Rudi Habibi, Kisah Masa Muda Sang Visioner

Sabtu, 16 Juli 2016 08:42
Rudi Habibi, Kisah Masa Muda Sang Visioner
Film Rudy Habibie (Foto: Net)

BERTUAHPOS.COM (BPC) - Kecerdasan yang dimiliki Presiden Republik Indonesia ke-3, Bacharuddin Jusuf Habibie (BJ Habibie) membuat sejumlah orang banyak termotivasi. Hal ini terbukti setelah sukses dirilisnya film pertamanya Habibie & Ainun, Rumah produksi MD Pictures kembali akan menayangkan film Rudy Habibie.

Film yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo ini, menuai banyak sanjungan dari penggemar dunia perfilman Indonesia. Sosok Reza Rahardian yang berperan sebagai Rudy Habibie masih mampu menyedot perhatian dengan karakter persis seperti Habibie sebenarnya.

Film yang mulai tayang pada 30 Juni 2016 lalu diadaptasi dari buku Gina S Noer berjudul Rudy: Kisah Masa Muda Sang Visioner. Buku tersebut juga ditulis berdasarkan cerita dari Habibie itu langsung. Gina juga didapuk sebagai penulis naskah.

Pada bagian pertama penonton akan disuguhkan dengan kisah kecil Habibie dengan keluarganya yang hidup di masa Penjajahan Jepang. Beberapa scine begitu jelas menyajikan nuansa tempo dulu dengan pesan bahwa tanah air ketika itu sangat jauh dari kata damai.

Film ini bercerita tentang masa muda Presiden ke-3 Republik Indonesia, Prof Dr Ing Bacharuddin Jusuf Habibie yang diperankan oleh Reza Rahadian. Habibie yang masa mudanya lebih dikenal dengan nama panggilan Rudy Habibie menempuh studinya di Aachen, Jerman.

Rudy yang menempuh studi di luar negeri dengan biaya pribadi dari keluarganya, dengan gigih menimba ilmu di negeri orang demi meraih mimpi. Kegigihannya untuk mewujudkan mimpinya akan industri dirgantara Indonesia serta lika-liku yang harus ia hadapi tergambar di film ini.

Di masa kuliahnya pula, Rudy bertemu dengan Ilona yang diperankan oleh Chelsea Islan, gadis Jerman asal Polandia yang mencuri hatinya dan menjadi kekasihnya selama di Jerman.
Ilona juga menjadi salah satu pendukung visi Habibie untuk mendirikan industri dirgantara di Indonesia meskipun pada akhirnya kisah mereka harus kandas karena perbedaan kultur dan prinsip.

Produser Rudy Habibie sekaligus CEO MD Corp., Manoj Punjabi MD Pictures tampaknya berupaya meningkatkan kualitas berstandar internasional setaraf film Hollywood dengan melakukan sound mixing di Los Angeles Amerika Serikat, bekerja sama dengan sound designer Chris David yang pernah mendapat nominasi Piala Oscar untuk film Legends of the Fall (1994).

Ada banyak peristiwa unik dan menarik yang dialami Habibie semasa dia menjalankan pendidikannya di German. Termasuk kecerdasan sang visioner yang acap kali membuat saingannya tertegun. Film yang berdurasi lebih kurang 2 setengah jam itu juga dihiasi dengan adegan adekan kocak, dan romantis.

Namun sang sutradara lebih menonjolkan pada sisi kecintaan Habibie kepada tanah air. Habibie harus berjuang keras demi rasa cintanya pada Indonesia. Dalam situasi ekonomi keluarga yang sudah kembang kempis, dia berusaha meyakinkan diri untuk membangun Indonesia dari German. Bahkan rasa cintanya itu mengalahkan rasa cintanya pada Ilona. Film ini sangat rekomendet untuk disaksikan semua kalangan, sebab mengandung banyak nilai moral dan pendidikan tinggi. Terutama bagi pelajar yang tengah berjuang di luar negeri.

Penulis: Arie

 

Klik tombol Like jika Anda suka dengan Berita ini

TRAVELLING

Berita Terkini

Waduh, Wakil Rakyat Ikut Eksis di Baliho Paslon Gubri
Rabu, 21 Pebruari 2018 22:21

Waduh, Wakil Rakyat Ikut Eksis di Baliho Paslon Gubri

Ketua dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru ikut eksis dalam baliho milik salah satu pasangan calon (Paslon) Gubernur Riau (Gubri).

805 Personil Gabungan Bakal Kawal Aksi BEM se-Indonesia Besok
Rabu, 21 Pebruari 2018 22:04

805 Personil Gabungan Bakal Kawal Aksi BEM se-Indonesia Besok

Sebanyak 805 personil gabungan akan kawal aksi unjuk rasa yang digelar oleh ratusan mahasiswa dari universitas di Indonesia besok, Kamis (22/2/2018)

Minat Petani Padi Peserta AUTP di Payakumbuh Menurun
Rabu, 21 Pebruari 2018 21:35

Minat Petani Padi Peserta AUTP di Payakumbuh Menurun

Minat masyarakat petani padi terhadap Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) di Kota Payakumbuh, Propinsi Sumatera Barat tahun 2017 lalu jauh menurun dibanding pada tahun 2016. 

Usut Dugaan Korupsi di Dispora Riau, Kejati Kembali Periksa Saksi
Rabu, 21 Pebruari 2018 20:45

Usut Dugaan Korupsi di Dispora Riau, Kejati Kembali Periksa Saksi

Penyidik Kejaksaan Tinggi Riau kembali memeriksa saksi terkait dugaan korupsi di Dispora Riau. Rabu (21/2/2018), giliran saksi J, seorang wanita di Dispenda Riau diperiksa.

Kasus Penyerangan Ulama, Jokowi Minta Ketegasan Polisi
Rabu, 21 Pebruari 2018 20:38

Kasus Penyerangan Ulama, Jokowi Minta Ketegasan Polisi

Presiden Indonesia, Joko Widodo minta ketegasan polisi menghadapi kasus penyerangan ulama dan rumah ibadah.

Sidang Korupsi di Dispenda. Saksi Akui Lakukan SPPD Fiktif
Rabu, 21 Pebruari 2018 20:27

Sidang Korupsi di Dispenda. Saksi Akui Lakukan SPPD Fiktif

Enam orang staf di Bidang Pajak Dispenda Riau, mengakui pernah melakukan perjalanan dinas fiktif tahun 2015 hingga tahun 2016.

Berkeliaran Dilangit Pekanbaru Pesawat Tempur F-16 Lanud Rsn Turunkan Paksa Pesawat Asing
Rabu, 21 Pebruari 2018 20:15

Berkeliaran Dilangit Pekanbaru Pesawat Tempur F-16 Lanud Rsn Turunkan Paksa Pesawat Asing

Force Down atau penurunan paksa pesawat asing yang melanggar kedaulatan wilayah udara NKRI oleh pesawat tempur F-16 Skadron Udara 16 di Lanud Roesmin Nurjadin terjadi hari ini Rabu (21/2/2018).

Suhardiman Amby: RAL Bangkrut, Kenapa Asetnya Tidak Disita Bank Muamalat
Rabu, 21 Pebruari 2018 20:09

Suhardiman Amby: RAL Bangkrut, Kenapa Asetnya Tidak Disita Bank Muamalat

Sekretaris Komisi III DPRD Riau, Suhardiman Amby heran ketika Bank Mualmalat malah menagih pembayaran hutan PT RAL ke Pemprov Riau.

Wah,  Dua Spanduk Kandidat Ini Terpajang Nyata di Jalan Nangka
Rabu, 21 Pebruari 2018 20:01

Wah, Dua Spanduk Kandidat Ini Terpajang Nyata di Jalan Nangka

Spanduk Paslon Gubri kini tampaknya semakin berterbaran,  meski Bawaslu melarang pemasangan atribut kampanye namun nyatanya himbauan itu tidak diindahkan. 

Box Culvert Penyebab Banjir di Perumahan Panam Regency?
Rabu, 21 Pebruari 2018 19:46

Box Culvert Penyebab Banjir di Perumahan Panam Regency?

Plt Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi, mengatakan salah satu penyebab terjadinya banjir di Panam tepatnya Perumahan Panam Regency ialah adanya pembangunan box culvert.