Penggiat Lingkungan : Perusahaan Menyuap Pemimpin Kita

Kamis, 08 Desember 2016 11:20
Penggiat Lingkungan : Perusahaan Menyuap Pemimpin Kita

BERTUAHPOS.COM(BPC),PEKANBARU - Aksi damai yang dilakukan oleh para penggiat lingkungan yang berjumlah sekitar 20 orang, memiliki tujuan untuk mengingatkan dan memberitahu masyarakat Provinsi Riau terkait penyuapan yang dilakukan perusahaan.

Muhamad Ali selaku Koordinator Aksi mengatakan, aksi ini sebagai simbolisasi aspirasi dalam peringatan HAKI di Provinsi Riau. Aksi ini untuk mengingatkan, bahwa selain 2 Gubernur dan 2 Bupati yang tersangkut kasus korupsi, masih ada permasalahan lain.

" Perusahaan menyuap pemimpin kita, masih berkeliaran bebas dan seenak hati meraup kekayaan sumber daya alam di Riau," Ungkap Muhamad Ali kepada kru Bertuahpos, Kamis, (8/11/16).

Para aksi demo berharap, agar masyarakat dan pemerintah sadar, dan perusahaan penyuap itu bisa ditindak hukum.

"Perusahaan masih bebas menyuap siapa saja dengan uang mereka," lanjutnya.

Ali menambahkan, penegakan hukum di Provinsi Riau masih sangat lemah. Aksi damai ini sendiri diikuti oleh anggota Jikalahari, Mahasiswa dan Aliansi Masyarakat Riau.

Penulis: Vina

TRAVELLING

Berita Terkini

Ternyata Izin Usaha Kim Teng di Senapelan Kedaluwarsa 2 Tahun
Rabu, 26 Juli 2017 17:40

Ternyata Izin Usaha Kim Teng di Senapelan Kedaluwarsa 2 Tahun

Selain permasalahan makanan yang kurang sehat, Kedai Kopi Kim Teng di Senapelan ternyata saat ini tidak lagi memiliki izin usaha.

Terus Rugi dan NPL Tinggi, Alasan Bank DKI Tutup Cabang Pekanbaru
Rabu, 26 Juli 2017 17:30

Terus Rugi dan NPL Tinggi, Alasan Bank DKI Tutup Cabang Pekanbaru

Kenyataan pahit harus diterima Bank DKI cabang Pekanbaru. Akibat terus merugi dan Non Performing Loan (NPL) atau kredit macet yang tinggi menjadi alasan cabang ini ditutup.

Inilah Pengakuan Pengelola Kim Teng Pasca Keracunan Makanan
Rabu, 26 Juli 2017 16:55

Inilah Pengakuan Pengelola Kim Teng Pasca Keracunan Makanan

Kasus keracunan makanan dari produk yang disajiakan Kedai Kopi Kim Teng membuat gempar. 

Bank DKI Tutup, OJK Riau: Kami Fokus Bantu Masalah Nasabah
Rabu, 26 Juli 2017 16:45

Bank DKI Tutup, OJK Riau: Kami Fokus Bantu Masalah Nasabah

Tutupnya Bank DKI di Pekanbaru memang mengejutkan banyak pihak. Selain di Pekanbaru, Bank DKI juga menutup empat kantor cabang lainnya terhitung 14 Agustus mendatang. 

Ini Kata BKD Riau Soal PNS Ikut HTI Dipecat
Rabu, 26 Juli 2017 16:35

Ini Kata BKD Riau Soal PNS Ikut HTI Dipecat

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo telah mengeluarkan surat edaran terkait keanggotaan Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS dalam Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Tak Cantumkan Tanggal Expired, Holland Bakery: Itu Produk Fresh
Rabu, 26 Juli 2017 16:25

Tak Cantumkan Tanggal Expired, Holland Bakery: Itu Produk Fresh

Masyarakat mulai mempertanyakan produk-produk roti yang dijual oleh Holland Bakery.

Polda Riau Tetapkan PT Hutahean Sebagai Tersangka
Rabu, 26 Juli 2017 16:13

Polda Riau Tetapkan PT Hutahean Sebagai Tersangka

Polda Riau menetapkan PT Hutahean sebagai tersangka, karena buka lahan sawit secara ilegal. 

Atasi Masalah Listrik, Pemkab Siak Sosialisasikan Lampu Lentera
Rabu, 26 Juli 2017 16:00

Atasi Masalah Listrik, Pemkab Siak Sosialisasikan Lampu Lentera

Pemerintah Kabupaten Siak melakukan Sosialisasi Program Pemasangan Lampu Lentera kepada keluarga kurang mampu yang dilaksanakan di Gedung Tengku Mahratu pada Rabu (26/7/17).

Jalan Protokol Pekanbaru 'Sepi' Tempat Sampah
Rabu, 26 Juli 2017 15:49

Jalan Protokol Pekanbaru 'Sepi' Tempat Sampah

Salah satu tujuan Kota Pekanbaru yang ingin menjadi kota bersih, berbanding terbalik dengan perwujudan Kota Pekanbaru saat ini.

Tidak Cantumkan Masa Kedaluwarsa di Kemasan Roti Tawar, Holland Bakery Kangkangi Aturan
Rabu, 26 Juli 2017 15:35

Tidak Cantumkan Masa Kedaluwarsa di Kemasan Roti Tawar, Holland Bakery Kangkangi Aturan

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Helda Suryani Munir membenarkan bahwa tindakan pihak Holland Bakery yang tidak cantumkan masa kedaluwarsa pada produk roti tawarnya, menyalahi aturan.