Mimpi Riau Lepas Dari Sawit Sulit Terwujud

Rabu, 22 Maret 2017 10:00 192
Mimpi Riau Lepas Dari Sawit Sulit Terwujud
Foto: Melba

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU - Mimpi Pemprov Riau agar perekonomian masyarakat terlepas dari belenggu buah sawit sulit terwujud. Karena komoditi ini sudah mengakar dan menjadi andalan perekonomian masyarakat.

Deputi BI Kantor Perwakilan Riau, Irwan Mulawarman mengatakan, bagi masyarakat Riau sawit itu sudah seperti 'akar' penghasilan. Jika diputus dan dihentikan, perekonomian akan turun drastis.

" Mimpi Riau untuk lepas dari sawit akan sulit terwujud. Ini tugas rumah yang begitu berat, jika pemerintah ingin meninggalkan sawit ke sektor lain dalam waktu singkat," katanya, Selasa (21/03/2017).

Baca: Pengamat: Sawit Identik dengan Kesejahteraan di Riau

Dia menambahkan, persolan ini berkaitan erat dengan RTRW Riau belum selesai. Selama masalah itu belum tuntas, sawit dan Migas masih jadi andalan perekonomian.

Peran sawit dalam perekonomi Riau sekitar Rp 84,65 triliun atau 18,44%. Ini angka yang sangat besar. Petani sawit di Riau, dianggap lebih sejahtera ketimbang unit usaha perkebunan lain yang dilakukan oleh masyarakat.

Pemerintah boleh berharap dengan sektor komoditi lain dalam menopang perekonomian. Namun dengan catatan sulit untuk meninggal sawit secara utuh.

Baca: Mungkinkah Riau Tanpa Sawit?

Ditambah lagi, dibalik bisnis ini tersimpan banyak keuntungan yang berlibat. Pemerintah juga harus memikirkan kepentingan asing terhadap bisnis para petani sawit ini. Sehingga tak bisa dipungkiri sawit ternyata memberikan hasil yang lebih menjanjikan, dan asing takut dengan saingan itu.

Sementara itu kebijakan pemerintah melakukan moratorium masih belum punya konsep jelas. Diyakini terjadi banyak dinamika, yakni ada perusahaan sejenis, perusahaan terkait dan negara asing yang merasa khawatir dengan perkembangan sawit di Riau. Bertahun- tahun mereka menguasai pasar nabati dunia, tiba- tiba Indoensia masuk dengan minyak nabati sawitnya.

Sertifikasi dan standar sustainable. Sertifikasi ini bersipat disinsentif, karena barang dari asia tengah tanpa sertifikasi masuk ke Eropa dengan harga yang sama. Bangsa kita dirampas secara totalitas oleh permainan seperti ini.

Ini akan membuat capital flight. Bahkan donor mafia. Bagaimana tidak sampai hal terkecil sekalipun akan menjadi pusat perhatian pesaing sawit di Riau.

Untuk itu, yang harus dilakukan adalah meluruskan mana yang hitam dan mana yang putih, tapi tetap bijak dalam bersikap.

Namun dengan kata lain, pemerintah bisa saja mengembangkan sektor lain sebagai topangan perekonomian masyarakat dan pendapatan daerah, dengan tidak menghilangkan sawit secara keseluruhan.

Penulis: Melba Ferry Fadly

loading...
TRAVELLING

Berita Terkini

Lima Rumah Warga di Indragiri Hilir Lenyap Dilahap Si Jago Merah
Kamis, 30 Maret 2017 23:16

Lima Rumah Warga di Indragiri Hilir Lenyap Dilahap Si Jago Merah

Lima unit rumah ludes dilahap jago merah Kamis (30/3/2017) sekira pukul 06.30 WIB. Pagi hari, Linda yang sedang berjualan di depan rumahnya, tiba - tiba terkejut melihat api di rumah milik Asnawi

Wealah, Siswi Cantik Tergagahi Diatas Jembatan di Bengkalis
Kamis, 30 Maret 2017 22:37

Wealah, Siswi Cantik Tergagahi Diatas Jembatan di Bengkalis

Salah satu siswi canti sebut saja namanya Kenanga (16) diperkosa  diatas Jembatan sekitar Jalan Kartini Dusun Penawa Babon Desa Selat Baru Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis.

Best Promo, Cititel Hotel Pekanbaru Perpanjang Promo Dynamic Rate Rp 277.000
Kamis, 30 Maret 2017 21:35

Best Promo, Cititel Hotel Pekanbaru Perpanjang Promo Dynamic Rate Rp 277.000

Mengingat banyaknya permintaan dari tamu, Cititel Hotel Pekanbaru memutuskan untuk melanjutkan promo Dynamic Rate Rp 277.000 

Nigeria Wabah Meningitis, 269 Orang Meninggal Dunia
Kamis, 30 Maret 2017 21:25

Nigeria Wabah Meningitis, 269 Orang Meninggal Dunia

 Nigeria diserang wabah meningitis. Akibat itu sudah diketahui 269 orang meninggal dunia. Pemerintah setempat dituntut untuk bergerak cepat agar korban tidak lagi berjatuhan.

Hotel di Pekanbaru Makin Menjamur, Picu 'Perang' Harga Kamar
Kamis, 30 Maret 2017 21:07

Hotel di Pekanbaru Makin Menjamur, Picu 'Perang' Harga Kamar

Bisnis properti, khususnya disektor perhotelan di Pekanbaru sangat Menjamur. Berbagai macam hotel terus berdiri dengan variasi penawaran kepada konsumen. Fenomena ini memicu persaingan

Diduga Psikopat, Pelaku Mutilasi di Bengkalis Ternyata Pernah Melakukan KDRT
Kamis, 30 Maret 2017 20:54

Diduga Psikopat, Pelaku Mutilasi di Bengkalis Ternyata Pernah Melakukan KDRT

 Pelaku  mutilasi H terindikasistri pernah mendapat catatan hitam  dari kepolisian.

Ripda Tentukan Masa Depan Pariwisata Bukittinggi
Kamis, 30 Maret 2017 20:42

Ripda Tentukan Masa Depan Pariwisata Bukittinggi

Sudah 33 tahun Kota Bukittinggi dicanangkan sebagai destinasi wisata di Sumatera. Meski diusia sudah sangat matang, namun Kota wisata ini belum memiliki Rencana Induk Pariwisata Daerah (Ripda)

Selingkuh, Pengusaha Cantik Ini Dipenjara 2 Tahun
Kamis, 30 Maret 2017 20:39

Selingkuh, Pengusaha Cantik Ini Dipenjara 2 Tahun

Pengusaha cantik ini akhirnya dipenjara. Itu karena dia terbukti selingkuh. Tuduhan lain yang dilayangkan suaminya adalah, penipuan, pengkhianatan,

Tidur Siang, Gadis Ini Diperkosa Ayah Tiri
Kamis, 30 Maret 2017 20:35

Tidur Siang, Gadis Ini Diperkosa Ayah Tiri

Gadis ini mengeluhkan rasa sakit di kewanitaannya. Juga masih ada bercak darah di daerah intimnya itu.

Dua Motif Ini Diduga Kuat, Pelaku Tega Mutilasi Bayu di Bengkalis
Kamis, 30 Maret 2017 19:45

Dua Motif Ini Diduga Kuat, Pelaku Tega Mutilasi Bayu di Bengkalis

Usai ditikam menggunakan pisau, jasad Bayu dipotong-potong menjadi 13 bagian. Setelah dipotong dan dibungkus kedalam Plastik lalu di masukkan  koper serta disimpan kedalam lemari.