Ingin Menjadi Milyarder? Yuk Nonton Film Inspirasi Sepanjang Masa

Kamis, 17 November 2016 15:06
Ingin Menjadi Milyarder? Yuk Nonton Film Inspirasi Sepanjang Masa
The Pursuit of Happyness

"Jika Anda butuh motivasi, ilmu atau cara untuk sukses dalam kehidupan, film yang dibintangi aktor hollywood ini sangat pantas Anda tonton. Entah Anda seorang pencari kerja, seorang karyawan, sales, negosiator, ayah, istri atau Anda sosok yang (merasa) bermasalah, film ini untuk Anda. Jangan mengeluh dulu dengan masalah Anda, apapun itu. Pastikan Anda menonton pursuit of happyness terlebih dahulu"

 

BERTUAHPOS.COM - Sebelum membaca film fenomenal yang di angkat dari kisah nyata ini, ada baiknya kita jawab beberapa pertanyaan berikut:

  • Pernahkah Anda ditinggal istri karena Anda seorang salesman?
  • Pernahkah Anda di penjara karena tak mampu membayar denda parkir?
  • Pernahkah Anda mengecat rumah kontrakan Anda, sebagai kompensasi perpanjangan penundaan pembayaran sewa kontrak?
  • Pernahkah Anda dikejar supir taxi karena tak punya uang membayar taxi? Dan juga kejar - kejaran dengan orang gila?
  • Pernahkah Anda disuruh - suruh oleh senior dalam sebuah program magang dan Anda harus menikmati itu?
  • Pernahkan Anda di usir dari kontrakan atau wisma karena tak mampu membayar sewa, dan seluruh barang Anda dikeluarkan?
  • Pernahkah Anda menginap di toilet bersama anak Anda karena tak lagi memiliki uang?
  • Pernahkan Anda menginap di penginapan sosial dan berpindah - pindah karena sama sekali tak memiliki uang?
  • Pernahkah Anda di tabrak mobil karena mengejar orang gila yang membawa barang Anda?
  • Dan pernahkah Anda lari hingga beberapa blok, kemudian menemui para direksi sebuah perusahaan tuk wawancara dengan pakain lusuh penuh cat, plus belum mandi?
  • Atau yang satu ini, pernahkah Anda 'menjual' darah Anda untuk mendapatkan beberapa rupiah agar tetap bertahan hidup?

Nah, jika Anda belum pernah mengalaminya atau hanya satu dua saja dari pertanyaan itu, maka lanjutkan untuk membaca (menonton) resensi ini. Kenapa? Karena semua pertanyaan diatas ada di dalam film berjudul persuit happyness  ini.

Ya, cerita film pursuit  of happyness ini dimulai tahun 1981 di Kota San Fransisco, Amerika Serikat.

Pria bernama Chris Gardner memulai kisahnya dari menjual scanner kepadatan tulang. Chris menginvestasikan seluruh uang yang ada untuk menjadi seorang salesman.

Disinilah kisah menarik itu di mulai. Bak kata orang, jika Anda seorang sales maka bersiaplah menerima penolakan dan penolakan.

Namun, perihnya hidup Chris dengan berbagai penolakan tak membuatnya pesimis, Ia tetap optimis. Ini terlihat dari cuplikan seorang dokter yang menolak prodaknya dengan mengatakan itu (barang) tidak perlu dan mahal. Lantas apa jawabannya? Chris Gardner menjawab, mungkin Anda lain kali (membeli-red) akan membelinya dan terima kasih banyak.

Film bergenre drama di tahun 81 itu, kehidupan Chris dan istri bersama seorang anaknya, mulai mengalami kesulitan yang luar biasa.

Bagaimana tidak, rumah kontrakan sudah beberapa bulan tidak dibayar. Prodak scannernya juga tidak laku terjual.

Bahkan meski istri kerja sebagai buruh dengan dua kali shift kerja, kebutuhan rumah tangga Chris tetap belum terpenuhi hingga istri meninggalkan suami bersama anaknya.

Pelajaran terbaik bagi seorang sales di tunjukkan oleh Will Smith, actor yang memerankan Chris Gardner. Sebagai seorang sales, Chris memperlihatkan semangat dan antusias dalam menjual prodak - prodaknya, sekalipun yang diterima penolakan.

Seorang yang mengaku sales, layak belajar dari film ini.

Singkat cerita, perubahan hidup Chris dimulai pertemuannya pada seorang pialang pasar modal yang tanpa sengaja bertemu di sebuah kantor sekuritas, Dean Witter Reynodls.

Layaknya orang cerdas yang ingin belajar, Chris bertanya kepada sang pialang yang baru keluar dari sebuah mobil mewah berwarna merah.

Pertanyaanya sangat luar biasa, hanya dua pertanyaaan yang langsung to the point.

Apa kerjamu? Dan bagaimana kamu mengerjakannya?

Ketika sang pialang menjawab ia seorang makelar saham, Chris melanjutkan pertanyaannya dengan bertanya, tentu untuk menjadi sepertinya harus berpendidikan tinggi.

Yang mengejutkan, sang makelar atau pialang tersebut membantahnya dan mengatakan tidak harus begitu karena yang terpenting kamu bagus dengan angka dan manusia (cerdas dalam angka-angka dan (berhubungan  cerdas dengan).

Dialog singkat itu membuat Chris mulai tertarik dengan dunia saham, dan bahkan sejenak (ditempat itu) ia menikmati suasananya dan sampai bertanya kepada dirinya sendiri, kenapa saya tidak bisa seperti itu? Maksudnya, kenapa mereka - mereka bisa bahagia dan kaya, sementara saya tidak?

Orang sukses sangat cendrung menerima berbagai penolakan, sinisme, celaan dan bahkan dari orang terdekat. Seperti yang dialami Christ, ketika memberitahukan kepada istri bahwa ia akan mengajukan permohonan kerja dengan magang terlebih dahulu, sang istri mencelanya. Meski demikian, Christ tak patah arang, Ia tetap melanjutkan keinginannya.

Di berbagai cuplikan film great sepanjang masa ini, terdapat banyak pelajaran. Misalnya bagaimana tindakan Chris yang ceroboh, keberanian yang konyol dan sikap kejujuran yang luar biasa.

Tidak itu saja, kehebatan film ini memperlihatkan sisi positif (ilmu) dalam praktek menjual diri, mempromosikan diri, bagaimana membaca gesture orang atau apa yang ada di benak lawan bicara kita.

Chris nyaris tak mengeluh, tetap optimis dan bergerak maju. Chris juga pernah kejar - kejaran dengan tukang taksi karena tak mampu membayar taksi, kejar - kejaran dengan dua orang pengamen yang membawa scannernya hingga mengejar orang gila. Unik, menarik dan penuh makna.

Ada lagi yang tak kalah hebat, Chris dipenjara semalam karena banyaknya tagihan denda parkirnya, hingga menghadap para direksi dalam proses wawancara kerja dengan pakai penuh cat dan berbau.

Memang dalam film ini tidak menampilkan bagaimana proses Chris menjadi milyarder setelah ia diterima kerja di sebuah sekuritas. Namun, bagian proses hingga Chris mulai bekerja di pasar saham, adalah sesuatu yang sangat bernilai, penuh makna dan banyak pelajaran penting kehidupan.

Jika Anda seorang sales, jika Anda seorang negosiator, pekerja, profesional atau bahkan pengangguran, film ini sangat pantas untuk di tonton. Bahkan jika Anda seorang suami, istri atau orang tua, film yang dibintangi Will Smith bersama sang anak, juga sangat layak di tonton.  So, mari mengutip pelajaran dari Pursuit of Happyness.

Berikut kutipan – kutipan dari Film Pursuit of Happyness

Kutipan penting bagi pelamar kerja

"Saya tipe orang yang jika anda tanyakan suatu pertanyaan padaku, dan saya tak tahu jawabannya, saya akan memberi tahu anda bila saya tak tahu. Namun saya bersumpah bahwa saya tahu cara menemukannya, dan saya akan temukan jawabannya"

Kutipan sang ayah kepada anaknya

"Jangan biarkan orang yang memberitahumu, kamu tak bisa lakukan sesuatu, sekalipun saya (ayah)"

"Kamu punya impian, kamu harus melindunginya"

"Orang tak bisa melakukan sesuatu sendiri, mereka ingin minta kamu tak melakukannya"

"jika kamu inginkan sesuatu, raih saja. Titik"

Kutipan sang anak penuh makna

"suatu hari, seorang lelaki tenggelam dalam air. Kemudian sebuah perahu lewat dan mengatakan, apa kamu perlu bantuan? Lelaku itu bilang, tidak, terima kasih. Tuhan akan menyelamatkanku. Lalu perahu lain datang dan mengatakan, apa kamu perlu bantuan? Dan lelaki itu masih berkata, tidak, terima kasih. Tuhan akan menyelamatkanku. Lalu dia tenggelam dan dia masuk surga. Lalu sang lelaki berkata, Tuhan, kenapa Engkau tak menyelamatkanku? Dan Tuhan menjawabnya, aku kirimkan kamu dua perahu besar, kamu tolol!

Pursuit of Happyness

Rilis                 : 15 Desember 2006 (USA)

Sutradara       : Gabriele Muccino

Lagu                : A Father’s Way

Pemeran         : Will Smith, Jaden Smith, Thandie Newton

 

Klik tombol Like jika Anda suka dengan Berita ini

TRAVELLING

Berita Terkini

Pakar: Jangan Salah, Asas Praduga Tak Bersalah Hanya untuk Hakim
Selasa, 12 Desember 2017 09:14

Pakar: Jangan Salah, Asas Praduga Tak Bersalah Hanya untuk Hakim

Jangan salah, asas praduga tak bersalah disebutkan berlaku hanya untuk hakim. Sedangkan bagi penyidik, mereka harus menduga bersalah.

Pemadaman Listrik Bergilir Lagi Hari Ini di Pekanbaru, Ini Jadwalnya
Selasa, 12 Desember 2017 08:56

Pemadaman Listrik Bergilir Lagi Hari Ini di Pekanbaru, Ini Jadwalnya

Pemadaman listrik kembali akan diadakan di sebagian Kota Pekanbaru hari ini, Selasa (12/12/2017).

57 Goweser Jajaran Kantor BRK Cabang Pekanbaru Ramaikan Sport Gathering
Selasa, 12 Desember 2017 08:38

57 Goweser Jajaran Kantor BRK Cabang Pekanbaru Ramaikan Sport Gathering

Bank Riau Kepri cabang Pekanbaru berikut dengan jajaran kantor di bawahnya, Sabtu (9/12) pagi, melakukan olahraga bersama dengan sepedaan di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Ahmad Yani, dan Sutomo. 

Hari Ini, Sidang Praperadilan Setya Novanto Digelar
Selasa, 12 Desember 2017 08:22

Hari Ini, Sidang Praperadilan Setya Novanto Digelar

Hari ini, Selasa (12/12/2017), sidang parperadilan Setya Novanto digelar. Agenda sidang pada hari ini adalah mendengarkan keterangan saksi ahli terkait status tersangka Setya Novanto.

Kecam AS, Jokowi Ke Turki Bahas Yerusalem di Sidang OKI
Selasa, 12 Desember 2017 08:18

Kecam AS, Jokowi Ke Turki Bahas Yerusalem di Sidang OKI

Presiden Jokowi dijadwalkan terbang ke Istambul, Turki. Dia akan membahas soal Yerusalem dalam Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), Selasa (12/12/2017). Yerusalem kini menjadi sorotan dunia, setelah

Melenggang Ke Paris, Menteri Jonan Lempar Kritik Tajam Soal Sawit RI Ditolak Eropa
Selasa, 12 Desember 2017 07:58

Melenggang Ke Paris, Menteri Jonan Lempar Kritik Tajam Soal Sawit RI Ditolak Eropa

Untuk menghadiri One Planet Summit 2017, Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, melenggang ke Paris. Kertika itu, sambutan yang Jonan paparkan membuat 

PT Home Centre Indonesia Buka Lowongan Kerja
Selasa, 12 Desember 2017 07:50

PT Home Centre Indonesia Buka Lowongan Kerja

Bagi anda yang sedang mencari informasi seputar lowongan kerja, kini  PT. Home Center Indonesia berupa perusahaan yang bergerak dibidang retail furniture, saat ini sedang membutuhkan tenaga kerja untuk ditempatkan pada posisi berikut:

Tahun Baru, The Premiere Hadirkan Loft Sweat Party
Selasa, 12 Desember 2017 00:00

Tahun Baru, The Premiere Hadirkan Loft Sweat Party

Tidak terasa, dentingan jam menuju 2018 sebentar lagi akan terdengar. 2017 akan menjadi kenangan dan selamat datang 2018. 

Cegah Difteri, Dokter Anak: MUI Sebut Vaksin Diperbolehkan
Senin, 11 Desember 2017 22:58

Cegah Difteri, Dokter Anak: MUI Sebut Vaksin Diperbolehkan

Difteri kembali mewabah di Indonesia. Satu-satunya cara untuk mencegahnya adalah dengan cara vaksinasi. Namun ada sebagian orang menganggap bahwa vaksin haram.

Trend 2018, Warna Lipstik Lebih Strong
Senin, 11 Desember 2017 22:43

Trend 2018, Warna Lipstik Lebih Strong

Tahun 2017,  penggunaan lipstik identik dengan warna ringan atau nude.