Bisakah Masuk Surga lewat Harta?

Minggu, 03 Juli 2016 05:00
Bisakah Masuk Surga lewat Harta?

BERTUAHPOS.COM (BPC) - "Semoga Allah melinpahkan berkah-Nya padamu, terhadap harta yang engkau berikan. Dan, semoga Allah juga memberkahi harta yang engkau tinggalkan untuk keluargamu." (Doa Rasulullah SAW kepada Abdurrahman bin Auf).

Menjadi pebisnis adalah pilihan, apalagi jika keputusan yang akan dipilih sudah mantap di depan mata dan keyakinan akan pintu rezeki yang terbuka lebar sudah di dalam ingatan. Begitulah seharusnya sikap seorang muslim dalam mencari rezeki.

Di buku 10 Kunci ala Sahabat Rasulullah terbitan Qibla (imprint Penerbit Bhuana Ilmu Populer) tidak sekadar mengajarkan kita menjadi pebisnis kaya, tetapi juga menginspirasi agar masuk surga melalui kekayaan atau harta yang dimiliki.

Sejak zaman Nabi, beberapa contoh teladan sukses dalam dunia usaha telah Allah perlihatkan melalui para sahabat Rasulullah SAW. Merekalah enterpreuneur sekaligus muslim sejati yang bisa dijadikan inspirasi dalam berbisnis. Properti, perdagangan, dan jenis bisnis lainnya pernah mereka jalani dan sukses hingga memiliki omzet miliaran, bahkan triliunan.

Mereka kaya sebagai pebisnis, tapi juga merupakan muslim yang taat. Hal tersebut menunjukkan bahwa para sahabat Nabi Muhammad SAW memiliki kecerdasan manajerial tinggi dalam mengelola, mengatur, dan menempatkan diri dalam berbisnis.

Advertisment

Muslim harus kaya secara finansial. Tentu saja, kekayaan finansial di sini dimaksudkan agar bermanfaat dalam kebaikan, misalnya digunakan untuk sedekah, infak, dan sebagainya. Semakin kaya finansial, tentu semakin besar peluangnya.

Trik berbisnis

Buku 10 Kunci ala Sahabat Rasulullah mengupas banyak hal, di antaranya karakter bisnis, manajemen bisnis, serta tips dan trik berbisnis. Dari para sahabat Rasul kita belajar bahwa menjadi kaya bukan sekadar soal memupuk uang, tapi lebih dari itu!

Buku ini juga membahas cara pengusaha pembuka rezeki dengan visi menghasilkan kebaikan. Satu contohnya adalah Abdurrahman bin Auf. Beliau pernah menyumbang seluruh barang yang dibawa oleh kafilah dagangnya kepada penduduk Madinah, padahal seluruh kafilah ini membawa barang dagangan yang diangkut oleh 700 unta yang memenuhi jalan-jalan kota Madinah.

Tak jarang, Abdurrahman bin Auf juga menyantuni para veteran Perang Badar yang masih hidup saat itu. Dia mengeluarkan dengan santunan sebesar 400 dinar atau sekitar Rp 500 juta per orang untuk veteran yang jumlahnya tidak kurang dari 100 orang. Dia juga menyantuni para istri Rasulullah, memberi makan anak yatim dan fakir miskin di Madinah. Bahkan, dalam satu kali duduk, pada masa Rasulullah SAW, Abdurrahman bin Auf berinfak sebesar 40 ribu dinar (Rp64 miliar).

Demikian juga Abu Bakar. Dalam sejarah Islam disebutkan bahwa Abu Bakar pernah membebaskan seorang budak yang bernama Bilal bin Rabbah.

Saat menawarkan untuk menebusnya, sang majikan, yaitu Umaiyah bin Khalaf, memberikan penawaran tinggi, yaitu 9 uqiyah emas (1 uqiyah adalah 31,747 gram emas; sekitar 7,4 dinar emas di mana 1 dinar emas adalah 4,25 gram emas). Abu Bakar menyanggupinya tanpa menawar.

Saat ini, 1 dinar berharga sekitar Rp2,1 juta per keping. Dengan demikian, yang harus ditebus Abu Bakar sekitar 9 x 7,4 x Rp2,1 juta; jika ditotal jumlahnya sekitar Rp140 juta.

Selain itu, banyak kisah seputar bagaimana beliau membebaskan budak. Bahkan, di awal keislamannya diceritakan bahwa Abu Bakar pernah menghabiskan 40.000 dirham untuk memerdekakan budak dengan perhitungan 1 dirham saat ini sekitar Rp70.000,- maka dana yang dihabiskan itu sekitar Rp2,8 miliar.

Tapi, yang tak kalah monumental adalah sosok Khalifah Umar bin Abdul Aziz. Saat menjadi khalifah beliau menyerahkan seluruh harta yang dimilikinya, seluruh kuda tunggangannya, seluruh minyak wanginya, dan seluruh perhiasannya. Semua dijual seharga 23 ribu dinar atau sekitar Rp11,5 miliar, dan dimasukkan ke baitul maa. Sungguh seorang pemimpin yang memberikan teladan bagi rakyatnya!

Ya, beliau juga memberikan gaji kepada para hakim (qadli) lebih tinggi daripada para pegawai yang lain, yakni sekitar 400 dinar atau sekitar Rp200 juta per tahun. Ini diberikan agar qadli menjalankan tugasnya dengan adil dan dilandasi ketakwaan sehingga tidak mudah dibeli oleh orang-orang yang hendak berlaku curang dalam perkara.

Tidak hanya itu. Beliau juga melarang para pejabat dan gubernur melakukan bisnis. Sebab, bisnis penguasa itu akan menimbulkan fasad atau kerusakan jiwa bagi yang bersangkutan, dan akan menimbulkan kehancuran (mahlakat) bagi rakyat; penguasa akan melakukan monopoli dan memaksakan harganya kepada rakyat demi penumpukan modal bagi dirinya.

Selain memotivasi pembaca agar meneladani inspirasi bisnis Sahabat Rasulullah, buku ini juga memberikan inspirasi, panduan moral menjadi seorang wirausahawan sukses di dunia dan mulia di akhirat.

Di sini juga banyak argumentasi yang memadahi perihal mengapa wirausaha layak menjadi pilihan muslim. Letakkan hartamu di tangan, bukan di hati. Bukankah harta dalam arti sesungguhnya adalah harta yang telah kita keluarkan di jalan Allah?

Sumber: kompas.com

TRAVELLING

Berita Terkini

Rabu, 28 Juni 2017 15:48

Arus Mudik Hari Ini, Jalur Batusangkar Merangkak

Tiga hari pasca lebaran, atau H+3 Hari Raya Idul Fitri, arus mudik kendaraan di beberapa jalan lintas tampak mulai padat dan merangkak. Salah satunya ialah jalan lintas menuju Batusangkar, Sumatera Barat.
Rabu, 28 Juni 2017 15:45

Liburan, Istana Pagaruyung Penuh Sesak

Momen hari libur raya Idul Fitri, dimanfaatkan oleh semua lapisan masyarakat untuk pergi berlibur mengunjungi objek-objek wisata, salah objek wisata yang ramai dikunjungi di Sumatera Barat ialah, Istana Baso Pagaruyung.
Rabu, 28 Juni 2017 15:39

H+3 Arus Mudik, Terjadi Peningkatan Penumpang di Terminal Pekanbaru

H+ 3 atau tiga hari selepas hari raya Idul Fitri, arus mudik kembali meningkat. Salah satunya ialah di Terminal Tipe A Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS) Pekanbaru, Rabu (28/6/2017).
Rabu, 28 Juni 2017 15:36

Pengunjung Pulau Angso Duo Naik 2 Kali Lipat

Tiga hari lepas Raya Idul Fitri, wisatawan tampak banyak mengunjungi Pulau Angso Duo, Pariaman, Rabu (28/6/2017).
Peringati Idul Fitri dan Sambut Para Perantau, Warga Sei Belantik Gelar Acara Besar - Besaran
Rabu, 28 Juni 2017 09:21

Peringati Idul Fitri dan Sambut Para Perantau, Warga Sei Belantik Gelar Acara Besar - Besaran

Dalam rangka memperingati hari Raya Idul Fitri dan menyambut para perantau yang pulang kampung kembali tanah kelahirannya, warga Desa Sei Belantik

Rabu, 28 Juni 2017 08:56

Hotspot Hanya Ada di Sumatera Selatan

Rabu (28/06/2017), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) catat Pulau Sumatera minim hotspot atau titik panas. Hal itu membuat jarak pandang di Riau normal.
BMKG: Riau Hujan Sore dan Malam Hari Disertai Angin Kencang
Rabu, 28 Juni 2017 08:45

BMKG: Riau Hujan Sore dan Malam Hari Disertai Angin Kencang

Rabu (28/06/2017), peluang hujan kemungkinan masih akan mengguyur Riau dan sekitarnya. Hujan dapat disertai angin kencang pada sore atau malam hari.

Berat Badan Bertambah, Ini Tips Agar 'Kurus' Sehabis Lebaran
Rabu, 28 Juni 2017 06:00

Berat Badan Bertambah, Ini Tips Agar 'Kurus' Sehabis Lebaran

Bagaimana tidak, lepas dari berpuasa sebulan penuh ternyata tidak sedikit yang malah sulit menghentikan kebiasaan makan. 

Bejat! Pria Rusia Perkosa Putri Angkatnya 729 Kali
Selasa, 27 Juni 2017 21:05

Bejat! Pria Rusia Perkosa Putri Angkatnya 729 Kali

Tidak hanya itu, pelaku juga disebut menerima dana pengasuhan sebesar 20 ribu Rubel atau sekitar Rp4 juta per bulan, untuk setiap anak yang dia asuh.

Payakumbuh Panas Kepanjangan, Warga Berbondong-Bondong Mandi di Kaki Bukit
Selasa, 27 Juni 2017 20:35

Payakumbuh Panas Kepanjangan, Warga Berbondong-Bondong Mandi di Kaki Bukit

Kekeringan air yang sudah terjadi selama beberapa waktu terakhir ini tidak hanya terjadi pada saat ini saja