasi Potensi Hujan, Nihil Titik Panas
Minggu, 17 Desember 2017 09:35

Info Cuaca dan Hotspot 17 Desember: Riau Dominasi Potensi Hujan, Nihil Titik Panas

BMKG Stasiun Pekanbaru memperkirakan hari ini, Minggu (17/12/11) potensi Riau diguyur hujan lebih mendominasi dari pada cuaca berawan. 

Polresta Pekanbaru Kerahkan 363 Personel Dalam Aksi Bela Palestina di Tugu Pahlawan
Minggu, 17 Desember 2017 09:30

Polresta Pekanbaru Kerahkan 363 Personel Dalam Aksi Bela Palestina di Tugu Pahlawan

Sebanyak 363 personel kepolisian resor kota Pekanbaru diturunkan untuk mengawal jalannya Aksi Bela Palestina dan imbauan agar memboikot produk Israel serta Amerika Serikat. 

Begini Kondisi Stabilitas Keuangan Riau Tutup Tahun 2017
Minggu, 17 Desember 2017 09:25

Begini Kondisi Stabilitas Keuangan Riau Tutup Tahun 2017

Bank Indonesia (BI) mencatat stabilitas keuangan Riau triwulan ke III tahun 2017 menurun, seiring membaiknya kinerja perekonomian.