Dua Laki-Laki Ini Perkosa ABG di Kuburan China

Senin, 17 April 2017 20:04
Dua Laki-Laki Ini Perkosa ABG di Kuburan China
ilustrasi (source: net)
BERTUAHPOS.COM(BPC) - Dua laki-laki memperkosa gadis ABG di kuburan China. Mawar (16), sebut saja begitu, saat itu sedang asyik bermesraan dengan pacarnya di kuburan itu. Datang Har (30), warga Jalan Khatulistiwa, Gang Beringin III, Kelurahan Batu Layang, Kecamatan Pontianak Utara bersama Gd, temannya.
 
Dua laki-laki ini menggertak sejoli itu. Karena ketakutan, sang pacar melarikan diri. Mawar ditinggal sendirian di makam itu.
 
Kesempatan ini dimanfaatkan Har dan Gd. Kedua lelaki itu mendekap Mawar. Mereka menelanjangi dan kemudian memperkosanya bergantian. Sehabis itu, Mawar disuruh pulang.
Di rumah, Mawar menceritakan apa yang dialami pada orangtuanya. Keluarga kemudian mengajak Mawar untuk melapor ke Mapolsek Pontianak Utara.
 
Polisi bertindak sigap. Unit Reskrim Polsek Pontianak Utara, Provinsi Kalimantan Barat menangkap tersangka pelaku yang berinisial Har (30).
 
"Har diringkus karena telah melakukan pemerkosaan terhadap seorang anak berinisial SN atau Mawar (16), pada hari Selasa (11/4) sekitar pukul 21.00 WIB, di Jalan Khatulistiwa tepatnya di kawasan Pemakaman Tionghoa Yayasan Sentiasa, Pontianak Utara," kata Kapolsek Pontianak Utara, Kompol Ridho Hidayat di Pontianak, Senin (17/4/2017).
 
Tersangka pelaku ditangkap hari Jumat (14/4) sekitar pukul 00.20 WIB, saat berada di kawasan pemakaman itu. Sedang Gd masih buron.
 
Dalam pengakuannya, Har menyebut dia terangsang untuk melakukan perbuatan asusila karena melihat Mawar sedang berduaan bersama pacarnya. "Ketahuan asyik berpacaran, teman prianya justru melarikan diri. Mawar ditinggalkan dan dihampiri oleh kedua tersangka tersebut," tambah Kapolsek.
Melihat kesempatan itu, kedua tersangka melakukan pencabulan. "Usai melakukan pencabulan, korban disuruh pulang ke rumahnya oleh kedua pelaku," katanya.
Mawar menceritakan apa yang dialami kepada orangtuanya. Dan bersama orangtuanya, Mawar lapor ke Mapolsek Pontianak Utara.
"Atas laporan korban itulah, kemudian kami langsung melakukan pengejaran terhadap kedua tersangka. Setelah melakukan penyisiran di kawasan Pemakaman Tionghoa Yayasan Sentiasa, kami berhasil menangkap tersangka Har dan menggiringnya ke Mapolsek untuk proses hukum. Sedangkan tersangka Gd hingga saat ini belum diketahui keberadaannya," tambahnya.
 
Tersangka pencabulan anak di bawah umur ini diancam pasal 81 dan 82 UU No. 23/2002 tentang Perlindungan Anak. Hukuman untuk pelaku kejahatan seksual terhadap anak ini minimal tiga tahun dan maksimal 15 tahun penjara. Selain denda minimal sebesar Rp 60 juta dan maksimal sebesar Rp 300 juta. jss
TRAVELLING

Berita Terkini

Terus Rugi dan NPL Tinggi, Alasan Bank DKI Tutup Cabang Pekanbaru
Rabu, 26 Juli 2017 17:30

Terus Rugi dan NPL Tinggi, Alasan Bank DKI Tutup Cabang Pekanbaru

Kenyataan pahit harus diterima Bank DKI cabang Pekanbaru. Akibat terus merugi dan Non Performing Loan (NPL) atau kredit macet yang tinggi menjadi alasan cabang ini ditutup.

Inilah Pengakuan Pengelola Kim Teng Pasca Keracunan Makanan
Rabu, 26 Juli 2017 16:55

Inilah Pengakuan Pengelola Kim Teng Pasca Keracunan Makanan

Kasus keracunan makanan dari produk yang disajiakan Kedai Kopi Kim Teng membuat gempar. 

Bank DKI Tutup, OJK Riau: Kami Fokus Bantu Masalah Nasabah
Rabu, 26 Juli 2017 16:45

Bank DKI Tutup, OJK Riau: Kami Fokus Bantu Masalah Nasabah

Tutupnya Bank DKI di Pekanbaru memang mengejutkan banyak pihak. Selain di Pekanbaru, Bank DKI juga menutup empat kantor cabang lainnya terhitung 14 Agustus mendatang. 

Ini Kata BKD Riau Soal PNS Ikut HTI Dipecat
Rabu, 26 Juli 2017 16:35

Ini Kata BKD Riau Soal PNS Ikut HTI Dipecat

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo telah mengeluarkan surat edaran terkait keanggotaan Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS dalam Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Tak Cantumkan Tanggal Expired, Holland Bakery: Itu Produk Fresh
Rabu, 26 Juli 2017 16:25

Tak Cantumkan Tanggal Expired, Holland Bakery: Itu Produk Fresh

Masyarakat mulai mempertanyakan produk-produk roti yang dijual oleh Holland Bakery.

Polda Riau Tetapkan PT Hutahean Sebagai Tersangka
Rabu, 26 Juli 2017 16:13

Polda Riau Tetapkan PT Hutahean Sebagai Tersangka

Polda Riau menetapkan PT Hutahean sebagai tersangka, karena buka lahan sawit secara ilegal. 

Atasi Masalah Listrik, Pemkab Siak Sosialisasikan Lampu Lentera
Rabu, 26 Juli 2017 16:00

Atasi Masalah Listrik, Pemkab Siak Sosialisasikan Lampu Lentera

Pemerintah Kabupaten Siak melakukan Sosialisasi Program Pemasangan Lampu Lentera kepada keluarga kurang mampu yang dilaksanakan di Gedung Tengku Mahratu pada Rabu (26/7/17).

Jalan Protokol Pekanbaru 'Sepi' Tempat Sampah
Rabu, 26 Juli 2017 15:49

Jalan Protokol Pekanbaru 'Sepi' Tempat Sampah

Salah satu tujuan Kota Pekanbaru yang ingin menjadi kota bersih, berbanding terbalik dengan perwujudan Kota Pekanbaru saat ini.

Tidak Cantumkan Masa Kedaluwarsa di Kemasan Roti Tawar, Holland Bakery Kangkangi Aturan
Rabu, 26 Juli 2017 15:35

Tidak Cantumkan Masa Kedaluwarsa di Kemasan Roti Tawar, Holland Bakery Kangkangi Aturan

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Helda Suryani Munir membenarkan bahwa tindakan pihak Holland Bakery yang tidak cantumkan masa kedaluwarsa pada produk roti tawarnya, menyalahi aturan. 

Wabup Rohil Inginkan Penambahan Tunjangan DPRD Tidak Menjadi Polemik
Rabu, 26 Juli 2017 15:30

Wabup Rohil Inginkan Penambahan Tunjangan DPRD Tidak Menjadi Polemik

Terkait dengan adanya Ranperda yang berkaitan langsung dengan adanya penambahan beberapa tunjangan dan fasilitas bagi anggota DRPD,