Saiman: Tugas Dia Jadi Walikota Itu Mengurusi Rakyat

Sabtu, 23 September 2017 16:10
Saiman: Tugas Dia Jadi Walikota Itu Mengurusi Rakyat
Pengamat Kebijakan Publik yang juga Dosen di Fakultas Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Riau, Saiman Pakpahan / bpc9

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU - Terkait persoalan sampah di Pekanbaru yang masih belum terselesaikan, Walikota Pekanbaru Firdaus MT mengatakan, bahwa masyarakat lah yang tidak ingin bersih.

Menanggapi perkataan Wako, Saiman Pakpahan selaku pengamat kebijakan publik yang juga Dosen di Fakultas Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Riau mengatakan, bahwa dalam konteks bernegara Firdaus MT harus paham dulu teori-teori negara.

"Ketika dia membebankan ini, kekuatan-kekuatan yang lain, oke gak ada masalah. Ini juga tanggung jawab semua sebenarnya. Tapi dalam negara, ada kekuasaan di situ. Kekuasaan itu sudah diserahkan rakyat ke dia (Firdaus MT, red) untuk mengurusi rakyat," katanya kepada bertuahpos.com, Rabu (20/09/2017).

Nah, ketika sudah diserahkan ke dia ngurusi rakyat, sambung Saiman, lalu dia melempari ke kelompok-kelompok lain, mau ngapain dia? Kenapa dia dipilih? Kenapa dia jadi Walikota? Tugas dia jadi Walikota kan, itu mengurusi rakyat.

"Bahwa kemudian harus melibatkan kelompok-kelompok lain, itu tugasnya dia bagaimana agar kelompok-kelompok lain itu juga ikut berpartisipasi. Sifatnya hanya membantu pemerintah dalam persoalan persoalan ini. Bukan kemudian dilimpahkan ke mereka. Karena tugas dasarnya itu ya melakukan pelayan kepada masyarakat," tegasnya.

Baca: Masalah Sampah, Wako Salahkan Masyarakat yang Tak Ingin Bersih

Firdaus: Permasalahan Sampah Bukan Hanya Tugas Pemerintah

Disalahkan Wako Soal Sampah, Warga: Enak Saja!

Soal Sampah, Ulama Kesal Ikut Disalahkan Walikota Pekanbaru

Lanjut Saiman, semua tergantung dia (Firdaus MT, red) melihat ini dari perspektif apa. "Kalau dia melihat ini dia sebagai syeh, dia sebagai walisongo misalnya, dia sebagai ustaz dan segala macam ya gak apa-apa negara ini begini-begini. Cuma inikan perspektifnya negara, perspektifnya kekuasaan, perspektifnya pemerintah. Ngapain pemilukada kemarin dia terpilih kalo dia kemudian melemparkan ini urusan umat, ini urusan ulama, ini urusan pemimpin. Ini porsi besarnya ada di pemerintah, dia harus paham itu. Bahwa rakyat harus dilibatkan dalam proses itu betul. Ulama dilibatkan dalam porsi itu betul, tidak hanya ini semua stakeholder itu harus dilibatkan. Tapi bagaimana cara dia bisa membuka ruang agar stakeholder itu bisa masuk terlibat. Ini kan gak diciptakan, hanya dibicarakan di media. Pemimpin-pemimpin yang gak ngerti konsep, yang hanya bicara di media terus bagaimana mengimplementasi ini, tunggu dulu, dia gak ngerti. Inikan begini jadinya," papar Saiman.

Ini sudah menjadi pekerjaan dia, tambah Saiman, ketika dia sudah disahkan menjadi Walikota maka dia harus bekerja keras untuk melayani masyarakat Kota Pekanbaru. "Kalau dia kemudian lemah saja, ini kan bukan tipikal pemimpin begini. Gak laku dia, tapi ini sudah terpilih pula dia," pungkasnya. (bpc7)

Klik tombol Like jika Anda suka dengan Berita ini

TRAVELLING

Berita Terkini

RAPP Soal PTUN KLHK, Djarot: Ini Kasus Administratif
Rabu, 13 Desember 2017 20:37

RAPP Soal PTUN KLHK, Djarot: Ini Kasus Administratif

PT. RAPP memberi jawaban klarifikasi atas semua tuduhan. Termasuk tudingan bahwa perusahaan milik Sukanto Tanoto itu telah membangkang, dan melawan negara. 

Polda Riau 'Pernah' Catat Rekor Bagus, Akankah Terulang?
Rabu, 13 Desember 2017 20:02

Polda Riau 'Pernah' Catat Rekor Bagus, Akankah Terulang?

Polda Riau pernah punya rekor bagus tangani kasus lingkungan hidup dan kehutanan.

Pansus Napza: Dunia Hiburan Harus Berperan Cegah Peredaran Narkoba
Rabu, 13 Desember 2017 19:58

Pansus Napza: Dunia Hiburan Harus Berperan Cegah Peredaran Narkoba

Pansus Napza DPRD Riau meminta pihak penyedia dunia hiburan memberikan peranannya dalam mencegah peredaran narkoba.

Ayo Ikutan Kompetesi Seni Jelang Pembukaan BATIQA Hotel Darmo Surabaya!
Rabu, 13 Desember 2017 18:50

Ayo Ikutan Kompetesi Seni Jelang Pembukaan BATIQA Hotel Darmo Surabaya!

PT BATIQA Hotel Manajemen akan segera membuka hotel ke-tujuhnya, BATIQA Hotel Darmo – Surabaya yang berlokasi strategis di Jl. Darmokali No. 60, pada kuartal pertama tahun 2018 mendatang. Jelang pembukaan acara tersebut, tim BATIQA Hotels telah menginformasikan serangkaian acara pre-opening, termasuk di dalamnya kompetisi seni: BATIQART Competition yang mengangkat tema “Bangga Dadi Arek Suroboyo” bagi seluruh pelajar dan mahasiswa di kota Surabaya.

AKHI 2017, Hadirkan Tabligh Akbar Bersama Ustadz Mustafa Umar
Rabu, 13 Desember 2017 16:33

AKHI 2017, Hadirkan Tabligh Akbar Bersama Ustadz Mustafa Umar

Bersempena dengan kegiatan sosial Ayo khitan Indonesia (AKHI) 2017,  juga akan digelar Tabligh Akbar bersama Ustaz Mustafa Umar yang akan dilaksanakan di Masjid Raya An Nur Pekanbaru,  Ahad (24/12/2017). 

Kapolda Riau Tak Transparan Tangani Karhutla
Rabu, 13 Desember 2017 16:20

Kapolda Riau Tak Transparan Tangani Karhutla

Di 100 hari kinerjanya, Kapolda Riau dianggap tak terbuka terhadap perkembangan kasus karhutla di Riau.

Waspada, Riau Peringkat 13 Darurat Narkoba Se-Indonesia
Rabu, 13 Desember 2017 16:12

Waspada, Riau Peringkat 13 Darurat Narkoba Se-Indonesia

 Peredaran narkoba mulai masuk di tingkat yang mengkhawatirkan. Dari seluruh daerah di Indonesia, Riau menempati peringkat 13 daerah dengan peredaran narkoba terbanyak.

Kapolda Lamban, Jikalahari Akan Teruskan Kasus Karhutla ke Mabes Polri
Rabu, 13 Desember 2017 15:20

Kapolda Lamban, Jikalahari Akan Teruskan Kasus Karhutla ke Mabes Polri

Jikalahari nilai kinerja Polda Riau lamban dalam menangani kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Karenanya Jikalahari akan teruskan kasus tersebut pada Mabes Polri.

Penuhi Undangan, Bupati Inhil Hadir Dalam Pisah Sambut Kapolres
Rabu, 13 Desember 2017 15:10

Penuhi Undangan, Bupati Inhil Hadir Dalam Pisah Sambut Kapolres

Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan memenuhi undangan untuk menghadiri acara pisah sambut Kapolres Inhil di Gedung Abdurrahman Siddik STAI Auliaurrasyidin, Tembilahan Hulu. 

Bangun Riau Complex, RAPP Utang USD 1 Miliar
Rabu, 13 Desember 2017 14:57

Bangun Riau Complex, RAPP Utang USD 1 Miliar

Bangun Riau Complex, RAPP disebut mendapatkan utangan dari pihak ketiga sebanyak USD 1 miliar.