Makrifat Burung Surga (22) : Istri Jelita Dititipkan Burung

Selasa, 30 Mei 2017 18:06
Makrifat Burung Surga (22) : Istri Jelita Dititipkan Burung

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU - Ki Nangim tahu, Menco dan Bayan setiap hari berdebat tentang ilmu. Itu yang membuat juragan ini hatinya riang. Suatu hari, burung Bayan memberi saran pada sang juragan agar segera membeli dagangan kain sutra. Mendengar saran itu, Ki Lurah Nangim berencana ke Negeri Kuparman. Ia hendak kulakan barang dagangan seperti yang disarankan burung Bayan.

Harga barang-barang di Kustam sedang naik. Harga selembar kain panjang muslim dua rupiah, dan harga satu meter kain cita tiga puluh. Padahal di Kuparman harga barang itu jauh lebih murah.

Baca: Makrifat Burung Surga (21) : Derajat & Hikmah Lafal Bismillah

Ki Nangim pun merencanakan membeli barang-barang dagangan di Negeri Kuparman secukupnya. Sebelum berangkat, ia berpamitan pada isterinya yang sedang tidur di kamar. Ki Nangim berpesan pada isterinya, Siti Zaenab, agar nanti setelah ia pergi, kalau punya keinginan tertentu, agar meminta saran dan pertimbangan pada burung Menco dan burung Bayan Budiman. Ki Nangim dengan sungguh-sungguh meminta isterinya untuk mematuhi pesan itu.

Mendengar itu, Menco dengan suara lantang menyatakan, ia selalu siap menjaga isteri dan rumah sang juragan. "Ki Nangim tidak perlu khawatir. Jika terjadi sesuatu di belakang hari, saya siap bertanggungjawab," kata Menco meyakinkan tuannya.

Mendengar ucapan Menco, si Bayan menimpali. "Juragan agar lebih mendekatkan diri kepada Allah, karena cobaan hidup itu tidak bisa diduga. Jangan mudah percaya pada janji orang yang muluk-muluk. Dan saya juga berharap juragan jangan terlalu percaya pada saya yang hanya seekor burung. Sebab ada kucing kecil yang tidak membuatnya kenyang saja saya sudah ketakutan," kata Bayan.

Baca: Makrifat Burung Surga (1) : 99 Burung Bayan Hijrah

Juragan Nangim hatinya lega. Ia merasa, dua binatang piaraannya itu bisa dipercaya. Ia akan mampu menjaga istrinya yang cantik jelita itu selama dirinya berdagang di negeri orang.

Dengan kapal api juragan Nangim ke luar negeri. Juragan naik ke atas kapal. Jangkar kapal sudah ditarik. Sirine tanda kapal berangkat mengaum bagaikan kitiran. Kapal itu segera menembus lautan lepas diselingi sorak-sorai para awak kapal dan pengantar di daratan. (bersambung/jss)

Klik tombol Like jika Anda suka dengan Berita ini

TRAVELLING

Berita Terkini

Waduh, Wakil Rakyat Ikut Eksis di Baliho Paslon Gubri
Rabu, 21 Pebruari 2018 22:21

Waduh, Wakil Rakyat Ikut Eksis di Baliho Paslon Gubri

Ketua dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru ikut eksis dalam baliho milik salah satu pasangan calon (Paslon) Gubernur Riau (Gubri).

805 Personil Gabungan Bakal Kawal Aksi BEM se-Indonesia Besok
Rabu, 21 Pebruari 2018 22:04

805 Personil Gabungan Bakal Kawal Aksi BEM se-Indonesia Besok

Sebanyak 805 personil gabungan akan kawal aksi unjuk rasa yang digelar oleh ratusan mahasiswa dari universitas di Indonesia besok, Kamis (22/2/2018)

Minat Petani Padi Peserta AUTP di Payakumbuh Menurun
Rabu, 21 Pebruari 2018 21:35

Minat Petani Padi Peserta AUTP di Payakumbuh Menurun

Minat masyarakat petani padi terhadap Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) di Kota Payakumbuh, Propinsi Sumatera Barat tahun 2017 lalu jauh menurun dibanding pada tahun 2016. 

Usut Dugaan Korupsi di Dispora Riau, Kejati Kembali Periksa Saksi
Rabu, 21 Pebruari 2018 20:45

Usut Dugaan Korupsi di Dispora Riau, Kejati Kembali Periksa Saksi

Penyidik Kejaksaan Tinggi Riau kembali memeriksa saksi terkait dugaan korupsi di Dispora Riau. Rabu (21/2/2018), giliran saksi J, seorang wanita di Dispenda Riau diperiksa.

Kasus Penyerangan Ulama, Jokowi Minta Ketegasan Polisi
Rabu, 21 Pebruari 2018 20:38

Kasus Penyerangan Ulama, Jokowi Minta Ketegasan Polisi

Presiden Indonesia, Joko Widodo minta ketegasan polisi menghadapi kasus penyerangan ulama dan rumah ibadah.

Sidang Korupsi di Dispenda. Saksi Akui Lakukan SPPD Fiktif
Rabu, 21 Pebruari 2018 20:27

Sidang Korupsi di Dispenda. Saksi Akui Lakukan SPPD Fiktif

Enam orang staf di Bidang Pajak Dispenda Riau, mengakui pernah melakukan perjalanan dinas fiktif tahun 2015 hingga tahun 2016.

Berkeliaran Dilangit Pekanbaru Pesawat Tempur F-16 Lanud Rsn Turunkan Paksa Pesawat Asing
Rabu, 21 Pebruari 2018 20:15

Berkeliaran Dilangit Pekanbaru Pesawat Tempur F-16 Lanud Rsn Turunkan Paksa Pesawat Asing

Force Down atau penurunan paksa pesawat asing yang melanggar kedaulatan wilayah udara NKRI oleh pesawat tempur F-16 Skadron Udara 16 di Lanud Roesmin Nurjadin terjadi hari ini Rabu (21/2/2018).

Suhardiman Amby: RAL Bangkrut, Kenapa Asetnya Tidak Disita Bank Muamalat
Rabu, 21 Pebruari 2018 20:09

Suhardiman Amby: RAL Bangkrut, Kenapa Asetnya Tidak Disita Bank Muamalat

Sekretaris Komisi III DPRD Riau, Suhardiman Amby heran ketika Bank Mualmalat malah menagih pembayaran hutan PT RAL ke Pemprov Riau.

Wah,  Dua Spanduk Kandidat Ini Terpajang Nyata di Jalan Nangka
Rabu, 21 Pebruari 2018 20:01

Wah, Dua Spanduk Kandidat Ini Terpajang Nyata di Jalan Nangka

Spanduk Paslon Gubri kini tampaknya semakin berterbaran,  meski Bawaslu melarang pemasangan atribut kampanye namun nyatanya himbauan itu tidak diindahkan. 

Box Culvert Penyebab Banjir di Perumahan Panam Regency?
Rabu, 21 Pebruari 2018 19:46

Box Culvert Penyebab Banjir di Perumahan Panam Regency?

Plt Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi, mengatakan salah satu penyebab terjadinya banjir di Panam tepatnya Perumahan Panam Regency ialah adanya pembangunan box culvert.