Dulunya Pasar Induk Walau Tanpa Status

Sabtu, 07 Januari 2017 10:00
Dulunya Pasar Induk Walau Tanpa Status
Aktifitas pasar di Jalan Tuanku Tambusai pada malam hari (Foto: Istimewa)

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU TEMPO DULU - Sejak malam hari, aktifitas bongkar muat para pedagang sudah terlihat di pinggir Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru. Lokasi itu tidak jauh dari pasar tradisional Cik Puan. Aktifitas  para pedagang ini dulunya hampir terjadi setiap malam.

Pasar tradisional itu dulu dikenal masyarakat dengan pasar rakyat. Setelah aktifitas transaksi jual beli berlangsung pada malam hingga subuh, pagi harinya para pedagang kembali membuka lapak sekitar pukul 05.00 pagi sampai siang.

Ketika pagi menjelang, masyarakat dari segala penjuru di Pekanbaru pasti pernah mampir dan berbelanja di pasar ini. Pasar rakyat itu menjual beragam kebutuhan rumah tangga, seperti sembako, barang pecah belah, pakaian, ikan, dan beragam jenis kebutuhan masyarakat lainnya.

"Nuansanya dulu sangat berbeda," ujar Manan, warga Jalan Tuanku Tambusai, Pelanbaru. Kalau dulu, usai azan subuh, aktifitas di pasar sudah sangat ramai. Dulu hampir rata bangunan kios di kawasan pasar itu terbuat dari kayu dan papan. (Baca: Potret Buram Pasar Cik Puan yang Termakan Masa)

Dilokasi itu juga dijadikan sebagai terminal dalam kota. Terminal Mayang Terurai namanya. Hadirnya terminal ditempat ini, juga karena banyak masyarakat yang memilih Pasar Cik Puan sebagai tempat belanja. "Istilahnya, pasar induk walau tanpa status," sambungnya.

Tahun 1980-an, selain Pasar Cik Puan, juga sudah ada pasar Dupa, Pasar Kodim dan Pasar Bawah. Namun Pasar Cik Puan tetap jadi primadona karena letaknya yang sangat strategis. "Dulu itu batas Jalan Tuanku Tambusai hanya sampai Jalan KH Ahmad Dahlan atau Jalan Pelajar," kata Ujang, Warga Jalan Durian Pekanbaru.

Sebab itulah Pasar Cik Puan menjadi tempat pemberhentian, dan aktifitas masyarakat sangat banyak disekitar pasar tersebut. Angkutan umum seperti oplet, setiap jam mengangkut penumpang dan berhenti di Terminal Mayang Terurai. Apalagi masyarakat dari Kecamatan Tampan. Sebab dahulunya Pasar Selasa belum berdiri.

Selain itu, truk dan pickup yang mengangkut sayur dari daerah Sumatera Barat dan Sumatera Utama juga berlabuh di tempat ini. Aktifitas bongkar muat, terjadi tanpa henti.

Hilir mudik kendaraan silih berganti mengangkut penumpang yang ingin mencari kebutuhan rumah tangganya. "Lebih kurang seperti itulah suasana Pasar Cik Puan tempo dulu. Sangat ramai. Jika diingat dulu lebih seru rasanya, dibanding sekarang," tambahnya.

Penulis: Aldilla Hamama Putri

Klik tombol Like jika Anda suka dengan Berita ini

TRAVELLING

Berita Terkini

Pakar: Jangan Salah, Asas Praduga Tak Bersalah Hanya untuk Hakim
Selasa, 12 Desember 2017 09:14

Pakar: Jangan Salah, Asas Praduga Tak Bersalah Hanya untuk Hakim

Jangan salah, asas praduga tak bersalah disebutkan berlaku hanya untuk hakim. Sedangkan bagi penyidik, mereka harus menduga bersalah.

Pemadaman Listrik Bergilir Lagi Hari Ini di Pekanbaru, Ini Jadwalnya
Selasa, 12 Desember 2017 08:56

Pemadaman Listrik Bergilir Lagi Hari Ini di Pekanbaru, Ini Jadwalnya

Pemadaman listrik kembali akan diadakan di sebagian Kota Pekanbaru hari ini, Selasa (12/12/2017).

57 Goweser Jajaran Kantor BRK Cabang Pekanbaru Ramaikan Sport Gathering
Selasa, 12 Desember 2017 08:38

57 Goweser Jajaran Kantor BRK Cabang Pekanbaru Ramaikan Sport Gathering

Bank Riau Kepri cabang Pekanbaru berikut dengan jajaran kantor di bawahnya, Sabtu (9/12) pagi, melakukan olahraga bersama dengan sepedaan di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Ahmad Yani, dan Sutomo. 

Hari Ini, Sidang Praperadilan Setya Novanto Digelar
Selasa, 12 Desember 2017 08:22

Hari Ini, Sidang Praperadilan Setya Novanto Digelar

Hari ini, Selasa (12/12/2017), sidang parperadilan Setya Novanto digelar. Agenda sidang pada hari ini adalah mendengarkan keterangan saksi ahli terkait status tersangka Setya Novanto.

Kecam AS, Jokowi Ke Turki Bahas Yerusalem di Sidang OKI
Selasa, 12 Desember 2017 08:18

Kecam AS, Jokowi Ke Turki Bahas Yerusalem di Sidang OKI

Presiden Jokowi dijadwalkan terbang ke Istambul, Turki. Dia akan membahas soal Yerusalem dalam Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), Selasa (12/12/2017). Yerusalem kini menjadi sorotan dunia, setelah

Melenggang Ke Paris, Menteri Jonan Lempar Kritik Tajam Soal Sawit RI Ditolak Eropa
Selasa, 12 Desember 2017 07:58

Melenggang Ke Paris, Menteri Jonan Lempar Kritik Tajam Soal Sawit RI Ditolak Eropa

Untuk menghadiri One Planet Summit 2017, Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, melenggang ke Paris. Kertika itu, sambutan yang Jonan paparkan membuat 

PT Home Centre Indonesia Buka Lowongan Kerja
Selasa, 12 Desember 2017 07:50

PT Home Centre Indonesia Buka Lowongan Kerja

Bagi anda yang sedang mencari informasi seputar lowongan kerja, kini  PT. Home Center Indonesia berupa perusahaan yang bergerak dibidang retail furniture, saat ini sedang membutuhkan tenaga kerja untuk ditempatkan pada posisi berikut:

Tahun Baru, The Premiere Hadirkan Loft Sweat Party
Selasa, 12 Desember 2017 00:00

Tahun Baru, The Premiere Hadirkan Loft Sweat Party

Tidak terasa, dentingan jam menuju 2018 sebentar lagi akan terdengar. 2017 akan menjadi kenangan dan selamat datang 2018. 

Cegah Difteri, Dokter Anak: MUI Sebut Vaksin Diperbolehkan
Senin, 11 Desember 2017 22:58

Cegah Difteri, Dokter Anak: MUI Sebut Vaksin Diperbolehkan

Difteri kembali mewabah di Indonesia. Satu-satunya cara untuk mencegahnya adalah dengan cara vaksinasi. Namun ada sebagian orang menganggap bahwa vaksin haram.

Trend 2018, Warna Lipstik Lebih Strong
Senin, 11 Desember 2017 22:43

Trend 2018, Warna Lipstik Lebih Strong

Tahun 2017,  penggunaan lipstik identik dengan warna ringan atau nude.