Diabadikan Sebagai Nama Pasar, Cik Puan Adalah Pejuang Perempuan Asal Bintan

Sabtu, 07 Januari 2017 10:00
Diabadikan Sebagai Nama Pasar, Cik Puan Adalah Pejuang Perempuan Asal Bintan
Nama lain dari Pasar Cik Puan yaitu Pasar Inpres yang didirikan pada tahun 1978 (Foto: Istimewa)

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBRU TEMPO DULU - Nama lain dari Pasar Cik Puan yaitu Pasar Inpres yang didirikan pada tahun 1978. Sumber dari Unit  Pelaksana  Teknik  Dinas (UPTD) Pasar  Cik  Puan menyebutkan, pasar yang berlokasi di Kecamatan Sukajadi itu didirikan pada awal tahun 1978 dengan nama Pasar Inpres.

Namun setelah terjadi musibah kebakaran pada tahun 1988, kemudian pasar ini dibangun dengan swadaya pedagang dan menjadi Pasar tradisional dengan nama Pasar Cik Puan.

Pasar Cik Puan Pekanbaru yang dikenal oleh kebanyakan masyarakat Pekanbaru sebenarnya memiliki arti, Cik Puan dalam bahasa melayu merupakan panggilan kesayangan bagi anak dara yang belum menikah.

Cik puan juga menjadi salah satu ikon perjuangan wanita melayu. Cik Puan merupakan pejuang perem puan yang berasal dari Tembelan (Bintan). Dia bergabung bersama Laksamana Raja Di laut dalam

menaklukkan Sambas, Kalimantan Barat, pada masa Pemerintahan Raja Siak Assayyidis Sarif Ali Abdul Jalil Syaifuddin Balaw. Semangat perjuangan inilah yang mengilhami Pemerintah Kota Pekanbaru memberikan nama tersebut sebagai salah satu nama pasar yang ada di Kota Pekanbaru yang diharapkan mampu menjadi salah satu simbol perjuangan kaum perempuan terutama kaum ibu untuk lebih mandiri. Terlebih ayoritas pedagang merupakan kaum ibu, yang membantu suaminya dalam memenuhi kebutuhan ekonomi keluarganya.

Penulis: Melba Ferry Fadly

TRAVELLING

Berita Terkini

Rabu, 28 Juni 2017 15:48

Arus Mudik Hari Ini, Jalur Batusangkar Merangkak

Tiga hari pasca lebaran, atau H+3 Hari Raya Idul Fitri, arus mudik kendaraan di beberapa jalan lintas tampak mulai padat dan merangkak. Salah satunya ialah jalan lintas menuju Batusangkar, Sumatera Barat.
Rabu, 28 Juni 2017 15:45

Liburan, Istana Pagaruyung Penuh Sesak

Momen hari libur raya Idul Fitri, dimanfaatkan oleh semua lapisan masyarakat untuk pergi berlibur mengunjungi objek-objek wisata, salah objek wisata yang ramai dikunjungi di Sumatera Barat ialah, Istana Baso Pagaruyung.
Rabu, 28 Juni 2017 15:39

H+3 Arus Mudik, Terjadi Peningkatan Penumpang di Terminal Pekanbaru

H+ 3 atau tiga hari selepas hari raya Idul Fitri, arus mudik kembali meningkat. Salah satunya ialah di Terminal Tipe A Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS) Pekanbaru, Rabu (28/6/2017).
Rabu, 28 Juni 2017 15:36

Pengunjung Pulau Angso Duo Naik 2 Kali Lipat

Tiga hari lepas Raya Idul Fitri, wisatawan tampak banyak mengunjungi Pulau Angso Duo, Pariaman, Rabu (28/6/2017).
Peringati Idul Fitri dan Sambut Para Perantau, Warga Sei Belantik Gelar Acara Besar - Besaran
Rabu, 28 Juni 2017 09:21

Peringati Idul Fitri dan Sambut Para Perantau, Warga Sei Belantik Gelar Acara Besar - Besaran

Dalam rangka memperingati hari Raya Idul Fitri dan menyambut para perantau yang pulang kampung kembali tanah kelahirannya, warga Desa Sei Belantik

Rabu, 28 Juni 2017 08:56

Hotspot Hanya Ada di Sumatera Selatan

Rabu (28/06/2017), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) catat Pulau Sumatera minim hotspot atau titik panas. Hal itu membuat jarak pandang di Riau normal.
BMKG: Riau Hujan Sore dan Malam Hari Disertai Angin Kencang
Rabu, 28 Juni 2017 08:45

BMKG: Riau Hujan Sore dan Malam Hari Disertai Angin Kencang

Rabu (28/06/2017), peluang hujan kemungkinan masih akan mengguyur Riau dan sekitarnya. Hujan dapat disertai angin kencang pada sore atau malam hari.

Berat Badan Bertambah, Ini Tips Agar 'Kurus' Sehabis Lebaran
Rabu, 28 Juni 2017 06:00

Berat Badan Bertambah, Ini Tips Agar 'Kurus' Sehabis Lebaran

Bagaimana tidak, lepas dari berpuasa sebulan penuh ternyata tidak sedikit yang malah sulit menghentikan kebiasaan makan. 

Bejat! Pria Rusia Perkosa Putri Angkatnya 729 Kali
Selasa, 27 Juni 2017 21:05

Bejat! Pria Rusia Perkosa Putri Angkatnya 729 Kali

Tidak hanya itu, pelaku juga disebut menerima dana pengasuhan sebesar 20 ribu Rubel atau sekitar Rp4 juta per bulan, untuk setiap anak yang dia asuh.

Payakumbuh Panas Kepanjangan, Warga Berbondong-Bondong Mandi di Kaki Bukit
Selasa, 27 Juni 2017 20:35

Payakumbuh Panas Kepanjangan, Warga Berbondong-Bondong Mandi di Kaki Bukit

Kekeringan air yang sudah terjadi selama beberapa waktu terakhir ini tidak hanya terjadi pada saat ini saja