Loteng Kelas Roboh, 27 Siswa Tertimpa, Guru Kelas Pingsan

Rabu, 14 Pebruari 2018 20:29
Loteng Kelas Roboh, 27 Siswa Tertimpa, Guru Kelas Pingsan
BERTUAHPOS.COM, PAYAKUMBUH - Loteng kelas II/b SDN 07 Payakumbuh di Jalan Khatib Sulaiman No 52 Limo Kampuang, Kecamatan Payakumbuh Selatan, Kota Payakumbuh, Propinsi Sumatera Barat, Rabu (14/2/2018) sekitar pukul 09.00 Wib, roboh. Sebanyak 27 orang siswa tertimpa material dan seorang guru kelas Wilnawati Hondro, pingsan.
 
Tidak ada korban jiwa akibat kejadian, hanya saja Wilnawati Hondro terpaksa dilarikan ke-RSUD Adnan WD Kota Payakumbuh. Sementara 27 siswa/i, mendapat pemeriksaan medis dari perawat Puskesmas Padang Karambia. 
 
"Memang roboh, tapi anak-anak kita Alhamdulillah semua selamat dan tidak ada luka atau cidera sedikitpun. Semua anak kita itu sudah mendapat pemeriksaan secara medis dari petugas kesehatan dari Puskesmas Padang Karambia. Hanya guru kelasnya Wilnawati Hondro harus dilarikan ke-RSUD Adnan WD Payakumbuh karena pingsan," sebut Kepala Sekolah SDN 07 Payakumbuh, H.Musri, S.Pd bercerita kepada wartawan usai mengevakuasi material reruntuhan loteng terbuat dari gypsum Rabu (14/2/2018) di kantornya.
 
Awal kejadian ceritanya, reruntuhan loteng gypsum terdengar keras di SDN 07 Payakumbuh. Saat bersamaan suara minta tolong juga terdengar kencang ditelinga para guru dan siswa/i SDN 07 Payakumbuh. Sontak saja, seluruh guru dan siswa/i SDN 07 Payakumbuh yang berjumlah 323 orang berhamburan keluar ruangan kelas. 
 
27 orang siswa/i yang tertimpa material loteng terlihat masih terhimpit. Sehingga, seluruh guru dan siswa lainnya bersama-sama memberikan pertolongan. 
 
"Memang kita mendengar suara runtuhan cukup kuat. Saat itu juga terdengar suara minta tolong dan kita langsung menuju lokasi. Kita melihat memang reruntuhan material loteng terbuat dari gypsum menimpa anak-anak kita, ketika itu lansung kita evakuasi dan Alhamdulillah semua anak selamat tidak ada yang luka atau cidera," sebut Kepsek.
 
Karena siswa/i yang tertimpa material loteng tampak shock dan menangis, maka seluruh siswa SDN 07 Payakumbuh dipulangkan. "Semua siswa kita pulangkan. Dan 27 anak yang tertimpa material loteng dijemput lansung orangtuanya masinga-masing," sebutnya.
 
Sebelum peristiwa terjadi, tidak terlihat ada tanda-tanda loteng akan roboh. Tapi, kondisi loteng terbuat dari gypsum yang sudah berusia lebih kurang 4 tahun itu memang retak. Bahkan ada loteng di kelas VI/a dan b juga kini mengalami retak. 
 
"Kita tidak ingin kejadian ini kembali terulang. Untuk itu kita akan robohkan dua loteng di kelas VI/a dan b besok setelah anak pulang sekolah. Dan memang peristiwa robohnya loteng kelas sebelumnya sudah pernah terjadi, tetapi kejadiannya malam dan sore sehingga tidak ada yang terkena imbasnya," cerita kepsek lebih jauh. (bpc15)
Klik tombol Like jika Anda suka dengan Berita ini

TRAVELLING

Berita Terkini

Gunung Sinabung Muntahkan Awan Panas Tertinggi
Senin, 19 Pebruari 2018 15:16

Gunung Sinabung Muntahkan Awan Panas Tertinggi

Gunung Sinabung yang terletak di Dataran Tinggi Karo, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mengeluarkan awan panas hari ini, Senin (19/2/2018).

Lagi, Spanduk Andi-Suyatno Terpampang di Jalan Ahmad Yani
Senin, 19 Pebruari 2018 15:05

Lagi, Spanduk Andi-Suyatno Terpampang di Jalan Ahmad Yani

Tepat pada lampu merah menuju Rs Santa Maria, spanduk Paslon Gubri Andi-Suyatno hingga hari ini Senin (19/2/18), masih terpampang di kawasan itu. 

Tuntutannya Tak Direspon, Masyarakat Sakai Sempat Tutup Jalan Sudirman
Senin, 19 Pebruari 2018 14:46

Tuntutannya Tak Direspon, Masyarakat Sakai Sempat Tutup Jalan Sudirman

Merasa tuntutannya tidak direspon, masyarakat Sakai yang melakukan demo di depan Kantor DPRD Riau tutup Jalan Jenderal Sudirman arah Kantor Gubernur Riau ke arah Bandara SSK II, Senin (19/2/18).

Demo Suku Sakai, Polda Riau Jamin Tak Berpihak
Senin, 19 Pebruari 2018 14:25

Demo Suku Sakai, Polda Riau Jamin Tak Berpihak

Kepolisian Daerah (Polda) Riau menjamin tidak akan berpihak dalam penyelesaian laporan masyarakat Suku Sakai, terhadap beberapa perusahaan yang dianggap telah membuat kerugian hingga Rp4 triliun.

Funtastic Four, Makan Berempat Hanya Rp 100 Ribu di Mery G Resto Loh
Senin, 19 Pebruari 2018 14:15

Funtastic Four, Makan Berempat Hanya Rp 100 Ribu di Mery G Resto Loh

Makan berempat hanya Rp 100 ribu. Yaps, paket Funtastic Four dengan sajian ayam lezat bisa Anda rasakan di Mery g Resto lantai 1 Evo Hotel Pekanbaru. 

Kasihan, di Tengah Terik Matahari Bayi Ini Terpaksa Ikut Demo Masyarakat Sakai
Senin, 19 Pebruari 2018 14:00

Kasihan, di Tengah Terik Matahari Bayi Ini Terpaksa Ikut Demo Masyarakat Sakai

Aksi demo masyarakat Sakai hari ini, Senin (19/2/2018) ternyata juga diikuti oleh bayi dari masyakarat Sakai.

Lowongan Kerja Cash Counter di Tiki JNE
Senin, 19 Pebruari 2018 13:50

Lowongan Kerja Cash Counter di Tiki JNE

Bagi anda yang sedang mencari informasi seputar lowongan kerja,  kini Tiki JNE Pekanbaru sedang membutuhkan tenaga kerja untuk ditempatkan pada posisi Cash Counter

Baju Koko Raja T'Challa Black Panther Sudah Ramai Dijual Online
Senin, 19 Pebruari 2018 13:40

Baju Koko Raja T'Challa Black Panther Sudah Ramai Dijual Online

Sejak dirilis tanggal 14 Februari, Film besutan Marvel berjudul Black Panther menjadi perbincangan hangat. 

Sekda Rohul Diduga Mark Up, Mahasiswa Gelar Demo Depan Kantor Gubernur
Senin, 19 Pebruari 2018 13:25

Sekda Rohul Diduga Mark Up, Mahasiswa Gelar Demo Depan Kantor Gubernur

Puluhan mahasiswa yang tergabung ke dalam Aliansi Mahasiswa Rokan Hulu menggelar demo, Senin (19/2/2018).

Klaim Massa, PT Ivo Mas Tunggal Sebabkan Kerugian Rp4 Triliun Lebih
Senin, 19 Pebruari 2018 13:20

Klaim Massa, PT Ivo Mas Tunggal Sebabkan Kerugian Rp4 Triliun Lebih

Masyarakat Sakai yang melakukan demo di sejumlah titik hari ini, Senin (19/2/2018) menuding PT. Ivo Mas Tunggal telah merebut tanah adatnya. Untuk itu, mereka meminta ganti rugi senilai Rp 4,58 triliun.