Dulunya Pasar Induk Walau Tanpa Status

Sabtu, 07 Januari 2017 10:00 168
Dulunya Pasar Induk Walau Tanpa Status
Aktifitas pasar di Jalan Tuanku Tambusai pada malam hari (Foto: Istimewa)

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU TEMPO DULU - Sejak malam hari, aktifitas bongkar muat para pedagang sudah terlihat di pinggir Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru. Lokasi itu tidak jauh dari pasar tradisional Cik Puan. Aktifitas  para pedagang ini dulunya hampir terjadi setiap malam.

Pasar tradisional itu dulu dikenal masyarakat dengan pasar rakyat. Setelah aktifitas transaksi jual beli berlangsung pada malam hingga subuh, pagi harinya para pedagang kembali membuka lapak sekitar pukul 05.00 pagi sampai siang.

Ketika pagi menjelang, masyarakat dari segala penjuru di Pekanbaru pasti pernah mampir dan berbelanja di pasar ini. Pasar rakyat itu menjual beragam kebutuhan rumah tangga, seperti sembako, barang pecah belah, pakaian, ikan, dan beragam jenis kebutuhan masyarakat lainnya.

"Nuansanya dulu sangat berbeda," ujar Manan, warga Jalan Tuanku Tambusai, Pelanbaru. Kalau dulu, usai azan subuh, aktifitas di pasar sudah sangat ramai. Dulu hampir rata bangunan kios di kawasan pasar itu terbuat dari kayu dan papan. (Baca: Potret Buram Pasar Cik Puan yang Termakan Masa)

Dilokasi itu juga dijadikan sebagai terminal dalam kota. Terminal Mayang Terurai namanya. Hadirnya terminal ditempat ini, juga karena banyak masyarakat yang memilih Pasar Cik Puan sebagai tempat belanja. "Istilahnya, pasar induk walau tanpa status," sambungnya.

Tahun 1980-an, selain Pasar Cik Puan, juga sudah ada pasar Dupa, Pasar Kodim dan Pasar Bawah. Namun Pasar Cik Puan tetap jadi primadona karena letaknya yang sangat strategis. "Dulu itu batas Jalan Tuanku Tambusai hanya sampai Jalan KH Ahmad Dahlan atau Jalan Pelajar," kata Ujang, Warga Jalan Durian Pekanbaru.

Sebab itulah Pasar Cik Puan menjadi tempat pemberhentian, dan aktifitas masyarakat sangat banyak disekitar pasar tersebut. Angkutan umum seperti oplet, setiap jam mengangkut penumpang dan berhenti di Terminal Mayang Terurai. Apalagi masyarakat dari Kecamatan Tampan. Sebab dahulunya Pasar Selasa belum berdiri.

Selain itu, truk dan pickup yang mengangkut sayur dari daerah Sumatera Barat dan Sumatera Utama juga berlabuh di tempat ini. Aktifitas bongkar muat, terjadi tanpa henti.

Hilir mudik kendaraan silih berganti mengangkut penumpang yang ingin mencari kebutuhan rumah tangganya. "Lebih kurang seperti itulah suasana Pasar Cik Puan tempo dulu. Sangat ramai. Jika diingat dulu lebih seru rasanya, dibanding sekarang," tambahnya.

Penulis: Aldilla Hamama Putri

loading...
PUBLIC SERVICE

Berita Terkini

Spesial Imlek, Everbest Beri Promo Buy 1 Get 2
Jumat, 20 Januari 2017 22:05

Spesial Imlek, Everbest Beri Promo Buy 1 Get 2

Kembali lagi Everbest memberikan promo spesial bagi pelanggan setianya. Kali ini promo diadakan dalam rangka menyambut perayaan Imlek. Hal tersebut dikatakan oleh Gandes selaku kasir Everbest Mal Ciputra Seraya Pekanbaru.

Ada Konser Tandingan Tolak Pelantikan Trump
Jumat, 20 Januari 2017 21:52

Ada Konser Tandingan Tolak Pelantikan Trump

Artis terkenal, terbanyak adalah penyanyi, melakukan konser penolakan terhadap Donald Trump. Inaugurasi Trump ditandingi dengan konser ini yang dimotori Auioslave.

4 Hal Ini Menyebabkan Tubuh Anda Cepat Letih
Jumat, 20 Januari 2017 21:25

4 Hal Ini Menyebabkan Tubuh Anda Cepat Letih

Apakah kamu punya kebiasaan atau rutinitas tertentu setiap kali bangun tidur di pagi hari? Mungkin langsung minum segelas air putih atau melakukan olahraga

Mukhlis, Beternak Merpati Hias Berawal Dari Hobi
Jumat, 20 Januari 2017 20:53

Mukhlis, Beternak Merpati Hias Berawal Dari Hobi

Bertempatkan di kandang berkuran 2x5 meter di samping rumahnya, setiap paginya Mukhlis memberikan pakan untuk merpati hiasnya. Hal ini sudah menjadi rutinitas

Komunitas Merpati Hias Riau Tetap Setia Layaknya Merpati
Jumat, 20 Januari 2017 17:44

Komunitas Merpati Hias Riau Tetap Setia Layaknya Merpati

Kesetian burung merpati kepada pasangannya sudah tidak perlu diragukan lagi. Hal ini sudah menjadi karakter dari burung merpati itu sendiri, inilah yang ingin ditiru oleh seluruh anggota Komunitas Merpati Hias Riau.

Cara Mencuci Pakaian Bekas yang Baru Dibeli
Jumat, 20 Januari 2017 17:07

Cara Mencuci Pakaian Bekas yang Baru Dibeli

Jika anda penggemar pakaian seken, anda wajib berhati-hati sebelum menggunakannya, karena bisa jadi baju seken yang baru anda beli, terjangkit virus penyakit yang berbahaya bagi kesehatan anda.

Sruput Es Cendol Udha Tham Bikin Segar
Jumat, 20 Januari 2017 16:35

Sruput Es Cendol Udha Tham Bikin Segar

Untuk melepas dahaga menikmati minuman segar yang dapat melegakan tenggorokan. Es cendol Udha Tham mangkal di pasar wisata Pekanabru atau kerap disebut pasar bawah.

Terbaru! Launching New Venturer Fearless Elegance di CS Mall
Jumat, 20 Januari 2017 16:21

Terbaru! Launching New Venturer Fearless Elegance di CS Mall

Selain memberikan Mid Nite Sale, mulai dari Kamis kemarin hingga Minggu besok CS Mall hadirkan Launching New Venturer dari Toyota.

SMJ Rangkul Sesama
Jumat, 20 Januari 2017 16:02

SMJ Rangkul Sesama

Seperti biasa, Kamis malam Komunitas Sedekah Malam Jumat (SMJ) Pekanbaru mengadakan aksi bagi-bagi nasi kepada mereka yang membutuhkan.

Hari Ini 5 Besar LKTI Nasional Presentasi di Depan Dewan Juri
Jumat, 20 Januari 2017 15:42

Hari Ini 5 Besar LKTI Nasional Presentasi di Depan Dewan Juri

Jumat (20/1), bertempatkan gedung aula serbaguna kampus Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan (FKIP) Universitas Riau (UR), 5 karya terbaik Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Nasional mempresentasikan ide kreatif mereka di depan dewan juri.