Maksimalkan Kinerja, DPRD Riau Gelar Tiga Agenda Paripurna Sekaligus

Rabu, 08 November 2017 09:00
Maksimalkan Kinerja, DPRD Riau Gelar Tiga Agenda Paripurna Sekaligus

BERTUAHPOS.COM (BPC),PEKANBARU -DPRD Provinsi Riau, terus memaksimalkan kinerjanya. Senin (7/11/2017), DPRD menggelar tiga agenda rapat paripurna sekaligus. Tiga agenda tersebut yakni, Pertama penyampain pendapat kepala daerah terhadap Raperda Prakarsa DPRD Propinsi Riau tentang pemberdayaan dan Perlindungan Nelayan, Pembudidayaan ikan di Propinsi Riau.

Kedua penyampaian jawaban fraksi atas pendapat kepala Daerah terhadap Raperda Prakarsa DPRD Propinsi Riau tentang pemberdayaan lembaga kemasyarakatan, Lembaga Adat dan Masyarakat Hukum Adat, sekaligus pembentukan Pansus. 

Ketiga penyampaian Laporan hasil reses masa sidang II ( Mei-Agustus ) tahun 2017.

Rapat Paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Riau, Noviwaldi Jusman dan didampingi Wakil Ketua DPRD Riau, Kordias Pasaribu. Hadir Dalam Paripurna ini Gubernur Riau diwakili oleh Ahmad Hijazi, Sekda Propinsi Riau. Kemudian Forkompimda dan anggota DPRD Riau.

Sidang ini diawali dengan penyampaian Jawaban Fraksi atas Pendapat Kepala Daerah terhadap Raperda Prakarsa DPRD Provinsi Riau tentang Pemberdayaan Lembaga Kemasyarakatan, Lembaga Adat dan Masyarakat Hukum Adat sekaligus Pembentukan Panitia Khusus, Penyampaian Laporan Hasil Reses Masa Sidang II (Mei – Agustus) Tahun 2017.

Pada kesempatan ini, Sekdaprov Riau, Ahmad Hijazi, mengatakan, Pemerintah Provinsi Riau sangat apresiasi kepada anggota dewan, yang telah mengajukan pembentukan Raperda Pemberdayaan, Perlindungan Nelayan dan Pembudidayaan Ikan di Provinsi Riau ini.

Kepala daerah sangat berharap melalui Perda ini nantinya, segala persoalan yang menyangkut nelayan dan budi daya ikan bisa teratasi. Ia pun tidak pungkiri jika banyak persoalan yang berkaitan dengan nelayan dan budi daya ikan.

"Ancaman ketersediaan Bahan Bakar Minyak, perubahan iklim, tingginya gelombang laut yang dihadapi nelayan menjadi persoalan yang diatasi. Apalagi secara faktual, perekonomian nelayan dan budi daya ikan masih butuh perhatian," kata Ahmad Hijazi, Sekdaprov Riau saat membacakan pendapat kepala daerah itu, Senin (06/11/2017).

 Usai Sekdaprov Riau membacakan pendapat kepala daerah, maka paripurna dilanjutkan ke agenda kedua. Salah seorang anggota DPRD Riau, Supriati lantas mengajukan interupsi kepada pimpinan paripurna.

 "Karena mengingat dan menimbang masing-masing komisi ada kegiatan hearing dalam rangka mempercepat pembahasan RAPBD Riau tahun 2018, maka untuk agenda kedua dan ketiga paripurna, disampaikan saja tanpa dibacakan," terang Supriati yang disambut kata setuju oleh anggota dewan yang hadir dalam paripurna.

Sementara itu, Noviwaldy Jusman, Wakil Ketua DPRD Riau yang juga memimpin paripurna mengatakan, segala masukan dan saran yang disampaikan kepala daerah terhadap sebuah Raperda, akan menjadi bahan pertimbangan oleh Panitia Khusus.

"Nanti kan bisa disesuaikan oleh Panitia Khusus. Secara tekhnis, kan mereka yang akan membahas sebuah Raperda," ujar Noviwaldy Jusman usai paripurna.

Dalam Paripurna ini mengingat waktu maka seluruh tanggapan diserahkan secara langsung, termasuk  reses, masing masing Daerah pemilihan (Dapil)  menggelar Rapat Paripurna DPRD Provinsi Riau Penyampaian Hasil Reses Masa Sidang Ke II bulan Mei Agustus 2017 di Gedung DPRD Riau

Noviwaldi Jusman dalam pidatonya, juga menyebutkan, bahwa setiap kali kegiatan reses anggota dewan selesai dilaksanakan, maka setiap anggota dewan diwajibkan  membuat laporan baik secara perorangan maupun  kelompok.

Isi laporan tersebut adalah tentang kondisi yang ada di daerah pemilihan masing-masing. Kemudian laporan hasil reses anggota dewan tersebut dilaporkan secara tertulis kepada  pimpinan dewan dalam rapat paripurna. Hal tersebut sesuai yang diatur dalam Peraturan Tata Tertib DPRD Provinsi Riau Tahun 2014 Pasal 70 Ayat 6. Yang terpenting dalam hasil reses anggota Dewan tersebut adalah menyangkut aspirasi masyarakat di Daerah Pilihan (Dapil) masing-masing.  

Hal terpenting lainnya adalah laporan hasil reses tersebut merupakan alat kontrol atau pengawasan bagi kelangsungan di daerah pemilihan masing-masing. Melihat pentingnya aspek-aspek dari kegiatan anggota Dewan tersebut sehingga perlu menjadi perhatian bersama.***(advertorial)

Klik tombol Like jika Anda suka dengan Berita ini

TRAVELLING

Berita Terkini

Mangga Vs Alpukat, Sensasi Minum Dalam Satu Gelas
Kamis, 23 November 2017 15:32

Mangga Vs Alpukat, Sensasi Minum Dalam Satu Gelas

Menikmati dua sajian minuman segar dengan satu gelas serta harga terjangkau? Bisa anda temukan di cafe dengan konsep game di Jalan Mangga, Sukajadi. 

Belum Kembalikan Mobdin, Tunjangan Transportasi Dewan Belum Bisa Dicairkan
Kamis, 23 November 2017 15:06

Belum Kembalikan Mobdin, Tunjangan Transportasi Dewan Belum Bisa Dicairkan

Tunjangan transportasi sebesar Rp 17 juta perbulan belum bisa dicairkan sebelum pengembalian mobil dinas (mobdin) oleh DPRD Provinsi Riau.

Syamsuar Berpeluang Kalahkan Andi Rachman
Kamis, 23 November 2017 14:58

Syamsuar Berpeluang Kalahkan Andi Rachman

Syamsuar punya peluang menang dalam Pilgub 2018 nanti dan bisa kalahkan Arsyadjuliandi Rachman. Namun kini gejolak politik memang belum terlalu terlihat. 

Jelang Akhir Tahun, Audit Keuangan 4 BUMD Riau Belum Juga Kelar
Kamis, 23 November 2017 14:45

Jelang Akhir Tahun, Audit Keuangan 4 BUMD Riau Belum Juga Kelar

Proses audit pengelolaan keuangan terhadap 4 badan usaha milik daerah (BUMD) Riau masih dilakukan oleh Badan Pemeriksaan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Riau

Tahun 2026 Hotel Aryaduta Tak Lagi Punya Lippo Karawaci
Kamis, 23 November 2017 14:35

Tahun 2026 Hotel Aryaduta Tak Lagi Punya Lippo Karawaci

Dalam kontrak awal, antara Pemprov Riau dengan pihak Lippo Karawaci, menyepakati bahwa kepemilikan Hotel Aryaduta punya batas akhir hingga tahun 2026.

Apindo Riau: Selain Kesejahteraan Karyawan, Kenaikan UMK Bisa Bangkitkan Ekonomi
Kamis, 23 November 2017 14:25

Apindo Riau: Selain Kesejahteraan Karyawan, Kenaikan UMK Bisa Bangkitkan Ekonomi

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Riau punya harapan besar kenaikan UMK 8,71% bisa memberi dampak terhadap perbaikan ekonomi, meski itu tidak begitu signifikan.

Koalisi untuk Pilgubri 2018, PDI Perjuangan: Kita Intensif Komunikasi dengan Beberapa Partai
Kamis, 23 November 2017 14:15

Koalisi untuk Pilgubri 2018, PDI Perjuangan: Kita Intensif Komunikasi dengan Beberapa Partai

Menghadapi Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) 2018, PDI Perjuangan menyebutkan bahwa sudah menjalin komunikasi yang intensif dengan beberapa partai.

Tahun Politik, Apindo Riau Ingin Situasi Daerah Kondusif Agar Investasi Masuk
Kamis, 23 November 2017 14:05

Tahun Politik, Apindo Riau Ingin Situasi Daerah Kondusif Agar Investasi Masuk

Kondusifitas Riau dianggap sebagai tolak ukur penting bagi investor untuk melakukan penanaman modalnya. Meskipun sebentar lagi Riau masuk dalam tahun politik.

Tiba di Balai Adat Melayu, Wawako Disambut Silat Tradisional Melayu
Kamis, 23 November 2017 13:52

Tiba di Balai Adat Melayu, Wawako Disambut Silat Tradisional Melayu

Setibanya di Balai Adat Melayu, Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi, langsung disambut dengan pertunjukan silat tradisional Melayu, Kamis (23/11/2017).

Apindo Riau: Selain Kesejahteraan Karyawan, Kenaikan UMK Bisa Bangkitkan Ekonomi
Kamis, 23 November 2017 13:46

Apindo Riau: Selain Kesejahteraan Karyawan, Kenaikan UMK Bisa Bangkitkan Ekonomi

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Riau punya harapan besar kenaikan UMK 8,71% bisa memberi dampak terhadap perbaikan ekonomi, meski itu tidak begitu signifikan.