Dulu, Pasar Cik Puan Tempat Pengumpul Barang

Sabtu, 07 Januari 2017 11:00 223
Dulu, Pasar Cik Puan Tempat Pengumpul Barang
Aktifitas di Pasar Cik Puan Pekanbanbaru (Foto: Istimewa)

BERTUAHPOS. COM (BPC), PEKANBARU TEMPO DULU - Para pedangan di Pasar Cik Puan, terlihat menjajakan dagangannya dikios-kios kayu. Pada pagi hari pasar ini selalu ramai dikunjungi para ibu rumah tangga. Mereka berbelanja untuk mencari kebutuhan rumah tangga.

Di lapak yang berjejer beratapkan terpal, mereka saling berinteraksi satu sama lain, tawar menawar dan menyodorkan sayuran kerap dirasakan dipasar ini.

Sejak pagi, para pedagang bersiaga di lapaknya. Seliah dagangan yang beratapkan terpal, ada juga pedagang yang menggelar barang dagangannya begitu saja. Mulai dari sayuran hingga buah-buahan tersedia.

Pedagang sayur ini hanya menjajakan dagangannya sampai menjelang siang hari. Selebihnya dagangan ikan dan sayur masih buka di dalam kios. Kini pasar Cik Puan hanya ramai dikunjungi hingga sore hari.

Sekarang kios yang berjejer beratapkan seng dan tempelan terpal kerap becek jika hujan turun. Saat masuk pasar,  pengunjung akan mendapatkan dagangan baju berada pada barisan pertama, lanjut sayuran dan ikan. pasar itu terlihat sempit karena berhimpitan dari pedagang satu dengan yang lain.

Keramaian dan kemacetan kerap terjadi di pagi hari dan sore, pasalnya pagi hari menjadi ajang bagi para ibu-ibu beraksi. Wahana cahaya, Sebuah toko mas sudah berusia 30 tahun menjajakan jualannya di Pasar Cik Puan mengatakan,  dahulu Pasar Cik Puan atau yang dikenal sebagai pasar loket masih beroperasi hingga malam hari.

"Sebelum terjadinya kebakaran,  dulu pasar loket ini bukanya sampai malem, dan selalu ramai," sebut pemilik toko. Selain itu, pasar yang masih tertata rapi,  membuat para pengunjung selalu berbelanja dipasar ini, mulai dari peralatan dapur hingga pakaian dan lainnya lengkap dijajakan dipasar ini.
Dia juga bercerita,  dahulu sebelum jadi pasar tempat ini hanya sebagai tempat pengumpulan barang. "Dahulu, sebelum menjadi pasar di sini tempat pengumpulan barang, lama kelamaan pasar ini terbentuk dengan sendirinya, orang kerap menyebutnya pasar loket,"ucapnya.

Sempat terjadi kebakaran beberapa kali dipasar hingga pasar ini kini hanya dibangun dengan seadanya,  kendatinya pemerintah akan membangun pasar cik puan,  namun hingga kini pasar cik puan asih terlihat mangkrak.

Penulis: Eli Suwanti

loading...
TRAVELLING

Berita Terkini

Perusak Hutan Giam Siak Kecil Diamankan
Kamis, 23 Pebruari 2017 21:56

Perusak Hutan Giam Siak Kecil Diamankan

Sebanyak 14 ekor satwa liar berhasil diamankan diantarannya jenis burung elang hitam, blutung anakan, Musang, Macan Dahan, Lutra anakan dan satwa dilindungi

Suparman Divonis Bebas, KPK Akan Kasasi
Kamis, 23 Pebruari 2017 21:31

Suparman Divonis Bebas, KPK Akan Kasasi

Meski kecewa, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak hilang akan untuk menjerat Bupati non aktif Rokan Hulu, Suparman ke ranah hukum.

Video : Sidang Suparman Histeris
Kamis, 23 Pebruari 2017 21:16

Video : Sidang Suparman Histeris

Kasus Tipikor menyeret kedua Tersangka yakni Johar Firdaus dan Suparman. Hari ini kamis (23/2/2017) Suparman dinyatakan bebas dari tuntutan

Ini Kata Firdaus MT Tentang Empat Penantangnya yang Kalah
Kamis, 23 Pebruari 2017 21:00

Ini Kata Firdaus MT Tentang Empat Penantangnya yang Kalah

Firdaus MT mengucapkan terimakasih seluruh masyarakat yang memilih dirinya bersama Ayat Cahyadi. 

PNS Pekanbaru 'Dipaksa' Beli Bright Gas
Kamis, 23 Pebruari 2017 20:00

PNS Pekanbaru 'Dipaksa' Beli Bright Gas

Dengan adanya surat edaran ini juga diharapkan elpiji 3 kg bisa didistribusikan pada yang berhak. Sehingga potensi kelangkaan bisa dicegah.

Larangan PNS Pekanbaru Beli Elpiji Tinggal Diteken
Kamis, 23 Pebruari 2017 18:45

Larangan PNS Pekanbaru Beli Elpiji Tinggal Diteken

PNS atau Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak lagi dibenarkan memakai gas 3 kg. Surat edaran pelarangan tersebut tinggal ditekan Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru, Edwar Sanger.

Wakil Bupati Pasaman, Bantu Biaya Administrasi Bayi Kembar Siam Pasaman Timur
Kamis, 23 Pebruari 2017 18:35

Wakil Bupati Pasaman, Bantu Biaya Administrasi Bayi Kembar Siam Pasaman Timur

Telah lahir bayi kembar siam yang berjenis kelamin laki-laki. Saat ini bayi dengan berat 4,2 Kilogram dari pasangan Rahmayani (21) dan Nofiyadri (26) itu, lahir di secara caesar, masih berada di RSUD Lubuak Sikapiang

Tragis, Sekeluarga Tewas Bunuh Diri Minum Racun
Kamis, 23 Pebruari 2017 18:25

Tragis, Sekeluarga Tewas Bunuh Diri Minum Racun

Tragis. Sekeluarga tewas bunuh diri minum racun. Empat orang itu terdiri dari ayah dan ibu, serta dua anaknya.

Fitra Ragukan Integritas Hakim Terkait Putusan Bebas Suparman
Kamis, 23 Pebruari 2017 18:15

Fitra Ragukan Integritas Hakim Terkait Putusan Bebas Suparman

Nama Suparman terseret dalam kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) suap pembahasan Rancangan APBD Provinsi Riau 2014 - 2015 lalu. Setelah menjalani sidang berkali-kali, kini Suparman bebas dari jeratan hukum.

Upah Dipotong Rp 500 Ribu, Sampah Menumpuk di Taman Puswil
Kamis, 23 Pebruari 2017 18:10

Upah Dipotong Rp 500 Ribu, Sampah Menumpuk di Taman Puswil

Kamis (23/02/2017), sampah terlihat menumpuk di taman belakang Kantor Pustaka Wilayah (Puswil). Dari keterangan warga sekitar, sampah tersebut tidak pernah diangkat sejak sebulan yang lalu.