Beginilah Sikap Orang Arif Ketika Khilaf

Senin, 12 September 2016 10:13
Beginilah Sikap Orang Arif Ketika Khilaf
Ilustrasi.(net)

BERTUAHPOS.COM (BPC) - Diantara tanda sikap mengandalkan amal ialah berkurangnya harap kepada Allah tatkala Khilaf. Dalam sebuah catatan Al Hikam, Ibnu Atha'illah Al Iskandar menuliskan bahwa amal yang dimaksud ialah amal ibadah. Seperti Salat dan zikir. Ada dua kelompok orang yang mengandalkan amal ibadah mereka atau menggantungkan keselamatan diri mereka pada amal ibadah mereka, atau bukan kepada Allah secara murni.

Mereka itu adalah para orang yang tekun beribadah dan para murid, orang yang menghendaki kedekatan dengan Allah. Golongan pertama menganggap amal ibadah sebagai satu-satunya sarana untuk meraih surga dan menghindari siksa Allah.

Sementara itu golongan ke dua adalah mereka yang menganggap amal ibadah sebagai satu-satunya cara untuk mendekat diri mereka kepada Allah, menyikapi tirai penghalangan hati, membersihkan keadaan batin, mendalami hakikat ilahiyah, dan mengetahui berbagai rahasia keutuhan lainnya.

Menurut Ibnu Atha'illah kedua golongan ini sama-sama tercela. Karena tindakan dan keinginan mereka itu terlahir dari dorongan nafsu dan sikap percaya diri yang berlebihan. Mereka menganggap amal ibadah sebagai perbuatan diri mereka sendiri dan yakin bahwa amal ibadah mereka pasti akan membuahkan hasil seperti yang mereka inginkan.

"Berbeda dengan orang-orang yang mengenal Tuhan dengan baik, atau Arif. mereka tidak bergantung sedikitpun dengan amal ibadah yang mereka lakukan. Sebab menurut mereka pelaku hakiki dari semua amal ibadah itu ialah Allah SWT. Sedangkan mereka hanyalah objek penampakan dari semua tindakan dan ketentuan Allah SWT," ujarnya dalam tulisan tersebut.

Dalam hikmah itu, dia menyebut salah satu tanda orang menggantungkan keselamatan diri mereka pada amal yang mereka lakukan, bukan kepada Allah secara murni. Tujuannya supaya setiap hamba bisa mengenal dirinya dan masuk dalam golongan mana.

Apabila melakukan sebuah kemaksiatan mereka itu kehilangan harapan kepada Allah, yang Maha memberi Rahmat. Orang seperti ini masuk dalam golongan 'abid atau murid. Namun bila merasa dirinya nihil dan tidak berdaya atau lalai, seseorang yang masuk dalam golongan Arif akan melihat perbuatannya itu sebagai ketetapan.

"Demikian juga saat melakukan ketaatan. Maka dari itu siapa yang tidak mendapati tanda seperti ini dalam dirinya hendaknya dia mencapai maqam atau kedudukan arif dengan banyak melakukan oleh batin dan wirid," sambungnya.

Melalui penjabaran diatasi, Ibnu Atha'illah ingin mendorong para peneliti jalan menuju Allah, agar menghindari sikap bergantung pada sesuatu selain Allah. Termasuk bergantung pada alam ibadah.

Dikutip dari buku: Al Hikam
Penulis: Ibnu Atha'illah Al Iskandar
Terbitan tahun: 2012

TRAVELLING

Berita Terkini

Untuk Pariwisata, Riau Dorong Investasi Homestay
Minggu, 25 Juni 2017 22:39

Untuk Pariwisata, Riau Dorong Investasi Homestay

Pemprov Riau mendorong pengembangan infrastruktur kepariwisataan ke bisnis penginapan dalam bentuk homestay, bukan hotel berbintang. 

SF Haryanto Dua Kali Diperiksa, Tersangka Korupsi SPPD Fiktis Dispenda Riau Segera Ditetapkan
Minggu, 25 Juni 2017 20:33

SF Haryanto Dua Kali Diperiksa, Tersangka Korupsi SPPD Fiktis Dispenda Riau Segera Ditetapkan

Penyidikan terhadap dugaan korupsi SPPD Fiktif di Dispenda Riau terus dilakukan tim penyidik Kejaksaan Tinggi Riau.

Inilah  Kebiasaan Saat Lebaran di Kampung
Minggu, 25 Juni 2017 19:29

Inilah Kebiasaan Saat Lebaran di Kampung

Setelah melaksanakan ibadah puasa satu bulan. Lebaran  adalah hari yang sangat ditunggu-tunggu.Malam takbiran

Kejati Riau Segera Umumkan Tersangka Proyek RTH
Minggu, 25 Juni 2017 17:35

Kejati Riau Segera Umumkan Tersangka Proyek RTH

Penyidik Kejaksaan Tinggi Riau segera mengumumkan tersangka korupsi proyek Ruang Terbuka Hijau (RTH) Tugu Integritas Anti Korupsi

Mobil Dinas untuk Mudik? Pengamat Publik: Emang Punya Nenek Moyangnya?
Minggu, 25 Juni 2017 15:23

Mobil Dinas untuk Mudik? Pengamat Publik: Emang Punya Nenek Moyangnya?

 Beberapa waktu lalu, pemerintah Provinsi Riau mengeluarkan perintah bahwasanya mobil dinas dilarang untuk digunakan mudik.

Ustaz Asril Lc: Menangislah Ramadan Telah Pergi
Minggu, 25 Juni 2017 14:09

Ustaz Asril Lc: Menangislah Ramadan Telah Pergi

Setiap yang merasakan indahnya pertemuan, akan mengerti pahitnya perpisahan. Setidaknya itulah pesan Ustaz Asril, Lc yang menjadi Khatib Salat Id

Minggu, 25 Juni 2017 13:11

Waktu SD Kamu Pernah Melukis Sawah, Pohon Kelapa dan Gunung, Wujud Aslinya Ada Di Sini

Ketika masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), salah satu pelajaran yang paling menyenangkan adalah menggambar. Siapapun pasti 

Inilah 3 Keutamaan Puasa yang Diwariskan Setelah Ramadan
Minggu, 25 Juni 2017 10:56

Inilah 3 Keutamaan Puasa yang Diwariskan Setelah Ramadan

Ramadan sudah berlalu, Syawal sudah menyapa. Kemenangan atas perjuangan sebulan Ramadan disambut dengan kebahagiaan Hari Raya Idul Fitri 1438 H/2017. Namun demikian, selayaknya Ramadan bukan hanya ditinggal begitu saja. 

Hari Raya, Hotspot Sumatera Masih 'Membara
Minggu, 25 Juni 2017 09:09

Hari Raya, Hotspot Sumatera Masih 'Membara

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) catat hotspot atau titik panas masih terdeteksi di sejumlah provinsi di Pulau Sumatera. Setidaknya hotspot yang terdeteksi berjumlah belasan, Minggu (25/06/2017).

Ribuan Warga Banjar Seminai Khitmad Sholat di Masjid Nurul Huda
Minggu, 25 Juni 2017 08:31

Ribuan Warga Banjar Seminai Khitmad Sholat di Masjid Nurul Huda

Cuaca mendung menghiasi pagi Hari Raya Idul Fitri 1438 H. Di Desa Banjar Seminai  yang berlokasi di Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, masyarakat ramai berdatngan ke masjid untuk melaksanakan salat Ied berjamaah.