Pekanbaru Tempo Dulu: Rekam Jejak Sang Sultan di Mesjid Senapelan

Selasa, 01 November 2016 21:42 358
Pekanbaru Tempo Dulu: Rekam Jejak Sang Sultan di Mesjid Senapelan
Foto: Istimewa

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Tepatnya di Jalan Mesjid Nomor 13, Kampung Bandar, Desa Payung Sekaki, Kecamatan Senapelan. Sebuah bangunan mesjid bernuansa megah berdiri kokoh. Arealnya cukup luas. Fasilitas pendukung memadai. Karena banyak menyimpan sejarah Masjid Raya Pekanbaru menjadi salah satu destinasi wisata religious yang sarat dengan nilai budaya pendidikan yang amat bagus.

Masjid Raya Pekanbaru, awalnya bernama Mesjid Senapelan. Dibangun pertama kali oleh Sultan Abdul Jalil Muazzam Syah lebih kurang pada tahun 1766 sampai 1780. Pendirinya adalah Raja keempat Kerajaan Siak Sri Indrapura, sekitar tahun 1762 masehi.

Di lokasi yang sama, ada makam pendiri Kota Pekanbaru. Sultan Abdul Jalil Alamudin Syah, namanya. Sultan itu diberi gelar Marhum Bukit. Di tempat ini juga, terdapat makam Sultan Siak keempat, Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah yang bergelar Marhum Pekan.

Beragam cerita sejarah akan diceritakan oleh pemandu di tempat itu. Makam ini punya nilai sejarah berharga bagi bangsa. Sumber dari Pemerintah Provinsi Riau mencatat, Masjid Raya Pekanbaru dibangun pada abad ke 18 tepat 1762 sehingga merupakan mesjid tertua di Pekanbaru. Mesjid yang terletak di Jalan Senapelan Kecamatan Senapelan ini memiliki arsitektur tradisional.

Mesjid yang juga merupakan bukti Kerajaan Siak Sri Indrapura pernah bertahta di Pekanbaru (Senapelan) yaitu di masa Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah sebagai Sultan Siak ke-4 dan diteruskan pada masa Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah sebagai Sultan Siak ke-5.

Sejarah berdirinya Mesjid Raya Pekanbaru dikisahkan ketika di masa kekuasaan Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah memindahkan dan menjadikan Senapelan (sekarang Pekanbaru) sebagai Pusat Kerajaan Siak.

Sudah menjadi adat Raja Melayu saat itu, pemindahan pusat kerajaan harus diikuti dengan pembangunan Istana Raja, Balai Kerapatan Adat, dan Mesjid. Ketiga unsur tersebut wajib dibangun sebagai representasi dari unsur pemerintahan, adat dan ulama (agama) yang biasa disebut, “Tali Berpilin Tiga" atau "Tungku Tiga Sejarangan".

Pada penghujung tahun 1762, dilakukan upacara "menaiki" ketiga bangunan tersebut. Bangunan istana diberi nama "Istana Bukit" balai kerapatan adat disebut "Balai Payung Sekaki" dan mesjid diberi nama "Mesjid Alam" (yang mengikut kepada nama kecil sultan Alamuddin yaitu Raja Alam).

Pada tahun 1766, Sultan Alamuddin Syah meninggal dan diberi gelar Marhum Bukit. Sultan Alamuddin Syah digantikan oleh puteranya Tengku Muhammad Ali yang bergelar Sultan. Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah. Pada masa pemerintahannya (1766-1779), Senapelan berkembang pesat dengan aktivitas perdagangannya. Para pedagang datang dari segala penjuru.

Maka untuk menampung arus perdagangan tersebut, dibuatlah sebuah "pekan" atau pasar yang baru, pekan yang baru inilah kemudian menjadi nama "Pekanbaru" sekarang ini.

Penulis: Melba

loading...
PUBLIC SERVICE

Berita Terkini

Spesial Imlek, Everbest Beri Promo Buy 1 Get 2
Jumat, 20 Januari 2017 22:05

Spesial Imlek, Everbest Beri Promo Buy 1 Get 2

Kembali lagi Everbest memberikan promo spesial bagi pelanggan setianya. Kali ini promo diadakan dalam rangka menyambut perayaan Imlek. Hal tersebut dikatakan oleh Gandes selaku kasir Everbest Mal Ciputra Seraya Pekanbaru.

Ada Konser Tandingan Tolak Pelantikan Trump
Jumat, 20 Januari 2017 21:52

Ada Konser Tandingan Tolak Pelantikan Trump

Artis terkenal, terbanyak adalah penyanyi, melakukan konser penolakan terhadap Donald Trump. Inaugurasi Trump ditandingi dengan konser ini yang dimotori Auioslave.

4 Hal Ini Menyebabkan Tubuh Anda Cepat Letih
Jumat, 20 Januari 2017 21:25

4 Hal Ini Menyebabkan Tubuh Anda Cepat Letih

Apakah kamu punya kebiasaan atau rutinitas tertentu setiap kali bangun tidur di pagi hari? Mungkin langsung minum segelas air putih atau melakukan olahraga

Mukhlis, Beternak Merpati Hias Berawal Dari Hobi
Jumat, 20 Januari 2017 20:53

Mukhlis, Beternak Merpati Hias Berawal Dari Hobi

Bertempatkan di kandang berkuran 2x5 meter di samping rumahnya, setiap paginya Mukhlis memberikan pakan untuk merpati hiasnya. Hal ini sudah menjadi rutinitas

Komunitas Merpati Hias Riau Tetap Setia Layaknya Merpati
Jumat, 20 Januari 2017 17:44

Komunitas Merpati Hias Riau Tetap Setia Layaknya Merpati

Kesetian burung merpati kepada pasangannya sudah tidak perlu diragukan lagi. Hal ini sudah menjadi karakter dari burung merpati itu sendiri, inilah yang ingin ditiru oleh seluruh anggota Komunitas Merpati Hias Riau.

Cara Mencuci Pakaian Bekas yang Baru Dibeli
Jumat, 20 Januari 2017 17:07

Cara Mencuci Pakaian Bekas yang Baru Dibeli

Jika anda penggemar pakaian seken, anda wajib berhati-hati sebelum menggunakannya, karena bisa jadi baju seken yang baru anda beli, terjangkit virus penyakit yang berbahaya bagi kesehatan anda.

Sruput Es Cendol Udha Tham Bikin Segar
Jumat, 20 Januari 2017 16:35

Sruput Es Cendol Udha Tham Bikin Segar

Untuk melepas dahaga menikmati minuman segar yang dapat melegakan tenggorokan. Es cendol Udha Tham mangkal di pasar wisata Pekanabru atau kerap disebut pasar bawah.

Terbaru! Launching New Venturer Fearless Elegance di CS Mall
Jumat, 20 Januari 2017 16:21

Terbaru! Launching New Venturer Fearless Elegance di CS Mall

Selain memberikan Mid Nite Sale, mulai dari Kamis kemarin hingga Minggu besok CS Mall hadirkan Launching New Venturer dari Toyota.

SMJ Rangkul Sesama
Jumat, 20 Januari 2017 16:02

SMJ Rangkul Sesama

Seperti biasa, Kamis malam Komunitas Sedekah Malam Jumat (SMJ) Pekanbaru mengadakan aksi bagi-bagi nasi kepada mereka yang membutuhkan.

Hari Ini 5 Besar LKTI Nasional Presentasi di Depan Dewan Juri
Jumat, 20 Januari 2017 15:42

Hari Ini 5 Besar LKTI Nasional Presentasi di Depan Dewan Juri

Jumat (20/1), bertempatkan gedung aula serbaguna kampus Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan (FKIP) Universitas Riau (UR), 5 karya terbaik Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Nasional mempresentasikan ide kreatif mereka di depan dewan juri.