Wakil DPRD Riau Apresiasi Aksi 121 Aliansi BEM se-Riau

Kamis, 12 Januari 2017 12:25
Wakil DPRD Riau Apresiasi Aksi 121 Aliansi BEM se-Riau

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU - Tidak butuh waktu lama untuk menyampaikan orasi yang disampaikan Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Se-Riau di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau, puluhan Mahasiswa/i ini diberikan izin masuk untuk menyampaikan aspirasi dan pernyataan sikap.

Andika Rokan selaku Presiden Mahasiswa Lancang Kuning menyampaikan bahwa, aksi ini serentak dilaksanakan se Indonesia. Bahkan untuk di Riau sendiri juga melaksanakan aksi serupa di beberapa kabupaten yang ada di Provinsi Riau.

Baca: Ini Lima Tuntutan Dalam Aksi 121 di Riau

"Aksi ini serentak kita laksanakan se-Indonesia, bukan hanya di Riau namun di kabupaten lainnya yang ada di Riau juga turut melaksanakan aksi tolak kebijakan pemerintah," ungkapnya saat menyampaikan aspirasi di depan perwakilan DPRD Riau.

Aksi bela Rakyat 121 ini, Aliansi BEM Se Riau memandang kebijakan yang dikeluarkan Pemerintah berpotensi menyengsarakan masyarakat serta menyatakan sikap atas nama rakyat Riau dan seluruh rakyat Indonesia menyatakan beberapa poin yaitu:

1. Menolak dengan tegas kebijakan pemerintah Jokowi yang tidak pro Rakyat.
2. Menolak dengan tegas dan mendesak pemerintah untuk mencabut PP No 60 tahun 2016.
3. Menolak dengan tegas pencabutan subsidi listri 90 VA yang mencekik rakyat Indonesia.
4. Meminta pemerintah untuk segera menstabilkan keadaan perekonomian negara.
5. Meminta dengan tegas kepada pemerintah Jokowi-JK untuk amana dan tidak saling lempar tanggung jawab.

Andika mengingatkan, jika aspirasi ini tidak diindahkan sampai 7 hari kedepan, pihaknya akan melaksanakan aksi kembali.

Usai menyampaikan aspirasi dan pernyataan sikap dari Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Se-Riau, Sunaryo selaku Wakil ketua DPRD Riau mengapresiasi apa yang dilakukan Mahasiswa/i dan berjanji akan meneruskan melalui sekretariat.

"Kami mengapresiasi apa yang dilakukan adik-adik Mahasiswa. Akan kita teruskan melalui ke sekretariat," katanya.

Ini perjuangan kita, sambungnya, saya juga apresiasi kepada adik-adik mahasiswa yang masih idealis untuk mengontrol Pemerintahan pusat maupun di Daerah. "Masih ada yang idealis untuk mengontrol Pemerintah pusat maupun daerah," ujar Sunaryo.

Adapun anggota DPRD yang turut mendengarkan dan menjawab aspirasi dari Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Se-Riau antara lain, Sunaryo Wakil ketua DPRD dari fraksi PAN, Marwan Yohanes, Manahara Manurung, Ade Hartati, dan Mansyur HS. Aksi bela Rakyat 121 ini ditutup dengan tanda tangan dari perwakilan BEM se Riau serta Anggota DPRD yang hadir.


Penulis: Arie

 

Klik tombol Like jika Anda suka dengan Berita ini

TRAVELLING

Berita Terkini

Tahun 2018, DPRD Riau Anggarkan Rp 40 Miliar untuk UNBK
Selasa, 20 Pebruari 2018 21:20

Tahun 2018, DPRD Riau Anggarkan Rp 40 Miliar untuk UNBK

DPRD Riau anggarkan lebih dari Rp 40 miliar pada tahun 2018 untuk UNBK. Ade Agus Hartanto, Komisi V DPRD Riau menyebutkan bahwa tahun ini adalah kali kedua Riau melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Luar Biasa, Orang Indonesia Makin 'Sadar' Internet
Selasa, 20 Pebruari 2018 20:58

Luar Biasa, Orang Indonesia Makin 'Sadar' Internet

Orang Indonesia makin sadar internet. Itu terbukti dengan meningkatnya jumlah pengguna internet dari tahun ke tahun. Data dari survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia

Program Kota Ku di Jalan Sungai Sago Telan Dana APBN Rp 160 Jutaan
Selasa, 20 Pebruari 2018 20:27

Program Kota Ku di Jalan Sungai Sago Telan Dana APBN Rp 160 Jutaan

Pada bulan Desember 2017,  tampaknya pemerintah membuat program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku). Program ini merupakan sebuah peningkatan Jalan di Gang Sungai Sago, Kecamatan Pekanbaru Kota, Kelurahan Sukaramai.

Kopi Rambah Pasar Vietnam
Selasa, 20 Pebruari 2018 20:16

Kopi Rambah Pasar Vietnam

Kopi Indonesia rambah pasar Vietnam. Ini sangat mungkin terwujud lantaran Vietnam salah satu negara dengan tingkat konsumsi tinggi. Duta Besar RI Vietnam Ibnu Hadi menmgatakan promosi kopi ditarget perdagangan bilateral USD10 miliar pada tahun 2020.

Belum Ditertibkan, Baliho Program Kerja Cagub Petahana Masih Terpampang di Tengah Kota Bengkalis
Selasa, 20 Pebruari 2018 19:40

Belum Ditertibkan, Baliho Program Kerja Cagub Petahana Masih Terpampang di Tengah Kota Bengkalis

Baliho program kerja petahana tampak masih terpampang di tengah kota Bengkalis, Selasa (20/2/2018). Dalam pantauan bertuahpos.com, baliho yang terpajang adalah program kerja 

MTQ Pekanbaru 2018 Digelar di SMP Madani?
Selasa, 20 Pebruari 2018 19:35

MTQ Pekanbaru 2018 Digelar di SMP Madani?

Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat Kota Pekanbaru ke-51 rencananya akan digelar di SMP Madani atau Islamic Center Tabrani. Asisten I Setdako Pekanbaru Azwan, mentakan

Tak Taat Aturan, Baliho AYO Masih Terpampang di Simpang Panam
Selasa, 20 Pebruari 2018 19:30

Tak Taat Aturan, Baliho AYO Masih Terpampang di Simpang Panam

Perintah Bawaslu untuk menurunkan semua baliho yang menampilkan Calon Gubernur (Cagub) Riau tahun 2018 seperti tidak diindahkan. Pasalnya, sampai saat ini spanduk-spanduk tersebut masih terpajang di berbagai titik di Kota Pekanbaru.

Belanja Proyek Strategis Nasional Tengah Dievaluasi
Selasa, 20 Pebruari 2018 19:15

Belanja Proyek Strategis Nasional Tengah Dievaluasi

Pemerintah tengah evaluasi belanja proyek trategis nasional. Termasuk mengukur efektifitas belanja dari setiap proyek itu. Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani mengatakan 

2 Nama Bupati di Riau, Dituding Terima Aliran Dana Korupsi e-KTP Setnov
Selasa, 20 Pebruari 2018 19:00

2 Nama Bupati di Riau, Dituding Terima Aliran Dana Korupsi e-KTP Setnov

Dua bupati di Riau, yakni Irwan Nasir (Bupati Kepulauan Meranti) dan HM Wardan (Bupati Inhil non aktif) disebut sebagai bagian penerima aliran dana dalam kasus korupsi e-KTP yang kini menjerat Setya Novanto sebagai terdakwa.

Mantan Ketua Kadin Pekanbaru Telantarkan Anak, Polisi Sedang Kumpulkan Alat Bukti
Selasa, 20 Pebruari 2018 18:45

Mantan Ketua Kadin Pekanbaru Telantarkan Anak, Polisi Sedang Kumpulkan Alat Bukti

Polisi tengah mengumpulkan alat bukti atas kasus penelantaran anak yang diduga dilakukan oleh mantan Ketua Kadin Pekanbaru berinisia S. Proses mengumpulkan alat bukti itu kini masih dilakukan oleh Direktorat Reserse