Belum Ada UMKM yang Fokus Garap Makanan Kaleng Khas riau

Rabu, 11 Januari 2017 17:45
Belum Ada UMKM yang Fokus Garap Makanan Kaleng Khas riau
Makanan kaleng khas Riau (Foto: Melba)

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU - Balitbang Provinsi Riau berharap ada sektor UMKM di Riau yang serius menggarap potensi jenis makanan kaleng khas Riau. Padahal potensi itu dinggap salah satu produk yang bisa memberikan keuntungan lebih terhadap UMKM. 

Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Provinsi Riau berharap ada pengusaha yang bersedia mengangkat makanan khas Riau.  Pasalnya, Balitbang Riau telah berhasil menciptakan makanan khas Riau seperti asam pedas patin dan  dalam kemasan kaleng.‎ Namun, hingga saat ini inovasi tersebut belum ada pengusaha yang melirik. 

"Ini makanan khas Riau yang telah dikemas dalam kaleng. Ini hasil pengalengan mahasiswa Fakultas Perikanan Universitas Riau yang praktek di Badan Pengembangan Pusat Riset dan Pengembangan Teknologi milik Balitbang Riau beberapa waktu lalu," terang Kepala Balitbang Provinsi Riau, Arbaini, Rabu (11/1/2017) sambil menunjukan contoh pengalengan makanan khas Riau. 

Dia mengatakan jika ada pengusaha yang bersedia memproduksi pengalengan makanan khas Riau, pihaknya bersedia membantu pengurusan izinnya.  Arbaini menambajkan pihaknya hanya sebatas melakukan penelitian, untuk pengembangan dan pemasaran bu‎‎kan kewenangan Balitbang. "Kita tak bisa memproduksi, karena kita badan pemerintah, bukan badan usaha. Makanya kita berharap ada pengusaha yang menggarapnya," harapnya. 

Arbaini menilai, jika makanan khas Riau bisa dikembangkan ini akan menjadi nilai tambah bagi pelaku usaha sendiri maupun pemerintah. "Jika makanan kaleng ini bisa dibawa keluar daerah atau negara, tentu ini akan membawa nama baik Riau. Jadi kalau ingin makan asap pedas atau gulai patin tak harus ke pondok patin, ini kan bisa jadi oleh-oleh tahan berbulan-bulan," tambahnya. 

Penulis: Melba Ferry Fadly 

TRAVELLING

Berita Terkini

Rabu, 28 Juni 2017 15:48

Arus Mudik Hari Ini, Jalur Batusangkar Merangkak

Tiga hari pasca lebaran, atau H+3 Hari Raya Idul Fitri, arus mudik kendaraan di beberapa jalan lintas tampak mulai padat dan merangkak. Salah satunya ialah jalan lintas menuju Batusangkar, Sumatera Barat.
Rabu, 28 Juni 2017 15:45

Liburan, Istana Pagaruyung Penuh Sesak

Momen hari libur raya Idul Fitri, dimanfaatkan oleh semua lapisan masyarakat untuk pergi berlibur mengunjungi objek-objek wisata, salah objek wisata yang ramai dikunjungi di Sumatera Barat ialah, Istana Baso Pagaruyung.
Rabu, 28 Juni 2017 15:39

H+3 Arus Mudik, Terjadi Peningkatan Penumpang di Terminal Pekanbaru

H+ 3 atau tiga hari selepas hari raya Idul Fitri, arus mudik kembali meningkat. Salah satunya ialah di Terminal Tipe A Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS) Pekanbaru, Rabu (28/6/2017).
Rabu, 28 Juni 2017 15:36

Pengunjung Pulau Angso Duo Naik 2 Kali Lipat

Tiga hari lepas Raya Idul Fitri, wisatawan tampak banyak mengunjungi Pulau Angso Duo, Pariaman, Rabu (28/6/2017).
Peringati Idul Fitri dan Sambut Para Perantau, Warga Sei Belantik Gelar Acara Besar - Besaran
Rabu, 28 Juni 2017 09:21

Peringati Idul Fitri dan Sambut Para Perantau, Warga Sei Belantik Gelar Acara Besar - Besaran

Dalam rangka memperingati hari Raya Idul Fitri dan menyambut para perantau yang pulang kampung kembali tanah kelahirannya, warga Desa Sei Belantik

Rabu, 28 Juni 2017 08:56

Hotspot Hanya Ada di Sumatera Selatan

Rabu (28/06/2017), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) catat Pulau Sumatera minim hotspot atau titik panas. Hal itu membuat jarak pandang di Riau normal.
BMKG: Riau Hujan Sore dan Malam Hari Disertai Angin Kencang
Rabu, 28 Juni 2017 08:45

BMKG: Riau Hujan Sore dan Malam Hari Disertai Angin Kencang

Rabu (28/06/2017), peluang hujan kemungkinan masih akan mengguyur Riau dan sekitarnya. Hujan dapat disertai angin kencang pada sore atau malam hari.

Berat Badan Bertambah, Ini Tips Agar 'Kurus' Sehabis Lebaran
Rabu, 28 Juni 2017 06:00

Berat Badan Bertambah, Ini Tips Agar 'Kurus' Sehabis Lebaran

Bagaimana tidak, lepas dari berpuasa sebulan penuh ternyata tidak sedikit yang malah sulit menghentikan kebiasaan makan. 

Bejat! Pria Rusia Perkosa Putri Angkatnya 729 Kali
Selasa, 27 Juni 2017 21:05

Bejat! Pria Rusia Perkosa Putri Angkatnya 729 Kali

Tidak hanya itu, pelaku juga disebut menerima dana pengasuhan sebesar 20 ribu Rubel atau sekitar Rp4 juta per bulan, untuk setiap anak yang dia asuh.

Payakumbuh Panas Kepanjangan, Warga Berbondong-Bondong Mandi di Kaki Bukit
Selasa, 27 Juni 2017 20:35

Payakumbuh Panas Kepanjangan, Warga Berbondong-Bondong Mandi di Kaki Bukit

Kekeringan air yang sudah terjadi selama beberapa waktu terakhir ini tidak hanya terjadi pada saat ini saja