2014 Jadi Catatan Kelam, Berikut Perbandingan Luas Karhutla di Riau Empat Tahun Terakhir

Jumat, 27 Oktober 2017 13:45
2014 Jadi Catatan Kelam, Berikut Perbandingan Luas Karhutla di Riau Empat Tahun Terakhir
Karhutla Riau/bpc3

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU - Tahun 2014 menjadi catatan kelam dalam sejarah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Riau. Asap mengepung hampir di seluruh wilayah Riau, sebab hampir semua dari 12 kabupaten dan kota di Riau terbakar. Di tahun itu menjadi tahun pertama dilantiknya Annas Maamun dan Arsyadjuliandi Rachman sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Riau. 

Berdasarkan data yang berhasil dirangkum dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau. Tahun 2014 menyumbang luasan lahan terbanyak yang hangus terbakar sepanjang kurun waktu empat tahun terakhir, yakni seluas 22.037 hektare.

Ekonomi Riau anjlok. Total kerugian diperkirakan hingga Rp 20 triliun. Kerugian tersebut dihitung dari besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Riau yang karena bencana asap telah mengganggu aktivitas perputaran ekonomi dan uang sekitar 30% (tidak termasuk kerugian kerusakan lingkungan hidup. Sumber: Kantor berita-antara).

Tahun 2015, BPBD Riau mencatat asap kembali lagi meski jumlah luasan lahan terbakar di Riau menurun menjadi 5.595,5 hektare dari 22.037 hektare di tahun 2014. Sialnya, hampir seluruh wilayah di Indonesia terbakar bahkan hingga Papua. Sejak itu Karhutla menjadi isu sentral dibahas di kancah nasional hingga internasional. 

"Provinsi tetangga kita juga mengalami musibah sama. Karena Riau berada di wilayah pembelokan arah angin, makanya asap banyak menumpuk di kita," kata Kepala BPBD Riau Edwar Sanger kepada bertuahpos.com, Jumat (27/10/2017). 

Gejolak sosial mencuat. Semua sektor terdampak, terutama ekonomi dan sosial kemasyarakatan. Asap 2015 menimbulkan korban meninggal dunia. Dalam catatan Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari) ada lima korban meninggal dunia dan 97 ribu jiwa terdampak ISPA. Diperkirakan kerugian ekonomi mencapai Rp 221 triliun. (sumber data: Jikalahari). 

Baca: BPBD: TNTN Itu Terbakar Hampir Setiap Tahun

Tahun 2016 BPBD Riau mencatat terjadi penurunan signifikan luasan lahan di Riau yang terbakar. Dari total 5.595,5 hektare tahun 2015, turun menjadi 2.348,65 hektare. "Bisa dilihat semua kan, asap 2016 tidak lagi sepekat 2014 dan 2015," kata Edwar. 

Di tahun ini Pemprov Riau mengambil langkah cepat dengan segera menetapkan status siaga Karhutla menjelang pertengahan tahun. Tim Satgas Karhutla yang dibentuk berjibaku turun ke lahan terbakar untuk melakukan pencegahan dan pemadaman api. Ada maklumat muncul. Ada regulasi dan aturan. Ada sanksi yang diberikan baik perorangan maupun perusahaan. Ada intervensi kuat kepada semua pihak, sehingga Karhutla kian terkendali. 

Barulah di Tahun 2017, upaya penekanan luasan lahan yang terbakar mulai membuahkan hasil meski alam masih belum bersahabat. Cuaca panas di Riau begitu mengkhawatirkan semua pihak soal asap dan Karhutla. Sepanjang Januari hingga Oktober 2017 BPBD Riau mencatat ada seluas 1.326,27 hektare lahan yang terbakar. "Kami berani menyatakan penurunan luasan lahan terbakar sampai 80%," tambah Edwar. 

Sepanjang 2017 ini hanya tiga wilayah di Riau yang menyumbang besar terhadap luasan lahan terbakar. Ketiga wilayah itu yakni, Inhu dengan luasan 453 hektare, Rohil 384 hektare luas lahan terbakar, dan Kepulauan Meranti dengan 236 hektare luas lahan terbakar. 

"Saya yakin semua berharap kondisi Riau tidak seperti tahun 2014 dan 2015. Sudah cukup kita merasakan kondisi itu. Pembenahan ini bukan hanya dari Pemprov Riau, tapi semua elemen termasuk TNI - Polri, bahkan masyarakat ikut berbenah dan sadar. Mengubur bencana asap dan Karhutla merupakan tujuan semua orang," sambungnya. (bpc3)

Klik tombol Like jika Anda suka dengan Berita ini

TRAVELLING

Berita Terkini

Diduga tak Waras, Aman Tikam Warga Hingga 3 Kali
Minggu, 19 November 2017 22:18

Diduga tak Waras, Aman Tikam Warga Hingga 3 Kali

Harianto (37) salah seorang warga Jalan Sungai Beringin Kelurahan Sungai Beringin, Kecamatan Tembilahan,

 Keasaman Air Penyebab Tingginya Angka Kerusakan Gigi di Riau
Minggu, 19 November 2017 21:45

Keasaman Air Penyebab Tingginya Angka Kerusakan Gigi di Riau

Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) menyebutkan bahwa kerusakan gigi dan masalah kesehatan mulut pada masyarakat Riau cukup tinggi.

HIPMI Akan Seleksi Penerima KUR Rp 25 Miliar
Minggu, 19 November 2017 19:06

HIPMI Akan Seleksi Penerima KUR Rp 25 Miliar

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Riau masih akan melakukan pemilahakn kelompok pengusaha pemula untuk dapatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Setnov Masih Dijaga Ketat dan Belum Bisa Dibesuk
Minggu, 19 November 2017 18:55

Setnov Masih Dijaga Ketat dan Belum Bisa Dibesuk

Ketum Golkar Setya Novanto masih mendapatkan kawalan ketat dan belum bisa dibesuk. Hal demikian diungkapkan oleh Kuasa Hukum, Novanto Fredrich Yunadi.

M Dong : Bapaslon Perseorangan Inhil Harus Miliki 38.273 Dukungan dari 11 Kecamatan
Minggu, 19 November 2017 17:00

M Dong : Bapaslon Perseorangan Inhil Harus Miliki 38.273 Dukungan dari 11 Kecamatan

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) umumkan penyerahan syarat dukungan bakal pasangan calon perseorangan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Inhil Tahun 2018 mendatang. 

Pondok Khitan Berbagi Teknik Sunatan Modern, Seminar dan Workshop Berlangsung di Wagoon Coffee Pekanbaru
Minggu, 19 November 2017 16:29

Pondok Khitan Berbagi Teknik Sunatan Modern, Seminar dan Workshop Berlangsung di Wagoon Coffee Pekanbaru

Membagikan perkembangan khitan modern, Minggu (19/11/2017) Seminar dan Workshop dilaksanakan di Wagoon Coffee Pekanbaru.

Hei Ladies..  Ada Lowongan Kerja Admin Online Nih
Minggu, 19 November 2017 16:24

Hei Ladies.. Ada Lowongan Kerja Admin Online Nih

Bagi anda yang sedang mencari informasi seputar lowongan kerja.  Toko Butik Pakaian & Hijab Mymimit Pekanbaru sedang membutuhkan tenaga kerja untuk ditempatkan pada posisi Admin Online 

Hingga Akhir Bulan November, CS Mal Hadirkan Program Hadiah
Minggu, 19 November 2017 16:22

Hingga Akhir Bulan November, CS Mal Hadirkan Program Hadiah

Ciputra Seraya Mal pekanbaru mengadakan program hadiah bagi para custumer disepanjang bulan November 2017.

Kenali Penyakit Filariasis dan Gejalanya, Serta Obat Pencegahan
Minggu, 19 November 2017 16:18

Kenali Penyakit Filariasis dan Gejalanya, Serta Obat Pencegahan

Penyakit Filariasis atau yang sering dikenal degan sebutan penyakit Kaki Gajah yang merupakan golongan penyakit menular. Penyakit ini disebabkan oleh cacing Filaria yang ditularkan melalui berbagai jenis nyamuk.

Jelang HGN 2017. Wardan : Berikan Pemahaman Kepada Anak Didik mengenai Ragam Suku, Agama, Ras dan Golongan
Minggu, 19 November 2017 15:35

Jelang HGN 2017. Wardan : Berikan Pemahaman Kepada Anak Didik mengenai Ragam Suku, Agama, Ras dan Golongan

Jelang masuknya Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2017 yang jatuh pada tanggal 25 November, Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) sampaikan pesan tentang peran guru dalam pendidikan.