Mimpi Riau Lepas Dari Sawit Sulit Terwujud

Minggu, 02 April 2017 15:00
Mimpi Riau Lepas Dari Sawit Sulit Terwujud
Foto: Melba

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU - Mimpi Pemprov Riau agar perekonomian masyarakat terlepas dari belenggu buah sawit sulit terwujud. Karena komoditi ini sudah mengakar dan menjadi andalan perekonomian masyarakat.

Deputi BI Kantor Perwakilan Riau, Irwan Mulawarman mengatakan, bagi masyarakat Riau sawit itu sudah seperti 'akar' penghasilan. Jika diputus dan dihentikan, perekonomian akan turun drastis.

" Mimpi Riau untuk lepas dari sawit akan sulit terwujud. Ini tugas rumah yang begitu berat, jika pemerintah ingin meninggalkan sawit ke sektor lain dalam waktu singkat," katanya, Selasa (21/03/2017).

Baca: Pengamat: Sawit Identik dengan Kesejahteraan di Riau

Dia menambahkan, persolan ini berkaitan erat dengan RTRW Riau belum selesai. Selama masalah itu belum tuntas, sawit dan Migas masih jadi andalan perekonomian.

Peran sawit dalam perekonomi Riau sekitar Rp 84,65 triliun atau 18,44%. Ini angka yang sangat besar. Petani sawit di Riau, dianggap lebih sejahtera ketimbang unit usaha perkebunan lain yang dilakukan oleh masyarakat.

Pemerintah boleh berharap dengan sektor komoditi lain dalam menopang perekonomian. Namun dengan catatan sulit untuk meninggal sawit secara utuh.

Baca: Mungkinkah Riau Tanpa Sawit?

Ditambah lagi, dibalik bisnis ini tersimpan banyak keuntungan yang berlibat. Pemerintah juga harus memikirkan kepentingan asing terhadap bisnis para petani sawit ini. Sehingga tak bisa dipungkiri sawit ternyata memberikan hasil yang lebih menjanjikan, dan asing takut dengan saingan itu.

Sementara itu kebijakan pemerintah melakukan moratorium masih belum punya konsep jelas. Diyakini terjadi banyak dinamika, yakni ada perusahaan sejenis, perusahaan terkait dan negara asing yang merasa khawatir dengan perkembangan sawit di Riau. Bertahun- tahun mereka menguasai pasar nabati dunia, tiba- tiba Indoensia masuk dengan minyak nabati sawitnya.

Sertifikasi dan standar sustainable. Sertifikasi ini bersipat disinsentif, karena barang dari asia tengah tanpa sertifikasi masuk ke Eropa dengan harga yang sama. Bangsa kita dirampas secara totalitas oleh permainan seperti ini.

Ini akan membuat capital flight. Bahkan donor mafia. Bagaimana tidak sampai hal terkecil sekalipun akan menjadi pusat perhatian pesaing sawit di Riau.

Untuk itu, yang harus dilakukan adalah meluruskan mana yang hitam dan mana yang putih, tapi tetap bijak dalam bersikap.

Namun dengan kata lain, pemerintah bisa saja mengembangkan sektor lain sebagai topangan perekonomian masyarakat dan pendapatan daerah, dengan tidak menghilangkan sawit secara keseluruhan.

Penulis: Melba Ferry Fadly

TRAVELLING

Berita Terkini

Unik, Kelompok Pengamen Ini Bergaya Islami
Jumat, 23 Juni 2017 01:30

Unik, Kelompok Pengamen Ini Bergaya Islami

Unik, itulah kata-kata yang keluar dari mulut pengunjung salah satu cafe saat kedatangan sekelompok pengamen

Pemkab Inhil Akan Gelar Pawai Takbir Hari Raya Idul Fitri Tahun 2017
Kamis, 22 Juni 2017 23:45

Pemkab Inhil Akan Gelar Pawai Takbir Hari Raya Idul Fitri Tahun 2017

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) akan menggelar pawai takbir di malam Hari Raya Idul Fitri Tahun 2017 dalam rangka menyemarakkan hari kemenangan umat Islam yang berdasarkan estimasi akan jatuh

Terminal dan Bandara Jadi Sasaran BPOM Dalam Pengawasan Makanan
Kamis, 22 Juni 2017 23:20

Terminal dan Bandara Jadi Sasaran BPOM Dalam Pengawasan Makanan

Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), Pekanbaru kamis (22/6/2017) mengadakan pengawasan serta memberikan informasi mengenai makanan dan minuman layak di konsumsi 

Tidak Ada Satpol PP, Pasar Jongkok Delima Ramai, Jalan Macet Total
Kamis, 22 Juni 2017 22:30

Tidak Ada Satpol PP, Pasar Jongkok Delima Ramai, Jalan Macet Total

Jelang hari raya Idul Fitri, warga Kota Pekanbaru semakin banyak mempersiapkan segala keperluan. Salah satu tempat yang paling banyak diserbu ialah Pasar Jongkok

Dihadiri Wawako Ayat Cahyadi Posko Mudik Lebaran PKS Diresmikan
Kamis, 22 Juni 2017 22:09

Dihadiri Wawako Ayat Cahyadi Posko Mudik Lebaran PKS Diresmikan

Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi secara resmi membuka posko mudik Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di perbatasan Pekanbaru dan Kampar, Kamis (22/06/2017). Turut hadir peresmian tersebut Ketua DPW PKS

Terdakwa Korupsi Pedamaran Nilai Dakwaan Jaksa Kabur
Kamis, 22 Juni 2017 21:02

Terdakwa Korupsi Pedamaran Nilai Dakwaan Jaksa Kabur

Sidang perkara korupsi proyek Jembatan Pedamaran II dengan terdakwaI bus Kasri, mantan Kadis PU Kabupaten Rokan Hilir dan Minton Bangun ST, Chief Residen Engginer Manajemen Kontruksi

Ayo Saksikan Hiburan Rakyat Pacu Biduak di Danau Singkarak
Kamis, 22 Juni 2017 20:11

Ayo Saksikan Hiburan Rakyat Pacu Biduak di Danau Singkarak

Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi direncanakan akan membuka loma Pacu Biduak Simawang 2017 yang akan diadakan di Dermaga Ombilin Danau Singkarak, Rabu

Dari Cek Kesehatan Pengemudi Hingga Bagi Vitamin di Posko Mudik Payakumbuh
Kamis, 22 Juni 2017 17:30

Dari Cek Kesehatan Pengemudi Hingga Bagi Vitamin di Posko Mudik Payakumbuh

Kapolres Payakumbuh, Provinsi Sumatera Barat, AKBP Kuswoto membagi-bagikan Vitamin kepada tim pengamanan mudik lebaran 1438 H di posko pengamanan, Kamis (22/06/2017).

Mudik Bandara: Ini Data Keberangkatan 2 Hari Terakhir
Kamis, 22 Juni 2017 17:20

Mudik Bandara: Ini Data Keberangkatan 2 Hari Terakhir

Posko Mudik di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru mencatat, keberangkatan penumpang melejit naik. 

Bank Riau Kepri Dipercaya Garap UMKM Berbunga Rendah di Kabupaten Siak
Kamis, 22 Juni 2017 17:10

Bank Riau Kepri Dipercaya Garap UMKM Berbunga Rendah di Kabupaten Siak

Sejalan dengan komitmennya dalam penyaluran kredit produktif, Bank Riau Kepri melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Kabupaten Siak Sri Inderapura untuk Program Penyaluran Pinjamam Modal Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).