Rahasia Anak Bisa Lebih "Kaya" saat Masuk Sekolah

Minggu, 03 Juli 2016 06:00
Rahasia Anak Bisa Lebih 'Kaya' saat Masuk Sekolah

BERTUAHPOS.COM (BPC) - Libur sekolah biasanya waktu yang paling ditunggu anak-anak. Begitu banyak hal ingin mereka lakukan selepas banyaknya tugas sekolah, ulangan, dan juga ujian.

Anak-anak memang banyak maunya dan itu adalah wajar mengingatusia mereka yang aktif. Ada yang ingin bermain bersama teman-teman, sekadar jalan-jalan ke pusat belanja dan bermain game, menyaksikan film favorit, bahkan ada yang berharap dapat berlibur bersama orangtuanya ke luar kota atau ke luar negeri.

Tapi, bagaimana kalau Anda sebagai orangtua sedang mengalami keterbatasan waktu maupun dana untuk berlibur bersama anak-anak? Apakah Anda akan membiarkan mereka menghabiskan waktu liburannya berlalu begitu saja?

Rasanya sayang, memang. Tapi, jangan khawatir, Anda tetap dapat mengajak buah hati bertualang ke berbagai kota maupun negara melalui cerita.

Advertisment

Ada banyak buku cerita yang dapat membawa fantasi anak melintasi berbagai tempat. Salah satunya adalah buku 100 Cerita Rakyat Nusantara karya Dian Kristiani (Dian K.). Melalui 100 cerita di buku ini anak-anak dapat merasakan keberagaman dan kekayaan cerita rakyat di Indonesia, mulai Sumatera, Sulawesi, hingga Papua.

Ada cerita Buaya Perompak, si Bungsu, dan Sultan Domas dari Lampung.  Cerita La Dana dan Kerbau, La Upe, dan Putri Tandampalik dari Sulawesi Selatan. Ada juga cerita Asal Mula Tanjung Menangis, Terompah Sultan Gajadean, dan Asal Mula Telaga Biru dari Maluku Utara, serta cerita Buaya Sakti, Kasuari dan Dara Makota, Asal Usul Nama Irian dari Papua, dan masih banyak lagi.

Agar lebih menyenangkan, beri kesempatan kepada buah hati Anda untuk memilih dari provinsi mana dia akan mulai bertualang melalui cerita yang ada. Jika destinasi pertama yang dipilih anak Anda adalah Jawa Tengah, dia dapat bertemu dengan Timun Mas dan juga Cindelaras.

Setelah puas menikmati cerita rakyat dari wilayah tersebut, ajaklah anak Anda untuk menjelajah dan berkenalan dengan cerita-cerita rakyat dari provinsi lainnya. Ada kisah mengharukan tentang keluarga, ada pula cerita seru dalam menghadapi monster.

Saat membaca buku ini, setiap cerita dapat dipilih secara acak tanpa perlu mengikuti urutan yang ada. Selain itu, cerita rakyat dalam buku ini ditulis khusus untuk anak-anak sehingga tidak mengandung unsur mistis dan kekerasan.

Tak hanya itu. Setiap kisah juga memiliki pesan moral dan mengajarkan kepada anak untuk berani berjuang, cerdik menghadapi masalah, dan selalu jujur kepada siapa pun.

Nah, setelah bertualang mengunjungi 33 provinsi yang ada di Indonesia, buah hati Anda pun dapat semakin "kaya" saat masuk sekolah nanti. Selamat menjelajah Indonesia!

Sumber: kompas.com

TRAVELLING

Berita Terkini

Inilah Penyebab Tingginya Peminat GoJek di Pekanbaru
Senin, 21 Agustus 2017 13:32

Inilah Penyebab Tingginya Peminat GoJek di Pekanbaru

Mudahnya syarat dan ketentuan ternyata menjadi acuan utama sehingga banyak yang berminat menjadi pengemudi Gojek.

Pangkas APBD Perubahan Rp 600 Miliar, Pemprov Riau Kurangi Perjalanan Dinas
Senin, 21 Agustus 2017 13:16

Pangkas APBD Perubahan Rp 600 Miliar, Pemprov Riau Kurangi Perjalanan Dinas

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau kembali merasionalisasi anggaran. Diproyeksikan APBD Perubahan Riau 2017 berkurang sebesar Rp 600 miliar. 

Supir Taksi Konvensional Bubar Setelah dengarkan Keputusan Ini
Senin, 21 Agustus 2017 13:15

Supir Taksi Konvensional Bubar Setelah dengarkan Keputusan Ini

Hingga Siang ini, Senin (21/8/2017), para supir taksi konvensional masih kerumuni kantor DPRD Kota Pekanbaru. Mereka menunggu hasil dialog perwakilan supir taksi dengan anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru. 

Perwakilan Taksi Konvensional Kecewa Gagal Jumpa Dengan Walikota Pekanbaru
Senin, 21 Agustus 2017 13:10

Perwakilan Taksi Konvensional Kecewa Gagal Jumpa Dengan Walikota Pekanbaru

Pertemuan yang digelar oleh pengelola taksi konvensional dengan Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru di ruang rapat lantai 3 Kantor Walikota Pekanbaru, Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru, Senin (21/8/2017), menuai kekecewaan dari pengelola perwakilan taksi konvensional yang hadir.

Jelang Hari Kelapa Dunia, Harga Kelapa Inhil Belum Stabil
Senin, 21 Agustus 2017 13:05

Jelang Hari Kelapa Dunia, Harga Kelapa Inhil Belum Stabil

Jelang Hari Kelapa Dunia yang akan dilaksanakan di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) pada 9 September 2017 mendatang, harga kelapa minggu ini naik menjadi Rp 23.000 perkilonya.

Kerususan Angkutan Online VS Konvensional, 9 Mobil Taksi Rusak
Senin, 21 Agustus 2017 12:55

Kerususan Angkutan Online VS Konvensional, 9 Mobil Taksi Rusak

Sebanyak 9 mobil taksi rusak, akibat aksi rusuh yang terjadi antara para driver para angkutan online dan konvensional Minggu malam kemarin. Peristiwa itu terjadi di kawasan Mall SKA Pekanbaru. 

Dishub Kota Pekanbaru: Operasi Angkutan Online Akan Dihentikan
Senin, 21 Agustus 2017 12:45

Dishub Kota Pekanbaru: Operasi Angkutan Online Akan Dihentikan

Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Arifin Harahap mengatakan operasi angkutan online akan dihentikan, sampai masalah izin terselesaikan. 

Jelang Idul Adha, Petani Bawang Prei di Sumbar Bisa Tersenyum
Senin, 21 Agustus 2017 12:35

Jelang Idul Adha, Petani Bawang Prei di Sumbar Bisa Tersenyum

Melonjaknya harga Bawang Prei sejak dua pekan terakhir, membuat para petani bisa tersenyum lega.

Gelar Pertemuan Dengan Dishub, Perwakilan Taksi Konvensional Tegaskan Tolak Angkutan Online di Pekanbaru
Senin, 21 Agustus 2017 12:25

Gelar Pertemuan Dengan Dishub, Perwakilan Taksi Konvensional Tegaskan Tolak Angkutan Online di Pekanbaru

Pasca kerusuhan kendaraan angkutan umum konvensional dengan angkutan umum berbasis online, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru langsung menggelar pertemuan dengan seluruh perwakilan taksi konvensional yang ada di Pekanbaru.

BKD Bakal Perpanjang Pendaftaran Seleksi Pejabat di Tiga OPD
Senin, 21 Agustus 2017 12:15

BKD Bakal Perpanjang Pendaftaran Seleksi Pejabat di Tiga OPD

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau berencana memperpanjang waktu pendaftaran tiga posisi pejabat eselon II di Organisasi Perangkat Daerah (OPD).